Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Tengku Erry Ternyata Tidak Seperti yang Dikira

Tengku Erry Ternyata Tidak Seperti yang Dikira

Oleh: Muhammad Artam
Selasa, 12 Des 2017 16:11
Dibaca: 822 kali
drberita/istimewa
Gubsu Tengku Erry Nuradi (tengah) Wagubsu Nurhazijah Marpaung, mantan Gubsu Syamsul Arifin, Pratisi Hukum Hamdani Harahap, mantan anggota DPRD Medan Martius Latuperisa, Moderator Joharis Lubis.
DINAMIKARAKYAT - Suara sumbang yang terus mengkritisi Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, yang katanya antikritik ternyata tidak benar.

Acara 'ngobrol bareng Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi' di Garuda Plaza Hotel, Senin 11 Desember 2017 malam, menjawab atas suara sumbang tersebut.

Digagas oleh LSM Gerbrak pimpinan Saharuddin, Tengku Erry Nuradi ternyata tidak seperti yang dikira oleh banyak orang.

Acara ngobrol bareng tersebut ternyata dibuat atas permintaan Tengku Erry Nuradi agar bisa secara langsung menjawab komentar-komentar warga tengtang Sumatera Utara.

"Acara ini sudah lama saya minta untuk dibuat. Saya orangnya aktif di media sosial, saya melihat semua kritikan di medsos, saya mau menjawabnya, kalau di medsos banyak jawab-jawaban, lebih baik langsung seperti ini," ujar Tengku Erry mengawali acara ngobrol bareng.

Tengku Erry datang ke lokasi acara bersawa Wakil Gubernur Nurhazijah Marpaung. Selain itu ada juga mantan Gubsu Syamsul Arifin, mantan Anggota DPRD Medan Martius Latuperisa dan praktisi hukum Hamdani Harahap.

Acara dimulai pukul 21.00 Wib sampai 23.30 wib. Tengku Erry dengan lugas menjawab semua pertanyaan yang disampaikan warga. Di antaranya soal jalan rusak, pendidikan sistem online dan soal Pasar Aksara.

Satu persatu pertanyaan warga dijawab Tengku Erry dengan detail. Soal jalan provinsi yang rusak, kata Erry, saat ini kondisinya tidak lebih dari 20 persen.

"Dibandingkan tahun 2013 sampai 2015, jalan kita sudah lebih baik saat ini, sejak 2016 sampai 2017. Kita (Pemprov Sumut) sudah melakukan perbaikan mencapai 84 persen. Jalan mantap kita sudah 84 persen," kata Erry.

"Kita melakukan perbaikan sesuai dengan kemampuan keuangan, provinsi kita ini memiliki jalan sepanjang 3000 kilometer lebih. Alhamdulillah, sejak tahun 2016 APBD kita terus naik, dan menjadi sejarah bisa tembus 10 triliun lebih," sebutnya.

Soal jalan provinsi menuju kawasan wisata Bukit Lawang, lanjut Erry, sudah bertahap perbaikkannya dilakukan. Kembali lagi dengan kemampuan keuangan provinsi, untuk tahun selanjutnya bisa ditanya langsung kepada Kadis Bina Marga dan Bina Kontruksi.

"Bisa tanya langsung kepada kadisnya, pak haris, dia ada di sini," kata Erry menjawab pertanyaan warga Kabupaten Langkat.

Tengku Erry tidak hanya cuap, tenyata dia juga membawa sejumlah kepala SKPD untuk langsung bisa ditanya oleh warga yang hadir di lokasi acara ngobrol bareng. Ada Kepala BPKAD Agus Tripriono, Kadis BMBM Haris Lubis, Kadis Kominfo Fitriyus, Kepala Biro Humas dan Keprotokolam Ilyas Sitorus serta lainnya.

Ngobrol semakin hangat ketika Tengku Erry menjawab persoalan yang sempat viral di medis sosial, yaitu soal penerimaan siswa melalui sistem online (PPDB). Erry menjawab dengan tegas persoalan itu sudah selesai.

"Kepala sekolahnya (SMA 2 dan SMA 13) sudah diganti. Dan siswanya sudah diperintahkan untuk pindah sekolah, ini keputusan yang pahit. Tapi harus kita lakukan untuk sebuah perubahan. Saya juga terkena imbasnya, banyak kawan-kawan kita tidak bisa lagi menitipkan anaknya disekolah favorit. Kita harus siap menghapus KKN dengan sistem ini, Alhamdulillah, anak orang miskin, anak petani dan nelayan, bisa masuk ke sekolah seperti SMA Negeri 1. Sekarang jaman semakin maju, sistem ini sudah terkoneksi dengan KPK, kita harus siap berubah, dengan cara ini kita menghapus sistem yang tidak benar, tapi masih ada yang mencoba. Ini yang pertama, ke depan akan lebih baik lagi kita lakukan untuk pendidikan di Sumut," terang Erry disambut moderator acara Joharis Lubis yang merupakan akademis Universita Negeri Medan. "Yang bertanya kurang browsing google, ketinggalan informasi," serunya sambil tertawa diikuti peserta acara lainnya.

Terakhir, Tengku Erry menjawab pertanyaan seorang ibu yang merupakan pedagang di Pasar Aksara Medan. Pasar Aksara terbakar beberapa waktu lalu, dan para pedagang menuntut pembangunan kembali.

Erry menjelasakan bahwa Pasar Aksara berada di atas lahan 9000 meter. Pemko Medan hanya memiliki lahan 3000 meter, sisanya 6000 meter milik developer.

"Waktu presiden Pak Jokowi datang acara munas Kahmi, ia bertanya soal ibu-ibu yang demo menangis, saya bilang soal kebakaran pasar aksara, Pak Jokowi ngajak ke sana, langsung saya telpon Walikota Medan Pak Dzulmi Eldin, memalui beliau Kepala PD Pasar Pak Rusdy Sinuraya datang ke lokasi. Mereka yang menjelaskan ke presiden," sebut Erry.

"Dari situ saya ketahui lahan Pasar Aksara 3000 meter, 6000 meter milik pengembang. Kan mau dibangan fly over, macet kali di situ (simpang empat). Makanya Pemko Medan sudah membeli lahan untuk relokasi pedagang, dananya untuk membangun sudah disiapkan, tinggal pengerjaannya dilakukan oleh Pemko Medan. Itu yang saya ketahui," sambungnya.

Tiga pertanyaan yang disampaikan warga semuanya telah dijawab dengan luwes oleh Gubernur Sumut tengku Erry Nuradi. Moderator Joharis Lubis kembali mengambilalih acara, namun karen waktu yang sangat singkat, Joharis menutup sesen pertanyaan.

Namun Joharis memastikan dua bulan ke depan ngobrol bareng dengan Gubernur Sumut ini akan dibuat kembali. "Maaf karena waktu yang tidak mendukung, ngobrol kita tutup. Dua bulan ke depan kita buat lagi seperti ini, iya kan Pak Gub," kata Joharis menyapa Tengku Erry.

Usai acara, terdengar Koordinator Acara Saharuddin bersuara pelan mengakui Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi ternyata pintar. "Pintar Gubsu ini," lirihnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:apbd sumuthotel garuda medanjalan rusakpasar aksarasaharuddin gerbraktengku erry nuradi
Berita Terkait
  • Kamis, 18 Jan 2018 13:34

    Souvenir Dinas Pariwisata Sumut dari Cina Sempat Ditahan Bea Cukai, Ada Apa?

    Sesuai perpres 54 dan peraturan LKPP, disebut-sebut seharusnya pengadaan barang dan jasa sudah selesai dilakukan dan pembayaran maksimal dilakukan paling lama tanggal 23 Desember akhir tahun.

  • Kamis, 18 Jan 2018 12:29

    Gubsu: Perhatian Pemerintah Pusat Sangat Luar Biasa

    Kunjungan ke lokasi pembangunan Pelabuhan Belawan, Rabu 17 Januari 2018, mereka laksanakan sambil berdiskusi untuk melihat sejauh mana pengerjaan reklamasi dilakukan.

  • Kamis, 18 Jan 2018 11:37

    Menteri Budi: Pelabuhan Kuala Tanjung Beroperasi April 2018

    Pelabuhan ini juga didukung dengan moda kereta api yang terintegrasi dan ditargetkan untuk jalur kereta api Bandar Tinggi-Kuala Tanjung akan tuntas akhir tahun ini.

  • Rabu, 17 Jan 2018 04:27

    KPK Diminta Sadap Proses Pengadaan Logistik Pilgubsu

    Ketua Umum DPP Gerakan Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara (GAMSU) Ali Muksin meminta KPK melakukan penyadapan terhadap proses pengadaan logistik pelaksanaan pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) tahun 2018.

  • Selasa, 16 Jan 2018 14:18

    Di Konser Naif, Tengku Erry Ikut Berdiri Menikmati Alunan Musik 70-an

    Penampilan Band Naif dengan nuansa lagu tahun 70-an menarik perhatian Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi bersama puluhan ribu penonton di Lanud Soewondo, Polonia, Medan, Minggu 14 Januari 2018.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir