Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Tengku Erry Tetap Cagubsu Partai Golkar: Oknum DPP Jangan Buat Gaduh

Tengku Erry Tetap Cagubsu Partai Golkar: Oknum DPP Jangan Buat Gaduh

Senin, 01 Jan 2018 16:31
Dibaca: 1.109 kali
drberita/istimewa
Sahlul Umar Situmeang
DINAMIKARAKYAT - Merebak isu Partai Golkar menarik dukungan dari Tengku Erry Nuradi di Pilgubsu 2018. Hal itu juga seolah dibenarkan Ketua DPP Golkar Nusron Wahid.

Tak ayal ucapan Nusron Wahid itu membuat publik di Sumatera Utara gaduh. Bahkan ada yang nyeletuk menilai partai berlambang beringin itu tidak komitmen dengan keputusannya.

Kordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPD Golkar Sumut Sahlul Umur Situmeang menegaskan sampai saat ini DPP Partai Golkar tetap memutuskan Tengku Erry Nuradi sebagai cagubsu yang diusung Partai Golkar.

"Keputusan itu (penunjukkan Tengku Erry) sudah sesuai mekanisme. Di bawa dalam rapat tm Pilkada Pusat DPP Partai Golkar dan sudah diteken oleh Ketua Umum Golkar saat itu Setya Novanto dan Sekretaris Idrus Marham," tegas Sahlul.

Menurut Sahlul, isu soal Partai Golkar menarik dukungan dari Tengku Erry tidak pernah dibahas dalam rapat tim Pilkada Pusat DPP Partai Golkar.

"Jika harus ditarik dukungan itu, ya harus sesuai mekanisme. Karena Tengku Erry diusung Golkar juga lewat mekanisme yang sudah kita lalui bersama bahkan melalui survey yang sudah dilakukan. Sampai saat ini survey meletakkan nama Tengku Erry pada posisi teratas. Jadi tak bisa dicabut begitu saja," tandasnya.

Bagaimana soal sikap DPD Golkar Kabupaten/Kota se-Sumut? "Kawan-kawan pengurus Golkar di kabupaten/kota se-Sumut menerima Tengku Erry (di Pilgubsu). Bukan kah Ketum Partai Golkar Bapak Airlangga Hartarto pernah berjanji akan lebih menyerahkan urusan Pilkada ke pengurus di daerah?" ujar Sahlul.

Menurutnya, jika ada perubahan dalam keputusan terkait Pilgubsu dan Pilkada di Sumut, lainnya harus ada usulan dari pengurus provinsi dan kabupaten/kota.

"Seperti Jawa Barat misalnya. Keputusan diubah setelah ada usulan Golkar tingkat provinsi dan kabupaten/kota," tegasnya.

Sahlul mengatakan hal itu semua bertujuan untuk menjaga citra partai di mata publik. "Kita harus komitmen dengan apa yang kita putuskan. Kalau asal main putus dan cabut saja, lama-lama ditinggal rakyat partai kita ini. Mari membangun etika politik yang sudah kita jaga sama-sama, ini bukan khusus untuk Pilgubsu semata," terangnya.

Jadi, harap Sahlul, pernyataan-pernyataan dari beberapa oknum DPP Golkar yang terkesan membenarkan tarik dukungan dari Tengku Erry tidak begitu saja ditelan mentah-mentah.

"Oknum DPP Golkar jangan buat gaduh demokrasi politik yang sedang dibangun di Sumatera Utara," tegas Sahlul. (art/drc)

Editor: admin

T#g:partai golkarpilgubsu 2018pilkada serentaksahlul umar situmeang
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jan 2018 04:27

    KPK Diminta Sadap Proses Pengadaan Logistik Pilgubsu

    Ketua Umum DPP Gerakan Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara (GAMSU) Ali Muksin meminta KPK melakukan penyadapan terhadap proses pengadaan logistik pelaksanaan pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) tahun 2018.

  • Rabu, 17 Jan 2018 01:54

    Ketum DPP SPRI Menilai Edy Rahmayadi Terkesan Sangat Apriori

    Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) menilai pernyataan Cagubsu Edy Rahmayadi yang merendahka jurnalis di Medan, Sumatera Utara, termasuk golongan orang susah terkesan sangat apriori.

  • Selasa, 16 Jan 2018 14:01

    Soal Pilgubsu Rp1,2 Triliun, Saut: Kerja KPK membawa koruptor ke pengadilan

    Besarnya biaya pelaksanaan pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) tahun 2018 ini menimbulkan banyak penilain, sehingga perlu adanya pengawasan ekstra agar tidak terjadi kebocoran, khususnya kepada KPK.

  • Selasa, 16 Jan 2018 01:34

    Kata Muhri, Seandainya Tengku Erry Ikut Pilgubsu Pasti Akan Lebih Menarik

    Jika konteks penilaian terhadap calon gubernur dan pasangannya, lanjut politisi demokrat ini, hanya pasangan JR Saragih dan Ance Silian yang benar-benar memiliki rekam jejak pengorbanan terhadap pembangunan daerah.

  • Senin, 15 Jan 2018 23:54

    DPRD Sumut: KPK Tidak Perlu Awasi Anggaran Pilgubsu

    DINAMIKARAKYAT - Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) tidak perlu mengawasi anggaran pelaksanaan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) senilai Rp1,2 triliun.Demikian ditegaskan anggota DPRD Sumut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir