Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Yasonna Laoli Pantas Jadi Gubernur, Jika Jokowi Restui Pemekaran Kepulauan Nias

Yasonna Laoli Pantas Jadi Gubernur, Jika Jokowi Restui Pemekaran Kepulauan Nias

Senin, 09 Sep 2019 13:47
Dibaca: 835 kali
drberita/istimewa
Tokoh Pemuda Kepulauan Nias Zaman Mendrofa.
DRberita | Tuntutan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Nias untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup sosial.

Demikian diutarakan Tokoh Pemuda Kepulauan Nias Zaman K. Mendrofa kepada wartwan saat meninjau kesiapan penyediaan air bersih untuk Sail Nias 2019 di Teluk Dalam, Nias Selatan, 3 September 2019.

Menurut Zaman, hal itu untuk sejumlah aspek dalam kehidupan misalnya peningkatan pelayanan, percepatan pertumbuhan kehidupan demokrasi, percepatan pelaksanaan pembangunan perekonomian daerah.

"Dan percepatan pengelolaan potensi daerah, peningkatan keamanan, ketertiban dan peningkatan hubungan yang serasi antara pusat dan daerah," sambungnya.

Zaman Mendrofa kemudian membeberkan sejumlah potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki dan ada di Kepulauan Nias. "Cukup mumpuni tidak kalah bagusnya dari Provinsi Bali. Buktinya ini dipilih sebagai tuan rumah pelaksaan Sail 2019," cetusnya.

Kepulauan Nias juga banyak melahirkan tokoh-tokoh nasional yang tidak kalah baiknya dengan putra putri dari daerah lainnya. Terbukti dengan masuknya salah satu putra terbaik Kepualaun Nias Yasonna Laoli di jajaran Kabinet Jokowi periode 2014-2019.

"Bila terwujud Provinsi Kepulauan Nias ini kami mendukung sepenuhnya bapak Yasonna Laoli menjadi Gubernur pertama Provinsi Kepulauan Nias, ini untuk menuju Nusa Indah Aman Sentosa (Nias). Untuk meletakkan pondasi pembangunan Kepulauan Nias, pak Yasonn sangat patut dan pantas," seru Zaman.

Masyarakat di Kepulauan Nias meminta keseriusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di perode keduanya ini untuk merealisasikan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. "Jangan isu mengenai pemekaraan Kepulauan Nias hanya muncul disetiap mau pemilu saja," harap Zaman Mendrofa. (art/drc)

Editor: admin

Sumber: Rilis Pers

T#g:Kepulauan Niaspemekaran daerahPresiden Jokowiprovinsi kepulauan niasyasonna laoli
Berita Terkait
  • Senin, 16 Sep 2019 22:56

    ASN Polisikan Oknum Polisi ke Polres Nisel

    Oknum polisi Jimy Sitanggang (JS) dipolisikan seorang ASN Donisius ke Polres Nias Selatan (Nisel), Senin 16 September 2019. Laporan tersebut atas tuduhan pengancaman dan pemerasan.

  • Sabtu, 14 Sep 2019 23:13

    Minus Jokowi, Luhut Buka Acara Puncak Sail Nias 2019

    Namun beberapa menteri hadir diantaranya Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri DPDT Eko Putro Sandjojo, Menkumham Yasonna Laoly, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti.

  • Jumat, 13 Sep 2019 22:01

    Diduga Oknum Polisi Polres Nisel Datang ke Rumah Warga Marah-marah

    Tiba-tiba masuk telpon dari nomor yang tidak dikenal dan menanyakan dimana posisi DL dan menyuruh membayar utang sembari memaki DL dengan kata-kata 'Banci Kau dan Bajingan Kau'.

  • Jumat, 13 Sep 2019 00:32

    Membangun Pariwisata dengan Aparat & Kekerasan

    BPODT mengirim alat berat ke Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir. BPODT bermaksud membangun jalan dari The Nomadic Kaldera Toba Escape menuju Batu Silali sepanjang 1900 meter dan lebar 18 meter.

  • Senin, 09 Sep 2019 16:15

    Begini Jadinya Kalau RUU KPK Disahkan

    Direktorat Penyelidikan Komisi Peberantsan Korupsi (KPK) akan total berhenti bekerja, dikarenakan saat ini tidak ada satupun penyelidik yang berasal dari Kepolisian. Sedangkan di dalam UU KPK yang baru, Penyelidik KPK harus Polisi.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir