Bank Sumut

Edy Rahmayadi Perbaiki BOT PT AIJ

Oleh: Artam
Jumat, 09 Agu 2019 19:23
Dibaca: 345 kali
drberita/istimewa
Kantor PT AIJ yang berubah menjadi gedung mewah 14 lantai.
Bobby Nasution Center
DINAMIKARAKYAT - Status BOT aset Kantor PT Aneka Industri dan Jasa (AIJ), Jalan Merak Jingga, Medan, milik BUMD Pemprov Sumut, yang bermasalah telah diperbaiki oleh Gubernur Edy Rahmayadi. Caranya sederhana, cukup memanggil pihak terkait.

Informasi diperoleh, Jumat 9 Agustus 2019, mengatakan bahwa Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengambil langkah cepat setelah mendapat informasi masalah Build Operate Transfer (BOT) tiga aset PT AIJ dengan Perusahaan Modal Asing (PMA) yang katanya berasal dari Negara Korea.

Ketiga aset BUMD Sumut yang di BOT antara lain Kantor PT AIJ, Jalan Merak Jingga, Kantor Dinas Pariwisata Sumut, Jalan Ahmad Yani, Medan, dan lahan di Kualasimpang, Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

BOT tersebut dilakukan pasa masa Tengku Erry Nuradi sebagai Gubernur Sumut, dan PT AIJ dipimpin Purna Irawan, pada tahun 2017. Proesenya melibatkan Biro Hukum dipimpin Sulaiman Hasibuan, Biro Perekonomian dipimpin Erita dan pihak kejatisu sebagai pengacara negara.

Pada tahun 2018, BOT yang dilakukan menjadi temuan Dirkrimsus Polda Sumut. Sulaiman Hasibuan yang sudah pensiun dari PNS itu ketika bertemui di Masjid Agung Medan, mengakui dirinya telah dimintai keterangan oleh Polda Sumut.

Berdasarkan informasi tersebut, Edy langsung meng-update status BOT yang dilakukan. Edy pun langsung mengumpulkan semua pihak terkait namun minus Tengku Erry dan Purna Irawan. Bersama-sama mereka melakukan rapat lapangan di lokasi Kantor PT AIJ yang kini dalam proses pembangunan gedung mewah berlantai 14.

Alih-alih proses pembangunan gedung mewah berjalan, ternyata tidak sesuai dengan isi BOT yang dibuat. Dalam BOT pembangunan gedung berjumlah 9 lantai, tapi faktanya yang dikerjakan sebanyak 14 lantai.

Dalam proses IMB yang dikeluarkan oleh Pemko Medan melalui Dinas Perizinan Satu Pintu, telah terjadi kesalahan.

Akhirnya BOT yang salah itupun diperbaiki dengan cara adendum oleh Gubernur Sumut dengan memanggil para pihak, yaitu pihak PMA, Kejatisu, Poldasu dan Pemko Medan. (art/drc)

Editor: admin

T#g:aset bumd sumutBUMD Sumutedy rahmayadiPT AIJ
Berita Terkait
  • Senin, 20 Jan 2020 22:11

    Kepala Biro Hukum Pemprov Sumut Mutasi ke Badiklat Kejaksaan Agung

    Gubernur Sumut Edy Rahmayadi agaknya kecolongan. Andy Faisal selaku Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ternyata masih berstatus sebagai jaksa, dan kini pindah tugas ke Badiklat Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

  • Jumat, 17 Jan 2020 20:52

    9 Pejabat Eselon 2 Pemprovsu Tahun Ini Pensiun, Ini Namanya

    Sebanyak sembilan orang pejabat eselon 2 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) masuk masa pensiun pada tahun 2020 ini. Mereka para pejabat eselon dua itu masuk masa tugas dengan usia 60 tahun.

  • Rabu, 15 Jan 2020 16:21

    Awal 2020, Pemprov Sumut Lantik 144 Eselon 3

    Selain eselon tiga, Pemprovsu juga melantik dua orang eselon 2 yaitu Arsyad Lubis, Kepala OPD Pendidikan Sumut ke Asisten I Bidang Pemerintahan, dan Arif Kepala OPD Perinzinan Sumut ke Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan.

  • Selasa, 14 Jan 2020 12:35

    Undangan Sudah Tersebar, Pemprovsu Batalkan Pengumuman Status Wakaf RS Haji Medan

    Pengumuman status wakaf Rumah Sakit (RS) Haji Medan, Selasa 14 Januari 2020, oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) batal dilaksanakan. Padahal undangan sudah tersebar entah kemana-mana.

  • Sabtu, 11 Jan 2020 00:27

    85 Pejabat Eselon 3 Provsu Dilantik, Ini Namanya

    Sebanyak 85 orang pejabat eselon tiga pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dilantik untuk kelancaran dan kepentingan dinas. Hanya seorang yang menjadi fungsional umum.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir