Bank Sumut
  • Home
  • Under Cover
  • Dikira Milik MUDP, Manhole Air Limbah Sengaja Dirusak Rekanan Proyek Drainase

Dikira Milik MUDP, Manhole Air Limbah Sengaja Dirusak Rekanan Proyek Drainase

Kamis, 19 Okt 2017 00:59
Dibaca: 626 kali
drberita/istimewa
Lokasi manhole air limbah yang rusak akibat proyek drainase Pemko Medan.
DINAMIKARAKYAT - PDAM Tirtanadi terus menjadi korban perbaikan drainase di Kota Medan. Utilitas (fasilitas) umum yang ada menjadi rusak terkena beko pengorekan parit. Tapi sangat Ironis sekali jika pengurusakkan itu disengaja.

Kepala Divis Operasional Air Limbah PDAM Tirtanadi Hotma Tua Harahap mengatakan, pengerusakkan itu dengan cara memahat manhole. Sehingga semua air parit masuk ke dalam manhole, padahal diketaui fungsinya untuk kepentingan masyarakat. Karena manhole itu tidak boleh dimasukki air hujan, air bersih dan air parit.

"Kalaupun ada yang masuk semua itu langsung dari jalur pelanggan limbah. Bukan dengan cara pengerusakkan manhole," kata Hotma saat dikonfirmasi via selular, Rabu 18 Oktober 2017.

Perbuatan pengerusakkan manhole dilakukan oleh reknanan proyek APBD Pemko Medan, yang mengerjakan perbaikan drainase. Sehingga air parit, batu-batu dan sampah semua masuk ke dalam manhole.

"Jika semuanya masuk tidak sesuai jalurnya dapat dipastikan bakal terjadi meluapnya air limbah sampai keluar dan menimbulkan aroma yang tidak sedap," ungkapnya.

Nantinya masyarakat menilai kinerja PDAM Tirtanadi yang tidak becus dan terus disalahkan. "Ironisnya ketika kita menanyai pihak pelaksana proyek ataupun mandor tak ada yang bisa menjawab. Dan tidak mengaku mereka (rekanan proyek drainase) yang merusak manhole," terangnya.

Permasalahan inipun dikatakan Hotma sudah disampaikan kepada sekretaris perusahaan PDAM Tirtanadi, agar menyurati Pemko Medan. Pengerusakkan manhole oleh pelaksana proyek drainase mengakibatkan meluapnya manhole kepermukaan. "Pasti masyarakat tidak peduli, nanti yang kena tetap kita (PDAM) juga," jelasnya.

Sementara itu, seorang mengaku bernama Agung mandor pelaksana proyek drainase tempat rusaknya manhole air limbah PDAM mengatakan, sebenarnya manhole tidak ada yang rusak hanya saja mereka memindahkan tutupnya dan barangnya masih ada.

Mengetaui adanya data-data kerusakan manhole, Agung terlihat gugup. Dia mengatakan tidak tau kalau itu manhole miliknya PDAM Tirtanadi. "Kami kira milik Medan Urban Development Project (MUDP), makanya kami rusak. Karena kami sudah koordinasi dengan Dinas PU Medan," kata Agung.

Agung berjanjin akan memperbaiki manhole yang rusak. "Pengerusakkan itu dilakukan dalam upaya meluruskan jalur drainase. Makanya Manhole tersebut dirusak," katanya.

Sekretaris Perusahaan PDAM Tirtanadi Jumirin berharap setiap proyek yang mengakibatkan kerusakan utilitas (fasilitas) umum PDAM Tirtanadi haruslah berkordinasi. Agar segala permasalahan yang dihadapi bisa cepat ditanggulangi.

Manhole air limbah adalah buangan kotoran pelanggan (masyarakat) melalui jalur pipa limbah. "Jika terjadi pengerusakkan manhole nantinya bakal menjadi masalah. Apalagi sampai meluap kepermukaan, air cukup bau dan menyengat," jelasnya.

Masyarakat tentunya marah karena yang mereka tau permasalahan itu menjadi tanggung jawab PDAM Tirtanadi. "Dan perlu diketaui juga oleh pelaksana proyek drainase. Sebaiknya tidak merusak fasilitas umum, walaupun itu milik Pemko Medan," tandasnya.

Jumirin menyesalkan pernyataan Agung sebagai mandor proyek drainase Kota Medan. "Pengerusakkan itu karena milik MUDP, sekalipun milik MUDP jadi bisa dirusak? Pelaksanaan proyek MUDP itu juga mengeluarkan biaya cukup besar, jadi gak perlu dirusak. Melainkan harus dipelihara dengan baik dan menjaganya," serunya.

Ia meminta Pemko Medan agar segera memperbaiki utilitas yang dirusak rekanan proyek drainase. "Karena selama ini banyak kerusakkan yang terjadi akibat pekerjaan drainase. Tapi ini yang keterlaluan karena dengan sengaja merusak manhole air limbah dan berdampak cukup besar jika sampai meluap," jelasnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:medan kota terbaikPDAM Tirtanadipemko medanproyek air limbah
Berita Terkait
  • Selasa, 20 Feb 2018 01:10

    DPRD Medan Akui Proyek Jalur Pendestrian Rp100 Miliar Mubajir

    Pembangunan jalur pendestrian tersebut telah menghabiskan APBD 2017 senilai Rp100 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Medan.

  • Rabu, 14 Feb 2018 01:29

    Langgar Perda, PKL Belakang Gedung Pengadilan Negeri Medan Digusur Paksa

    Puluhan Pedagang kaki lima (PKL), Jalan Candi Prambanan, Kelurahan Petisah‎ Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, tidak melawan saat ditertibkan petugas gabungan dan Satpol PP, Selasa 13 Februari 2018.

  • Selasa, 13 Feb 2018 02:36

    Sidang Mediasi Class Action PDAM Tirtanadi Belum Ada Sepakat

    Sidang mediasi gugatan class action yang dilayangkan masyarakat terhadap PDAM Tirtanadi di Pengadilan Negeri Medan belum ada titik sepakat atau berdamai antara kedua belah pihak.

  • Selasa, 13 Feb 2018 00:53

    DPRD Medan Minta Pemko Tertibkan Holywing Bar

    DPRD Medan meminta Pemerintah Kota segera menutup Holywing Bar dan Live Music di Jalan M. Rivai No. 6 Medan, karena melanggar aturan dan tidak memiliki izin hiburan maupun Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

  • Sabtu, 10 Feb 2018 01:30

    Kasus Pencurian, Polisi Akan Panggil Pegawai PDAM Tirtanadi

    Polsek Medan Kota dalam waktu dekat akan memanggil dan memeriksa sejumlah pegawai PDAM Tirtanadi terkait kasus pencurian sepeda motor milik Zaman Karya.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir