Bank Sumut

Parkir Ilegal di Taman Ahmad Yani Medan Rp 3.000

Selasa, 16 Mei 2017 00:40
Dibaca: 435 kali
drberita/istimewa
Parkir di Taman Ahmad Yani Medan.
DINAMIKARAKYAT - Praktik pungli dengan dalih parkir marak terjadi di taman-taman Kota Medan, salah satunya Taman Ahmad Yani, Jalan Sudirman.

Setiap pengunjung yang datang dan memarkirkan kendaraannya, dalam hal ini sepeda motor dipatok uang kutipan parkir sebesar Rp3.000.

Sebut saja Andi (34), salah seorang pengunjung Taman Ahmad Yani, yang menjadi korban pungutan liar (pungli) penjaga parkir di taman, Senin 15 Mei 2017.

Diceritakannya, saat masuk ke Taman Ahmad Yani, dia terlebih dulu memarkirkan motornya di area parkir taman. Karena berpikir setelah keluar dari taman, baru dia bayar uang parkir, makanya dia langsung nyelonong masuk.

Baru beberapa meter, seorang perempuan memanggilnya. Rupanya, perempuan itu merupakan penjaga parkir di taman tersebut. "Eh bang, bayar dulu uang parkirnya," ungkap perempuan berkisar 28 tahunan itu.

Karena dipanggil, Andi pun berbalik badan. "Nggak nanti saja bayarnya?" kata Andi kepada perempuan itu.

Mendengar itu, Andi langsung memberikan uang Rp100 ribu. Selanjutnya, perempuan itu memberi uang kembalian sebesar Rp97 ribu. Artinya, untuk parkir kereta di Taman Ahmad Yani dibanderol Rp3 ribu. "Iya bang, Rp3 ribu," kata perempuan itu.


Saat ditanya, ke mana setoran parkir tersebut, dengan entengnya perempuan itu mengatakan, mereka menyetor ke Dinas Perhubungan (Dishub) Medan.

"Ke perhubungan (Dishub) bang," ucapnya sambil berlalu melayani pengunjung lainnya yang akan memarkirkan keretanya.

Hal aneh dari kutipan uang parkir di Taman Ahmad Yani, itu. Pertama perempuan penjaga parkir itu tidak mengenakan atribut parkir yang biasa digunakan juru parkir (jukir) resmi.

Kedua, tidak ada tanda pengenalnya. Ketiga, tidak ada karcis parkir yang diberikan perempuan tersebut kepada pengunjung yang memarkirkan motornya.

Ketika praktik haram tersebut dikonfirmasikan ke kadis pertamanan dan kebersihan M. Husni, mengakui jika pengutipan uang parkir di taman yang menjadi lokasi tegak berdirinya patung pahlawan revolusi Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani itu adalah ilegal.

"Nggak ada itu setoran ke Dishub. Tapi kurang tau jugalah saya. Itu mungkin pemuda setempat (PS) sini," akunya.

"Ya PS-PS sini, itu juga yang kita pikirkan. Tapi nanti akan kita tertibkan, termasuk di taman-taman lainnya," katanya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:juru parkirpemko medanpunglitaman ahmad yani medan
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jan 2018 00:25

    Bayar Rp 5000, Kata Jukir Karcis Parkir Habis

    Kebocoran PAD dari sektor parkir sangat mungkin terjadi pada Dinas Perhubungan Pemko Medan. Pasalnya, para juru pakir (jukir) mengaku karcis parkir telah habis.

  • Kamis, 18 Jan 2018 23:35

    Karcis Parkir di RSU Pringadi Medan Pakai Perda 2011

    Karcis parkir dengan Perda No. 10 Tahun 2011 beredar di Rumah Sakit umum (RSU) Pirngadi Medan. Padahal, Pemko Medan sudah mengeluarkan karcis parkir dengan Perda tahun 2014.

  • Rabu, 17 Jan 2018 02:41

    MTQ Tingkat Kecamatan Medan Polonia Digelar di Masjid Taqwa

    Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 51 tingkat Kecamatan Medan Polonia diselenggarakan di Masjid Taqwa, Jalan Polonia, Gang A, Kota Medan, Sabtu 20 Januari 2018.

  • Rabu, 10 Jan 2018 23:37

    Berkas Pungli Dinas Pendidikan Langkat Masuk Kejati Sumut

    Berkas perkara milik empat tersangka pungutan liar (pungli) dana BOS Dinas Pendidikan Langkat masuk ke Kejati Sumut, Rabu 10 Januari 2018.

  • Rabu, 10 Jan 2018 22:59

    Mulai 2018, Masalah Sampah di Kota Medan Tanggungjawab Kecamatan

    Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan Hasyim mengatakan masalah sampah yang terjadi di Kota Medan, mulai Januari 2018 menjadi tangungjawab pihak Kecamatan.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir