Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Presiden GAGAK Berharap Kabareskrim Baru Jenderal Berjiwa Santri

Presiden GAGAK Berharap Kabareskrim Baru Jenderal Berjiwa Santri

Kamis, 07 Nov 2019 19:19
Dibaca: 185 kali
drberita/istimewa
Presiden GAGAK Safrizal Elbatubara.
DRberita | Presiden Gerakan Aku Geram dan Anti Koruptor (GAGAK) Safrizal Elbatubara berharap Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz bisa memilih sosok ideal untuk menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri. Ia berharap figur Kabareskrim yang terpilih bisa menjadi idola semua pihak dan berjiwa santri.

"Ketika anggota (ada yang khilaf dan salah) dia tidak malu memohon maaf kepada rakyat, baik secara langsung maupun melalui media. Figur demikian juga menjadi momok bagi siapa saja yang ingin melakukan tindak kejahatan terlebih korupsi," ucap Safrizal dalam keterangan persnya diterima wartawan, Kamis 7 November 2019.

"Kabareskrim harus orang yang ideal, dan bisa membangun silaturohim dengan berbagai pihak, baik di pemerintah maupun di kalangan masyarakat. Terlebih lagi tidak canggung duduk dengan semua lapisan masyarakat, penyapu jalan, supir angkot, abang betor, penggali kubur dan tokoh-tokoh agama," sambungnya.

Safrizal juga meminta agar sosok Kabareskrim yang baru bisa menjaga nama baik institusi Kepolisian. Institusi Kepolisian ke depan wajib lebih independen, profesional dan meredam potensi-potensi kekerasan dalam mengawal demokrasi.

Idham Azis bisa berkomunikasi dengan baik dengan semua pihak, sebelum menentukan siapa Kabareskrim baru. Sebuah keniscayaan Kapolri mendengarkan masukan dari masyarakat. Menurut Wakil Sekretaris PC NU Kota Medan, ini hal itu telah dilakukan oleh Idham.

"Kenapa figur jenderal yang berjiwa santri yang saya harapkan? Karena santri itu kecenderungannya bekerja dengan hati, dan hatinya berkekalan beserta Tuhannya. Tentunya anak bangsa ini telah mengetahui secara gamblang figur jenderal yang berjiwa santri itu," kata Safrizal.

Figur jenderal santri yang ideal untuk menjadi Kabareskrim, lanjut Sekretaris PW Gerakan Pemuda Ansor Sumut, ini harus membuka diri selebar-lebarnya baik secara langsung melalui berbagai kegiatan rutin yang digelar atau melalui media-media sosial dia rajin menyapa rakyat.

"Dia konsisten sampai saat ini sebagai Kapolda bersilaturohim ke segenap lapisan masyarakat, menghormati tokoh-tokoh dan pemuka agama dan tidak malu secara tulus meminta maaf kepada rakyat apabila ada anggotanya yang melakukan kesalahan dalam bertugas dan langsung menindaknya secara tegas sesuai peraturan. Kapolda dimanakah dia? Silahkan tebak," kata Rizal.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, penunjukan Kabareskrim Polri akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

"Beberapa hari lagi, Insya Allah. Ini menjadi prioritas beliau (Kapolri Jenderal Pol Idham Azis)," ucap Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa 5 November 2019. Seperti diketahui, posisi Kabareskrim sebelumnya diisi oleh Idham Azis. Namun, Idham kemudian ditunjuk menjadi Kapolri.

Iqbal mengatakan bahwa penentuan posisi Kabareskrim merupakan hak prerogatif Kapolri. Namun, mekanismenya juga harus melalui Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Mabes Polri. (art/drc)

Editor: admin

T#g:bareskrim polrijenderal idham azizpolripresiden gagal safrizal elbatubara
Berita Terkait
  • Senin, 18 Nov 2019 00:34

    Dugaan Korupsi UIN Sumut: OMMBAK Akan Demo di Mabes Polri

    Supervisi KPK ke Polda Sumut dalam penanganan kasus dugaan korupsi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara sepertinya tidak berjalan maksimal. LSM OMMBAK berencana akan melakukan aksi unjuk rasa di Mabes Polri.

  • Selasa, 22 Okt 2019 19:08

    Ari Dono Jadi Plt Kapolri

    Jenderal Tito Karnavian diberhentikan dari jabatan Kapolri, Selasa 22 Oktober 2019. Penggantinya Komjen Ari Dono sebagai pelaksana tugas (Plt).

  • Minggu, 29 Sep 2019 23:42

    Awas, Ada Maling Keliaran di Istana Maimun

    Devi menceritakan, ia berkunjung ke Istana Maimun untuk bermain bersama anaknya. Mobil sedan miliknya lalu ia parkirkan. Setelah beberapa lama berada di Istana Maimun, kemudian ia balik bersama anaknya.

  • Sabtu, 17 Agu 2019 01:25

    IJTI Kecam Intimidasi Oknum Aparat Kepada Jurnalis di Demo Buruh

    Kali ini menimpa sejumlah jurnalis dari media online dan TV, yang tengah meliput elemen buruh yang akan menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, pada Jumat 16 Agustus 2019.

  • Sabtu, 17 Agu 2019 01:12

    AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Polisi Terhadap Jurnalis di Demo Buruh

    Sejumlah jurnalis mengalami kekerasan dan intimidasi oleh aparat kepolisian saat meliput massa pengunjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR Jakarta, Jumat 16 Agustus 2019. Sedikitnya enam jurnalis mengalami kekerasan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir