• Home
  • Politik
  • Tengku Erry Tetap Cagubsu Partai Golkar: Oknum DPP Jangan Buat Gaduh

Tengku Erry Tetap Cagubsu Partai Golkar: Oknum DPP Jangan Buat Gaduh

Senin, 01 Jan 2018 16:31
Dibaca: 1.340 kali
drberita/istimewa
Sahlul Umar Situmeang
DINAMIKARAKYAT - Merebak isu Partai Golkar menarik dukungan dari Tengku Erry Nuradi di Pilgubsu 2018. Hal itu juga seolah dibenarkan Ketua DPP Golkar Nusron Wahid.

Tak ayal ucapan Nusron Wahid itu membuat publik di Sumatera Utara gaduh. Bahkan ada yang nyeletuk menilai partai berlambang beringin itu tidak komitmen dengan keputusannya.

Kordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPD Golkar Sumut Sahlul Umur Situmeang menegaskan sampai saat ini DPP Partai Golkar tetap memutuskan Tengku Erry Nuradi sebagai cagubsu yang diusung Partai Golkar.

"Keputusan itu (penunjukkan Tengku Erry) sudah sesuai mekanisme. Di bawa dalam rapat tm Pilkada Pusat DPP Partai Golkar dan sudah diteken oleh Ketua Umum Golkar saat itu Setya Novanto dan Sekretaris Idrus Marham," tegas Sahlul.

Menurut Sahlul, isu soal Partai Golkar menarik dukungan dari Tengku Erry tidak pernah dibahas dalam rapat tim Pilkada Pusat DPP Partai Golkar.

"Jika harus ditarik dukungan itu, ya harus sesuai mekanisme. Karena Tengku Erry diusung Golkar juga lewat mekanisme yang sudah kita lalui bersama bahkan melalui survey yang sudah dilakukan. Sampai saat ini survey meletakkan nama Tengku Erry pada posisi teratas. Jadi tak bisa dicabut begitu saja," tandasnya.

Bagaimana soal sikap DPD Golkar Kabupaten/Kota se-Sumut? "Kawan-kawan pengurus Golkar di kabupaten/kota se-Sumut menerima Tengku Erry (di Pilgubsu). Bukan kah Ketum Partai Golkar Bapak Airlangga Hartarto pernah berjanji akan lebih menyerahkan urusan Pilkada ke pengurus di daerah?" ujar Sahlul.

Menurutnya, jika ada perubahan dalam keputusan terkait Pilgubsu dan Pilkada di Sumut, lainnya harus ada usulan dari pengurus provinsi dan kabupaten/kota.

"Seperti Jawa Barat misalnya. Keputusan diubah setelah ada usulan Golkar tingkat provinsi dan kabupaten/kota," tegasnya.

Sahlul mengatakan hal itu semua bertujuan untuk menjaga citra partai di mata publik. "Kita harus komitmen dengan apa yang kita putuskan. Kalau asal main putus dan cabut saja, lama-lama ditinggal rakyat partai kita ini. Mari membangun etika politik yang sudah kita jaga sama-sama, ini bukan khusus untuk Pilgubsu semata," terangnya.

Jadi, harap Sahlul, pernyataan-pernyataan dari beberapa oknum DPP Golkar yang terkesan membenarkan tarik dukungan dari Tengku Erry tidak begitu saja ditelan mentah-mentah.

"Oknum DPP Golkar jangan buat gaduh demokrasi politik yang sedang dibangun di Sumatera Utara," tegas Sahlul. (art/drc)

Editor: admin

T#g:partai golkarpilgubsu 2018pilkada serentaksahlul umar situmeang
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Jun 2018 08:22

    Dinamika Pilgubsu: Ketidaklaziman KTP-el dan Sikap Ambigu

    Esensi dari polemik yang ada bukan sah atau tidaknya KTP elektronik tersebut. Yang menjadi trigger hinggga isu lokal "beraroma" nasional ini menarik perhatian adalah stereotip yang terlanjur muncul.

  • Rabu, 06 Jun 2018 03:54

    Masyarakat Nias Kecewa, Djoss Menolak Pemekaran Provinsi di Sumatera Utara

    Namun sangat disayangkan aspirasi masyarakat Kepualuan Nias untuk menjadi sebuah provinsi sebagai solusi untuk memajukan Pulau Nias sampai saat ini belum mendapat ketidaksetujuan dari pengabil kebiajakan di Provinsi Sumatera Utara.

  • Senin, 04 Jun 2018 00:34

    ICW Ingatkan Masyarakat Sumut Jangan Salah Pilih

    Masyarakat Sumatera Utara diminta untuk melihat secara detail rekam jejak Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang bertarung di Pilkada 2018, bebas dari korupsi dan anti korupsi.

  • Kamis, 31 Mei 2018 01:42

    IMM Sumut Imbau Masyarakat Pilih Kepala Daerah Antikorupsi dan Peduli Pemuda

    Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Indonesia tidak akan lama lagi dilaksanakan, kurang dari satu bulan. Termasuk juga pilkada di Sumatera Utara, baik pemilihan Gubernur dan Walikota/Bupati.

  • Kamis, 31 Mei 2018 00:51

    Muchrid Nasution Anjurkan Warga Pantai Labu Bentuk Kelompok Tani

    Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Golkar Muchrid Nasution menganjurkan masyarakat yang bermukim di kawasan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, segera mungkin membentuk kelompok-kelompok tani.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir