Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Pilpres: Golkar Ingin Sosok Airlangga ataupun JK

Pilpres 2019

Pilpres: Golkar Ingin Sosok Airlangga ataupun JK

Senin, 14 Mei 2018 01:02
Dibaca: 187 kali
drberita/istimewa
Sekjen Golkar Idrus Marhan.
DINAMIKARAKYAT - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham merasa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berpengalaman untuk memilih pasangan untuk menghadapi Pilpres 2019 mendatang.

Ia meyakini Jokowi tentu memahami sosok-sosok yang seperti apa yang dibutuhkan ke depan.

"Artinya tidak belajar lagi, pasti beliau sudah memahami apa-apa calon wakil presiden yang dibutuhkan," kata Idrus kepada wartawan usai melakukan kunjungan ke Kampung Siaga Bencana di Desa Umbulharjo, Kabupaten Sleman, DIY, Sabtu 12 Mei 2018.

Ia menjelaskan, kebutuhan itu tentu terkait dengan elektabilitas maupun kepemimpinan. Selain itu, Idrus menekankan, yang paling penting sosok-sosok itu memiliki suasana kebatinan yang menyatu dengan Jokowi.

Sehingga, lanjut Idrus, betul-betul kekompakan ke depan yang memastikan produktivitas Kabinet Kerja semakin terjamin. Namun, ia mengakui, Golkar tentu ingin ada sosok Ketua Umumnya, Airlangga Hartanto, ataupun Jusuf Kalla di sana.

"Tapi ini semua kepada Pak Jokowi, kita serahkan kepada Pak Jokowi, biar Pak Jokowi yang nanti akan membuat satu perumusan-perumusan parameter yang menentukan cawapresnya," ujar Idrus.

Setelah itu, barulah diundang ketua-ketua umum partai-partai koalisi untuk membicarkan secara bersama-sama yang akan didorong maju sebagai cawapres. Ia mengaku sangat yakin kalau itu yang akan dilakukan Jokowi.

Meski begitu, ia menyadari kalau kepentingan partai-partai pendukung tentu memiliki aspirasi-aspirasi tersendiri. Namun, Idrus menekankan aspirasi-aspirasi itu sampai saat ini belum terekam semua.

"Karena memang tahapannya belum, biasanya masyarakat kita sekarang ini masih tahapan pilkada-pilkada, mereka masih sibuk tentang pilkada," kata Idrus.

Ia memperkirakan, setelah pemilihan kepala daerah selesai akan ada dinamika-dinamika yang lebih tinggi terkait itu. Tetapi, Idrus mengingatkan jika aspirasi-aspirasi partai koalisi memang harus dihargai.

"Kita belum, tapi aspirasi-aspirasi ini yang harus kita hargai, yang namanya partai politik ingin ketua umumnya, tapi tentu ada aspirasi-aspirasi lain juga kan ada, patut kita dengarkan," ujar Idrus. (republika/drc)

Editor: admin

T#g:partai golkarpilpres 2019Presiden Jokowi
Berita Terkait
  • Kamis, 09 Agu 2018 09:57

    Kata Fadli Zon, Bukan Mahar Tapi Logistik

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membantah tudingan yang dilayangkan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief terkait mahar sebesar Rp500 miliar dari Sandiaga Uno untuk PAN dan PKS agar menjadi cawapres Prabowo Subianto.

  • Kamis, 09 Agu 2018 09:36

    Pagi Ini Prabowo Dijadwalkan Jumpa SBY

    Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan menerima Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Kamis 9 Agustus 2018, pagi ini di kediamannya. Begini suasana di sekitar kediaman SBY jelang pertemuan.

  • Selasa, 31 Jul 2018 08:27

    Demokrat Koalisi Gerindra, Hinca: Kali ini kami turun full

    Berbeda saat 2014 lalu ketika Demokrat tidak mendukung salah satu pasangan calon, baik itu Joko Widodo-Jusuf Kalla atau Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

  • Minggu, 29 Jul 2018 00:34

    AHY Selalu Diunggulkan Sebagai Cawapres

    Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Didi Irawadi mengatakan nama AHY juga masih terus dibicarakan dengan koalisi yang akan dibentuk oleh partainya dan kawan-kawan.

  • Rabu, 25 Jul 2018 00:06

    Solahuddin Nasution Mundur dari Partai Golkar

    Penyerahan surat pengunduran diri Solahuddin diterima langsung oleh Plt Ketua Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan Sekretaris Irham Buana Nasution, pada rapat pleno di Kantor DPD Partai Golkar Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir