Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Pilpres 2019: Jokowi Vs Gatot Bisa Terjadi

Pilpres 2019: Jokowi Vs Gatot Bisa Terjadi

Minggu, 22 Apr 2018 12:58
Dibaca: 248 kali
drberita/istimewa
Joko Widodo dan Gatot Nurmantyo.
DINAMIKARAKYAT - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memprediksi akan terjadi pertarungan antara Joko Widodo dengan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, bukan Prabowo Subianto, di pemilihan presiden 2019.

"Dugaan saya poros itu akan, dugaan ya namanya, dugaan ndak anu, cuma berdasar pikiran rasional saja. Dugaan saya poros akan tetap dua, poros keduanya nanti Gatot," kata Mahfud saat ditemui di kantor Para Syndicate, Jakarta, dikutip cnnindonesia, kemarin.

Mahfud menyampaikan memang Prabowo sudah mendeklarasikan diri maju sebagai calon presiden. Namun selama ini belum pernah membantah akan mengusung calon presiden lain.

Mantan Ketua Tim Pemenangan Prabowo di Pilpres 2014 itu lalu mengalihkan sorotan ke Gatot. Kata dia, saat ini Gatot sedang gencar menjaring dukungan dan sudah ada kelompok-kelompok simpatisan yang bergerak mengusung.

"Gatot selalu mengatakan, 'Saya siap!' dan yang mendukung juga muncul," tuturnya.

Dia bilang belum bisa memprediksi siapa pendamping Gatot dalam pertarungan itu. Namun menurutnya sudah ada kelompok seperti 212 yang menyandingkan Gatot dengan Anies Baswedan dan Tuan Guru Bajang.

Mahfud juga menduga ini masih bisa berubah karena politik selalu dinamis. Dia juga menjelaskan bisa saja ada perubahan di detik-detik akhir pendaftaran capres-cawapres.

"Mungkin saat-saat terakhir bisa perubahan tiba-tiba. Namanya politik, kalau hitung-hitungannya sudah macet, 'Oh, begini kesimpulannya,' bisa berbalik," ucap Mahfud.

Gatot Nurmantyo harus mendapat dukungan dari sejumlah partai agar bisa menjadi calon presiden di Pemilu 2019.

Mantan Panglima TNI itu minimal harus mendapat dukungan dari gabungan partai yang memiliki 20 persen kursi DPR atau 25 persen perolehan suara sah nasional. Saat ini, Gatot hanya mengandalkan sejumlah kelompok relawannya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:gatot nurmantyopilpres 2019Presiden Jokowi
Berita Terkait
  • Kamis, 09 Agu 2018 09:57

    Kata Fadli Zon, Bukan Mahar Tapi Logistik

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membantah tudingan yang dilayangkan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief terkait mahar sebesar Rp500 miliar dari Sandiaga Uno untuk PAN dan PKS agar menjadi cawapres Prabowo Subianto.

  • Kamis, 09 Agu 2018 09:36

    Pagi Ini Prabowo Dijadwalkan Jumpa SBY

    Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan menerima Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Kamis 9 Agustus 2018, pagi ini di kediamannya. Begini suasana di sekitar kediaman SBY jelang pertemuan.

  • Selasa, 31 Jul 2018 08:27

    Demokrat Koalisi Gerindra, Hinca: Kali ini kami turun full

    Berbeda saat 2014 lalu ketika Demokrat tidak mendukung salah satu pasangan calon, baik itu Joko Widodo-Jusuf Kalla atau Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

  • Minggu, 29 Jul 2018 00:34

    AHY Selalu Diunggulkan Sebagai Cawapres

    Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Didi Irawadi mengatakan nama AHY juga masih terus dibicarakan dengan koalisi yang akan dibentuk oleh partainya dan kawan-kawan.

  • Minggu, 22 Jul 2018 17:33

    Massa #2019TetapJokowi Kalah Banyak dengan Massa #2019GantiPresiden

    Massa #2019TetapJokowi yang mengambil lokasi di Jalan Masjid Raya, persisnya di sisi kiri Masjid Raya dan di depan Taman Sri Deli Kota Medan, kalah banyak dengan massa #2019GantiPresiden yang posisinya di badan Jalan SM. Raja Medan, persisnya di depan Mas

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir