Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Yasonna Laoli Pantas Jadi Gubernur, Jika Jokowi Restui Pemekaran Kepulauan Nias

Yasonna Laoli Pantas Jadi Gubernur, Jika Jokowi Restui Pemekaran Kepulauan Nias

Senin, 09 Sep 2019 13:47
Dibaca: 988 kali
drberita/istimewa
Tokoh Pemuda Kepulauan Nias Zaman Mendrofa.
DRberita | Tuntutan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Nias untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup sosial.

Demikian diutarakan Tokoh Pemuda Kepulauan Nias Zaman K. Mendrofa kepada wartwan saat meninjau kesiapan penyediaan air bersih untuk Sail Nias 2019 di Teluk Dalam, Nias Selatan, 3 September 2019.

Menurut Zaman, hal itu untuk sejumlah aspek dalam kehidupan misalnya peningkatan pelayanan, percepatan pertumbuhan kehidupan demokrasi, percepatan pelaksanaan pembangunan perekonomian daerah.

"Dan percepatan pengelolaan potensi daerah, peningkatan keamanan, ketertiban dan peningkatan hubungan yang serasi antara pusat dan daerah," sambungnya.

Zaman Mendrofa kemudian membeberkan sejumlah potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki dan ada di Kepulauan Nias. "Cukup mumpuni tidak kalah bagusnya dari Provinsi Bali. Buktinya ini dipilih sebagai tuan rumah pelaksaan Sail 2019," cetusnya.

Kepulauan Nias juga banyak melahirkan tokoh-tokoh nasional yang tidak kalah baiknya dengan putra putri dari daerah lainnya. Terbukti dengan masuknya salah satu putra terbaik Kepualaun Nias Yasonna Laoli di jajaran Kabinet Jokowi periode 2014-2019.

"Bila terwujud Provinsi Kepulauan Nias ini kami mendukung sepenuhnya bapak Yasonna Laoli menjadi Gubernur pertama Provinsi Kepulauan Nias, ini untuk menuju Nusa Indah Aman Sentosa (Nias). Untuk meletakkan pondasi pembangunan Kepulauan Nias, pak Yasonn sangat patut dan pantas," seru Zaman.

Masyarakat di Kepulauan Nias meminta keseriusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di perode keduanya ini untuk merealisasikan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. "Jangan isu mengenai pemekaraan Kepulauan Nias hanya muncul disetiap mau pemilu saja," harap Zaman Mendrofa. (art/drc)

Editor: admin

Sumber: Rilis Pers

T#g:Kepulauan Niaspemekaran daerahPresiden Jokowiprovinsi kepulauan niasyasonna laoli
Berita Terkait
  • Selasa, 22 Okt 2019 19:43

    Partai Demokrat Hanya Bisa Menunggu dan Menonton

    Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) mengatakan Partai Demokrat hanya bisa menunggu dan menonton proses pemilihan anggota Kabinet Kerja II Presiden Joko Widodo dan Wapres Maruf Amin.

  • Selasa, 22 Okt 2019 19:08

    Ari Dono Jadi Plt Kapolri

    Jenderal Tito Karnavian diberhentikan dari jabatan Kapolri, Selasa 22 Oktober 2019. Penggantinya Komjen Ari Dono sebagai pelaksana tugas (Plt).

  • Rabu, 09 Okt 2019 23:44

    Kecuali Papua, 100 Persen TNI AD Kawal Pelantikan Jokowi

    Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan perkembangan keamanan wilayah di Indonesia menjelang pelantikan presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang sangat baik.

  • Sabtu, 28 Sep 2019 12:02

    Dilema, Jokowi Sendiri & RUU KPK

    Sebuah pilihan yang sulit bagi Jokowi. Diteruskan akan berhadapan dengan mahasiswa! Tak diteruskan dengan Perppu KPK, bakal ditinggal Parpol Koalisi. Apalagi, BEM se-Indonesia menolak undangan pertemuan dengan Presiden Jokowi.

  • Jumat, 27 Sep 2019 23:30

    Puan & Yasonna Mundur dari Anggota Kerja Jokowi

    Dua menteri Jokowi yang akan dilantik sebagai anggota DPR yakni Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Keduanya berasal dari PDI Perjuangan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir