• Home
  • Under Cover
  • Kasus Mantan Bupati Asahan di Polda Sumut Dilapor ke Kompolnas

Kasus Mantan Bupati Asahan di Polda Sumut Dilapor ke Kompolnas

Kamis, 22 Okt 2015 18:37
Dibaca: 1.071 kali
istimewa/drc
Laporan ke Kompolnas.

DINAMIKARAKYAT.COM, Kisaran - Pelapor kasus dugaan korupsi mantan Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang, M. Afifuddin Gurning, melaporkan Polda Sumut ke Kompolnas, karena alasan tidak profesional.

"Polda Sumut kita laporkan ke Kompolnas. Kita butuh polisi profesional, bukan seperti penyidik kasus alih lahan Yayasan Pesantren Modern Daar al Uluum (PMDU) Asahan," ucap Afifuddin, Kamis (22/10/2015).

Laporan tersebut dibuatnya berdasarkan surat SP2HP Nomor: K/139/IX/2015/Ditreskrimus yang dikeluarkan Polda Sumut untuk menghentikan kasus dugaan korupsi alih lahan yayasan PMDU yang dilakukan mantan Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang.

"Surat SP2HP dari Polda Sumut ini baru saja saya terima pada tanggal 2 Oktober 2015 lalu," jelasnya.

Menurut Afifuddin, dalam uraian SP2HP Polda Sumut semakin menambah keyakinan dirinya bahwa adanya praktek mafia hukum yang sangat nyata, yang bertujuan untuk melepaskan terlapor (Taufan Gama Simatupang) dari jerat hukum dengan cara-cara yang tidak sepantasnya.

Kata Afifuddin, bahwa isi surat SP2HP menyatakan bahwa penyelidikan kasus tipikor penyerobotan tanah (pahan) asset negara yang saya laporkan belum dapat ditindaklanjuti ke tahap penyidikan dengan beberapa alasan dan pertimbangan hukum.

"Namun sebagai saksi pelapor, apa yang diuraikan penyidik dalam SP2HP tersebut banyak sekali terdapat kejanggalan dan bertentangan dengan fakta yang sebenarnya," sebutnya.

Ada beberapa kejanggalan dalam SP2HP, kata Afifuddin, di antaranya nomor SP Lidik yang menjadi rujukan dalam surat SP2HP (SP.Lidik/235/VIII/2015/Ditreskrimsus tanggal 10 Agustus 2015) berbeda dengan nomor SP Lidik (SP.Lidik/158/V/2015/Ditreskrimsus, tanggal 26 Mei 2015) yang diterbitkan sewaktu penyidik meminta penjelasan dari pihak BPN Asahan untuk kasus dan pengaduan yang sama.

"Ada 10 poin kejanggalan yang saya temukan dan laporkan ke Kompolnas, sebagai rujukan untuk memeriksa penyidik Polda Sumut yang menangani kasus alih lahan yayasan PMDU Kisaran," katanya.

SP2HP yang diterima pelapor M. Afifuddin Gurning bernomor: K/139/IX/2015/Ditreskrimsus, tanggal 29 September 2015 ditandatangani oleh Kasubdit Tipikor AKBP Frido Situmorang, dan penyidik Kompol Malto S. Dautan. (art/drc)     
 


T#g:kompolnaskorupsilahantanah
Berita Terkait
  • Minggu, 01 Jul 2018 23:03

    PWRI Medan Sebut Keluarga Mantan Direksi PTPN2 Terlibat Mafia Tanah

    Penyelesaian permasalah HGU diperpanjang seluas 56.341,85 hektar dan lahan HGU yang tidak diperpanjang seluas 5.873,06 hentar terindikasi ada keterlibatan mafia tanah bermainan.

  • Jumat, 08 Jun 2018 07:12

    Habis Lebaran Agus Tripriyono Dipanggil Kembali

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Doni Harahap memastikan mantan Kepala BPKAD Pemkab Sergai Agus Tripriyono dipanggil kembali sehabis lebaran idul fitri.

  • Jumat, 08 Jun 2018 06:57

    Jaksa Bantah Pemanggilan Agus Tripriyono Hanya Untuk Lucu-lucuan

    Isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Sergai menyebutkan pemanggilan mantan Kepala BPKAD Agus Tripriyono, mantan Sekda Haris Fadillah, mantan Bendahara BPKAD Sergai Koko dan Kepala BPKAD Gustian hanya untuk lucu-lucuan menjelang lebara

  • Kamis, 31 Mei 2018 02:47

    Dugaan Korupsi APBD Sergai, Agus Tripriyono Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Keempat terduga yang dipanggil masing-masing mantan Sekda Haris Fadillah, mantan Kepala BPKAD Agus Tripriyono, mantan Bendahara Koko dan Kepala BPKAD Sergai Gustian.

  • Senin, 28 Mei 2018 00:29

    KSP: Perpres Korupsi Tinggal Tunggu Tekenan Jokowi

    Hasil revisi Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2012 tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi sudah di meja Presiden Joko Widodo (Jokowi).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir