• Home
  • Politik
  • Pilpres 2019: Jokowi Vs Gatot Bisa Terjadi

Pilpres 2019: Jokowi Vs Gatot Bisa Terjadi

Minggu, 22 Apr 2018 12:58
Dibaca: 165 kali
drberita/istimewa
Joko Widodo dan Gatot Nurmantyo.
DINAMIKARAKYAT - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memprediksi akan terjadi pertarungan antara Joko Widodo dengan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, bukan Prabowo Subianto, di pemilihan presiden 2019.

"Dugaan saya poros itu akan, dugaan ya namanya, dugaan ndak anu, cuma berdasar pikiran rasional saja. Dugaan saya poros akan tetap dua, poros keduanya nanti Gatot," kata Mahfud saat ditemui di kantor Para Syndicate, Jakarta, dikutip cnnindonesia, kemarin.

Mahfud menyampaikan memang Prabowo sudah mendeklarasikan diri maju sebagai calon presiden. Namun selama ini belum pernah membantah akan mengusung calon presiden lain.

Mantan Ketua Tim Pemenangan Prabowo di Pilpres 2014 itu lalu mengalihkan sorotan ke Gatot. Kata dia, saat ini Gatot sedang gencar menjaring dukungan dan sudah ada kelompok-kelompok simpatisan yang bergerak mengusung.

"Gatot selalu mengatakan, 'Saya siap!' dan yang mendukung juga muncul," tuturnya.

Dia bilang belum bisa memprediksi siapa pendamping Gatot dalam pertarungan itu. Namun menurutnya sudah ada kelompok seperti 212 yang menyandingkan Gatot dengan Anies Baswedan dan Tuan Guru Bajang.

Mahfud juga menduga ini masih bisa berubah karena politik selalu dinamis. Dia juga menjelaskan bisa saja ada perubahan di detik-detik akhir pendaftaran capres-cawapres.

"Mungkin saat-saat terakhir bisa perubahan tiba-tiba. Namanya politik, kalau hitung-hitungannya sudah macet, 'Oh, begini kesimpulannya,' bisa berbalik," ucap Mahfud.

Gatot Nurmantyo harus mendapat dukungan dari sejumlah partai agar bisa menjadi calon presiden di Pemilu 2019.

Mantan Panglima TNI itu minimal harus mendapat dukungan dari gabungan partai yang memiliki 20 persen kursi DPR atau 25 persen perolehan suara sah nasional. Saat ini, Gatot hanya mengandalkan sejumlah kelompok relawannya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:gatot nurmantyopilpres 2019Presiden Jokowi
Berita Terkait
  • Senin, 14 Mei 2018 01:02

    Pilpres: Golkar Ingin Sosok Airlangga ataupun JK

    Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham merasa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berpengalaman untuk memilih pasangan untuk menghadapi Pilpres 2019 mendatang.

  • Senin, 07 Mei 2018 01:04

    IMM: Pemko Medan Terlalu Berlebihan Sikapi Atribut #2019GantiPresiden

    Tagar #2019GantiPresiden, #2019TetapJokowi atau #Jokowi2Periode merupakan pendapat rakyat secara konstitusional mengingat pemilihan presiden memang akan dilaksanakan pada tahun 2019.

  • Rabu, 02 Mei 2018 00:30

    Kontrak Politik: Presiden KSPI Serukan Buruh Menangkan Prabowo di Pilpres 2019

    Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta kepada seluruh elemen massa konfederasi buruh yang tergabung dalam KSPI berkomitmen dan bekerja keras memenangkan Prabowo Subianto sebagai presiden di 2019.

  • Senin, 30 Apr 2018 23:41

    Kader Partai Hanura Jabar Rame-rame Pindah ke Demokrat

    Puluhan pengurus Partai Hanura mulai dari tingkat DPD, DPC dan PAC hijrah ke Partai Demokrat Jawa Barat, karena kecewa dengan kekisruhan di internal partai sehingga memilih untuk mundur dan bergabung dengan partai berlambang bintang mercy.

  • Senin, 16 Apr 2018 16:09

    Ada Prabowo dan Gatot Dihut Kopassus ke 66

    Berbeda dengan JS Prabowo dan Prabowo Subianto yang pernah berdinas sebagai prajurit Kopassus, Gatot adalah warga kehormatan dari pasukan elite tersebut. Pria kelahiran Tegal itu mendapatkan brevet komando dan baret merah saat menjabat sebagai Kepala Staf

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir