Parkir Ilegal di Taman Ahmad Yani Medan Rp 3.000

Selasa, 16 Mei 2017 00:40
Dibaca: 926 kali
drberita/istimewa
Parkir di Taman Ahmad Yani Medan.
DINAMIKARAKYAT - Praktik pungli dengan dalih parkir marak terjadi di taman-taman Kota Medan, salah satunya Taman Ahmad Yani, Jalan Sudirman.

Setiap pengunjung yang datang dan memarkirkan kendaraannya, dalam hal ini sepeda motor dipatok uang kutipan parkir sebesar Rp3.000.

Sebut saja Andi (34), salah seorang pengunjung Taman Ahmad Yani, yang menjadi korban pungutan liar (pungli) penjaga parkir di taman, Senin 15 Mei 2017.

Diceritakannya, saat masuk ke Taman Ahmad Yani, dia terlebih dulu memarkirkan motornya di area parkir taman. Karena berpikir setelah keluar dari taman, baru dia bayar uang parkir, makanya dia langsung nyelonong masuk.

Baru beberapa meter, seorang perempuan memanggilnya. Rupanya, perempuan itu merupakan penjaga parkir di taman tersebut. "Eh bang, bayar dulu uang parkirnya," ungkap perempuan berkisar 28 tahunan itu.

Karena dipanggil, Andi pun berbalik badan. "Nggak nanti saja bayarnya?" kata Andi kepada perempuan itu.

Mendengar itu, Andi langsung memberikan uang Rp100 ribu. Selanjutnya, perempuan itu memberi uang kembalian sebesar Rp97 ribu. Artinya, untuk parkir kereta di Taman Ahmad Yani dibanderol Rp3 ribu. "Iya bang, Rp3 ribu," kata perempuan itu.


Saat ditanya, ke mana setoran parkir tersebut, dengan entengnya perempuan itu mengatakan, mereka menyetor ke Dinas Perhubungan (Dishub) Medan.

"Ke perhubungan (Dishub) bang," ucapnya sambil berlalu melayani pengunjung lainnya yang akan memarkirkan keretanya.

Hal aneh dari kutipan uang parkir di Taman Ahmad Yani, itu. Pertama perempuan penjaga parkir itu tidak mengenakan atribut parkir yang biasa digunakan juru parkir (jukir) resmi.

Kedua, tidak ada tanda pengenalnya. Ketiga, tidak ada karcis parkir yang diberikan perempuan tersebut kepada pengunjung yang memarkirkan motornya.

Ketika praktik haram tersebut dikonfirmasikan ke kadis pertamanan dan kebersihan M. Husni, mengakui jika pengutipan uang parkir di taman yang menjadi lokasi tegak berdirinya patung pahlawan revolusi Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani itu adalah ilegal.

"Nggak ada itu setoran ke Dishub. Tapi kurang tau jugalah saya. Itu mungkin pemuda setempat (PS) sini," akunya.

"Ya PS-PS sini, itu juga yang kita pikirkan. Tapi nanti akan kita tertibkan, termasuk di taman-taman lainnya," katanya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:juru parkirpemko medanpunglitaman ahmad yani medan
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jul 2019 02:51

    9 Pejabat Pemko Medan Diperiksa Jaksa Kasus Lapangan Barosokai

    Sebanyak sembilan orang pejabat Pemko Medan, diperiksa pihak kejaksaan terkait kasus dugaan korupsi pembelihan lahan Lapangan Barosokai di Jalan Rahmadsyah, Kecamatan Medan Area, tahun 2018, yang bersumber dari APBD tahun 2017.

  • Sabtu, 20 Jul 2019 01:11

    Presma UINSU Ingatkan Haji Buyung Soal Dugaan Pungli Kepala Desa di Labura

    Ketua Umum Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Masyarakat Mandiri Sumatera Utara (PP KM3SU) Muhammad Azhari Marpaung meminta Kepolisian dan Kejaksaan segera memeriksa Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Labuhanbatu Utara (Labura) Sofyan Yusma.

  • Jumat, 19 Jul 2019 00:48

    Bazar UMKM HUT Kota Medan Dirayakan di Gedung Mewah

    Acara dihadiri Kadis Koperasi dan UMKM Edliyati Siregra, Asisten Umum Pemko Medan Renward Parapat, Kadis Penanaman Modal Qamarul Fatah, mewakili Dandim 0201/BS, Dandeninteldam I/BB, Danyon Zipur dan Danyonkav 6/Serbu serta para tamu undangan lainnya.

  • Rabu, 17 Jul 2019 17:04

    Pembiayaan Program Kegiatan di Bagian Umum Pemko Medan Terindikasi Korupsi

    "Ada 15 kegiatan dalam program keagamaan dan hari-hari besar. Lima kegiatan tidak teralisasi. 10 kegiatan yang teralisasi, jumlah anggaran yang terpakai sangat pantastis. Kita menduga ada dugaan korupsi yang terjadi pada kegaiatan tersebut"

  • Minggu, 14 Jul 2019 17:13

    Aksi GIB: Husni Ajak Masyarakat Hidup Bersih Lewat Kegiatan Sosial

    Manfaatkan Car Free Day (CFD), GIB bertujuan untuk mengedukasikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan disetiap sudut Kota Medan, termasuk di Lapangan Merdeka agar tetap bersih, asri dan nyaman.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir