Bank Sumut

Edy Rahmayadi Perbaiki BOT PT AIJ

Oleh: Artam
Jumat, 09 Agu 2019 19:23
Dibaca: 234 kali
drberita/istimewa
Kantor PT AIJ yang berubah menjadi gedung mewah 14 lantai.
DINAMIKARAKYAT - Status BOT aset Kantor PT Aneka Industri dan Jasa (AIJ), Jalan Merak Jingga, Medan, milik BUMD Pemprov Sumut, yang bermasalah telah diperbaiki oleh Gubernur Edy Rahmayadi. Caranya sederhana, cukup memanggil pihak terkait.

Informasi diperoleh, Jumat 9 Agustus 2019, mengatakan bahwa Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengambil langkah cepat setelah mendapat informasi masalah Build Operate Transfer (BOT) tiga aset PT AIJ dengan Perusahaan Modal Asing (PMA) yang katanya berasal dari Negara Korea.

Ketiga aset BUMD Sumut yang di BOT antara lain Kantor PT AIJ, Jalan Merak Jingga, Kantor Dinas Pariwisata Sumut, Jalan Ahmad Yani, Medan, dan lahan di Kualasimpang, Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

BOT tersebut dilakukan pasa masa Tengku Erry Nuradi sebagai Gubernur Sumut, dan PT AIJ dipimpin Purna Irawan, pada tahun 2017. Proesenya melibatkan Biro Hukum dipimpin Sulaiman Hasibuan, Biro Perekonomian dipimpin Erita dan pihak kejatisu sebagai pengacara negara.

Pada tahun 2018, BOT yang dilakukan menjadi temuan Dirkrimsus Polda Sumut. Sulaiman Hasibuan yang sudah pensiun dari PNS itu ketika bertemui di Masjid Agung Medan, mengakui dirinya telah dimintai keterangan oleh Polda Sumut.

Berdasarkan informasi tersebut, Edy langsung meng-update status BOT yang dilakukan. Edy pun langsung mengumpulkan semua pihak terkait namun minus Tengku Erry dan Purna Irawan. Bersama-sama mereka melakukan rapat lapangan di lokasi Kantor PT AIJ yang kini dalam proses pembangunan gedung mewah berlantai 14.

Alih-alih proses pembangunan gedung mewah berjalan, ternyata tidak sesuai dengan isi BOT yang dibuat. Dalam BOT pembangunan gedung berjumlah 9 lantai, tapi faktanya yang dikerjakan sebanyak 14 lantai.

Dalam proses IMB yang dikeluarkan oleh Pemko Medan melalui Dinas Perizinan Satu Pintu, telah terjadi kesalahan.

Akhirnya BOT yang salah itupun diperbaiki dengan cara adendum oleh Gubernur Sumut dengan memanggil para pihak, yaitu pihak PMA, Kejatisu, Poldasu dan Pemko Medan. (art/drc)

Editor: admin

T#g:aset bumd sumutBUMD Sumutedy rahmayadiPT AIJ
Berita Terkait
  • Jumat, 23 Agu 2019 01:29

    CI Indonesia: Sumut Daerah Sensitivitas Tinggi Secara Ekologis

    CI Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang bekerja di Indonesia sejak tahun 1991, membantu pemerintah di bidang konservasi sumber daya alam darat dan laut.

  • Jumat, 23 Agu 2019 01:15

    Edy Minta Arsitek Terlibat Penuh Perencanaan dan Pembangunan Sumut

    Setelah mendatangkan arsitek dari luar, setelah diperiksa, ternyata sarana dimaksud, perlu dibongkar dengan segala persoalan kerusakan yang terjadi.

  • Kamis, 22 Agu 2019 23:22

    Soal Limbah B3: Gubsu Wajib Evaluasi Disiplin Ilmu Binsar Situmorang

    Gubernur Sumut Edy Rahmayadi harus segera mengevaluasi pejabat di lingkungan Pemprovsu yang terkesan tidak bermartabat. Salah satunya adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Utara Binsar Situmorang.

  • Kamis, 22 Agu 2019 22:15

    Warga Medan Dapat 20 Haktare Lahan Perkuburan, Ihwan: Terimah kasih Pak Gubsu

    Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi resmi menyerahkan lahan seluas 20 hektare untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) kepada masyarakat Kota Medan. Penyerahan lahan melalui Lembaga Pengadaan Pemakaman Muslim (LPPM).

  • Kamis, 22 Agu 2019 21:41

    Andi Faisal: Kita akan undang pihak PT AIJ dan Pemko Medan

    Kepala Biro Hukum Pemprov Sumut Andi Faisal berencana akan memanggil jajaran Direksi PT Aneka Industri dan Jasa (AIJ) untuk menindaklanjuti perbaikan BOT yang dilakukan Gubernur Edy Rahmayadi.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir