Bank Sumut

Siapa Hafid Bahtiar yang Ingin Menjadi Panglima TNI?

Jumat, 27 Jul 2018 01:39
Dibaca: 376 kali
drberita/istimewa
Hafid Bahtiar bersama kedua orangtuanya dan saudara-saudaranya.
DINAMIKARAKYAT - Hafid Bahtiar lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) terdaftar pda peringkat ke 77 (Angkatan Darat) tahun 2018. Anak pedagang gorengan psang ini bercita-cita ingin menjadi Panglima TNI. Seperti apa perjalanannya hingga lulusan Akmil?

Hafid Bahtiar lahir di Tulungagung 30 Desember, 23 tahun silam. Ia merupakan anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan Mujani dan Supriatin. Kedua orangtuanya merupakan pedagang gorengan pisang di sebuah desa kecil di wilayah Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.

Dengan modal tubuh jangkung dan fisik kuat yang terbentuk dari kegiatan kesehariannya sebagai pemain basket di SMA Negeri 1 Campurdarat, Tulungagung, Hafid mendaftar sebagai taruna Akmil.

"Dia niat ingin menjadi taruna akmil. Dua kali ia mendaftar, gagal di pendaftaran pertama ia sempat ditawarin daftar ke secaba, tetapi dia tolak dan tetap semangat mendaftar ke akmil," ungkap Mujani dikutip okebung.com, Kamis 26 Juli 2018.

Mujani mengatakan anaknya itu tetap memaksa masuk taruna akmil meski kehidupan orangtuanya sangat memprihatinkan. "Los pak, bismilah saja. Nggak usah memikirkan biaya masuk taruna," tuturnya meniru ucapan Hafid saat mendaftar.

Hafid mendaftar taruna akmil dua kali, pertama pada tahun 2013 dan kedua tahun 2014. Hafid akhirnya dinyatakan lulus tahun 2014. Sebelum diterima sebagai taruna akmil, ia selau membantu orangtuanya mencari nafkah.

"Orangtua saya pernah berdagang bakso, gorengan pisang, jagung dan kacang rebus di pinggiran jalan. Masih ingat di memori saya, waktu sekolah di SD dan SMP membawa gorengan saya, jual di sekolah," ungkap Hafid.

Menginjak remaja, mantan siswa SMA Negeri 1 Campurdarat, ini ikut tukangan (kerja) batu marmer sepulang sekolah. Ia juga meluangkan waktu untuk latihan bola basket bersama teman-teman sekampungnya. "Honor yang didapat lumayan buat beli makanan sehari-hari dan uang saku sekolah saya," tuturnya.

Ia menagku selalu bersyukur kepada Tuhan YME atas segala karunia yang diberikan kepada dirinya dan keluarganya. "Semua yang kami dapat selalu kami syukuri untuk kebutuhan sehari-hari," sambung pria tampan bertubuh jangkung hobi bermain bola basket dan voli ini.

Hafid selalu ingat dengan pesan kedua orangtuanya, yaitu untuk selalu semangat dan tidak mudah putus asa. Jangan pandang siapa orangtuamu atau keluargamu, tetapi berbanggalah darimana keluargamu. "Itu pesan orangtua saya," serunya.

Meski tidak menonjol secara prestasi, tetapi Hafid menjabat Mayoret Taruna Drum Band saat menjadi taruna akmil.

Sempat keluarganya hampir gagal mengikuti Prasetya Perwira (Praspa) yang dilaksanakan di Istana Presiden. Soalnya, orangtua dan saudara-saudara Hafid tidak punya uang untuk berangkat ke Istana Presiden di Jakarta.

Namun Pangdam V/Brawijaya melalui Aspers Kasdam menyampaikan atensinya untuk memberikan perhatian kepada keluarga Hafid di Tulungagung. Langsung saja Danrem 081/DSJ dan Dandim 0807/Tulungagung memfasilitasi keluarga Hafid untuk berangkat ke Istana Presiden.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada saat itu melantik 724 Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri tahun 2018 di halaman depan Istana Merdeka Jakarta, Juli 2018 lalu. Salah satunya adalah Hafid Bahtiar yang resmi menjadi Perwira TNI AD Korps Artileri Medan (Armed).

Hafid bangga menjadi seorang prajurit dan ia bercita-cita ingin menjadi Panglima TNI. "Meski saya anak seorang pedagang gorengan pisang, saya punya cita-cita ingin menjadi Panglima TNI," ucapnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:hafid bahtiarpanglima tnitaruna akmiltni
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Okt 2018 10:23

    Kami Bangga Jadi Musuh PKI

    Banyak nilai-nilai yang kita ambil dari peringatan sejarah seperti ini yakni nilai evaluasi bagi kita semua, nilai pendidikan bagi anak bangsa agar tidak terulang kembali hal-hal yang tidak baik seperti masa yang lalu, dan harapan kedepan bisa lebih baik

  • Kamis, 09 Agu 2018 09:59

    TNI Patroli Malam di Lokasi Gempa Lombok

    Ia menyampaikan telah memperoleh informasi peroleh dari Kepala Dusun Karanglango, Desa Tanjung, Kasmiadi, bahwa masyarakatnya resah dan khawatir terhadap rumahnya dari pencurian.

  • Kamis, 19 Jul 2018 10:14

    Anggota Zipur 1/DD Selamatkan Pelaku Jambret dari Amukan Massa

    Seorang pelaku kejahatan jalanan nyaris tewas dihakimi massa usai beraksi menjambret korbannya, di depan Pos Yon Zipur 1/DD, Rabu 18 Juli 2018, malam sekira pukul 23.30 Wib.

  • Senin, 16 Apr 2018 16:09

    Ada Prabowo dan Gatot Dihut Kopassus ke 66

    Berbeda dengan JS Prabowo dan Prabowo Subianto yang pernah berdinas sebagai prajurit Kopassus, Gatot adalah warga kehormatan dari pasukan elite tersebut. Pria kelahiran Tegal itu mendapatkan brevet komando dan baret merah saat menjabat sebagai Kepala Staf

  • Kamis, 05 Apr 2018 22:00

    Lagi, Jenderal (Purn) Ingatkan TNI Netral di Pilkada Serentak

    Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meminta seluruh prajurit TNI agar netral saat penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak berlangsung.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir