Medan Rumah Kita, Bukan Rumah Koruptor

Sabtu, 10 Des 2016 23:34
Dibaca: 568 kali
istimewa
Bundaran Tugu SIB, Jalan Gatot Subroto Medan.

DINAMIKARAKYATCOM - Indonesia sudah diwabah korupsi. Hampir diseluruh instasi pemerintah korupsi sudah merajalela, bahkan di daerah khususnya Kota Medan.

Korupsi di Indonesia sudah menjamur. Oknum legislatif, yudikatif dan eksekutif sudah tidak jarang lagi kita dengar, sudah banyak yang masuk ruang tahanan karena korupsi.

Seakan itu tak pernah habis dan mereka tak pernah jera melakukan korupsi. Walaupun sampai hari ini di Indonesia sudah ratusan koruptor yang diadili, namun itu tidak menjadi bahan percontohan bagi pejabat calon-calon koruptor.


Kota Medan hari ini merupakan salah satu kota metropolitan di Indonesia. Tentunya dalam perkembangannya sudah banyak melakukan pembangunan-pembangunan, tetapi dikhawatirkan pembangunan itu akan menjadi sasaran empuk para pejabat yang otaknya kotor.

Mereka tidak memikirkan bahwa anggaran yang disediakan oleh negara untuk kepentingan rakyat, malah mereka mengantongi anggaran itu untuk memperkaya diri sendiri dan kelompoknya.

Untuk mewujudkan Kota Medan bersih dari korupsi dan mewujudkan Medan Rumah Kita, sesuai dengan visi misi Walikota dan Wakil Walikota Medan, maka harus ada tidakan tegas dari penegak hukum untuk membuat jera para pejabat koruptor yang coba melakukan perbuatan kotor (korupsi).


Kesatuan Mahasiswa Nasional Indonesia (KMNI) dalam hal ini melihat ada dugaan korupsi yang terjadi di Pemko Medan, khususnya di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam pembangunan fisik dan nonfisik.

Walikota Medan jangan hanya diam sebagai penangungjawab Satgas Saber Pungli. Ia harus bertindak tegas sebagai pemimpin di Kota Medan dalam menyikapi dugaan korupsi yang terjadi. Harus ada evaluasi kinerja bagi staf-stafnya di SKPD khususnya Bappeda.

Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 9 Desember 2016, KMNI akan bersikap tegas untuk mendesak penegak hukum memeroses pejabat-pejabat kotor Pemko Medan.


Walikota Medan saat ini terlihat menutup mata dan telinga, bahwa hari ini Kota Medan sudah terjangkit penyakit korupsi yang semakin kronis.

Medan Rumah Kita tidak lagi menjadikan kota yang ramah, nyaman, dan aman, tetapi sebaliknya Medan telah berubah menjadi rumah koruptor.

Oleh:
Ketua KMNI Munawir Siregar. (art/drc)

T#g:korupsi
Berita Terkait
  • Kamis, 18 Jan 2018 13:52

    Kasus Dugaan Korupsi IPA Martubung Sudah Gelar Perkara, Tapi Belum Ada Tersangka

    Dalam kasus ini Kejari Cabang Belawan telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi di antaranya Direktur Air Limbah Heri Batangari Nasution dan Direktur Administrasi dan Keuangan Arif Haryadian.

  • Kamis, 18 Jan 2018 13:34

    Souvenir Dinas Pariwisata Sumut dari Cina Sempat Ditahan Bea Cukai, Ada Apa?

    Sesuai perpres 54 dan peraturan LKPP, disebut-sebut seharusnya pengadaan barang dan jasa sudah selesai dilakukan dan pembayaran maksimal dilakukan paling lama tanggal 23 Desember akhir tahun.

  • Kamis, 18 Jan 2018 12:13

    Kejatisu Bantah Takut Tetapkan Walikota Sibolga Tersangka

    Penyidik pidana khusus Kejati Sumut akan menetapkan Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk sebagai tersangka kasus dugaan korupsi ‎proyek rigit jalan beton senilai Rp65 miliar.

  • Rabu, 17 Jan 2018 04:27

    KPK Diminta Sadap Proses Pengadaan Logistik Pilgubsu

    Ketua Umum DPP Gerakan Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara (GAMSU) Ali Muksin meminta KPK melakukan penyadapan terhadap proses pengadaan logistik pelaksanaan pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) tahun 2018.

  • Rabu, 17 Jan 2018 01:22

    Korupsi Alkes, Direktur CV RAL Divonis 1 Tahun Penjara

    Selain hukum penjara, terdakwa sebagai Direktur CV Rizky Abadi Lestari (RAL) itu diwajibkan membayar denda sebesar Rp50 juta, subsider 2 bulan kurungan penjara.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir