• Home
  • Politik
  • Pilpres: Golkar Ingin Sosok Airlangga ataupun JK

Pilpres 2019

Pilpres: Golkar Ingin Sosok Airlangga ataupun JK

Senin, 14 Mei 2018 01:02
Dibaca: 71 kali
drberita/istimewa
Sekjen Golkar Idrus Marhan.
DINAMIKARAKYAT - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham merasa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berpengalaman untuk memilih pasangan untuk menghadapi Pilpres 2019 mendatang.

Ia meyakini Jokowi tentu memahami sosok-sosok yang seperti apa yang dibutuhkan ke depan.

"Artinya tidak belajar lagi, pasti beliau sudah memahami apa-apa calon wakil presiden yang dibutuhkan," kata Idrus kepada wartawan usai melakukan kunjungan ke Kampung Siaga Bencana di Desa Umbulharjo, Kabupaten Sleman, DIY, Sabtu 12 Mei 2018.

Ia menjelaskan, kebutuhan itu tentu terkait dengan elektabilitas maupun kepemimpinan. Selain itu, Idrus menekankan, yang paling penting sosok-sosok itu memiliki suasana kebatinan yang menyatu dengan Jokowi.

Sehingga, lanjut Idrus, betul-betul kekompakan ke depan yang memastikan produktivitas Kabinet Kerja semakin terjamin. Namun, ia mengakui, Golkar tentu ingin ada sosok Ketua Umumnya, Airlangga Hartanto, ataupun Jusuf Kalla di sana.

"Tapi ini semua kepada Pak Jokowi, kita serahkan kepada Pak Jokowi, biar Pak Jokowi yang nanti akan membuat satu perumusan-perumusan parameter yang menentukan cawapresnya," ujar Idrus.

Setelah itu, barulah diundang ketua-ketua umum partai-partai koalisi untuk membicarkan secara bersama-sama yang akan didorong maju sebagai cawapres. Ia mengaku sangat yakin kalau itu yang akan dilakukan Jokowi.

Meski begitu, ia menyadari kalau kepentingan partai-partai pendukung tentu memiliki aspirasi-aspirasi tersendiri. Namun, Idrus menekankan aspirasi-aspirasi itu sampai saat ini belum terekam semua.

"Karena memang tahapannya belum, biasanya masyarakat kita sekarang ini masih tahapan pilkada-pilkada, mereka masih sibuk tentang pilkada," kata Idrus.

Ia memperkirakan, setelah pemilihan kepala daerah selesai akan ada dinamika-dinamika yang lebih tinggi terkait itu. Tetapi, Idrus mengingatkan jika aspirasi-aspirasi partai koalisi memang harus dihargai.

"Kita belum, tapi aspirasi-aspirasi ini yang harus kita hargai, yang namanya partai politik ingin ketua umumnya, tapi tentu ada aspirasi-aspirasi lain juga kan ada, patut kita dengarkan," ujar Idrus. (republika/drc)

Editor: admin

T#g:partai golkarpilpres 2019Presiden Jokowi
Berita Terkait
  • Senin, 07 Mei 2018 01:04

    IMM: Pemko Medan Terlalu Berlebihan Sikapi Atribut #2019GantiPresiden

    Tagar #2019GantiPresiden, #2019TetapJokowi atau #Jokowi2Periode merupakan pendapat rakyat secara konstitusional mengingat pemilihan presiden memang akan dilaksanakan pada tahun 2019.

  • Rabu, 02 Mei 2018 00:30

    Kontrak Politik: Presiden KSPI Serukan Buruh Menangkan Prabowo di Pilpres 2019

    Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta kepada seluruh elemen massa konfederasi buruh yang tergabung dalam KSPI berkomitmen dan bekerja keras memenangkan Prabowo Subianto sebagai presiden di 2019.

  • Senin, 30 Apr 2018 23:41

    Kader Partai Hanura Jabar Rame-rame Pindah ke Demokrat

    Puluhan pengurus Partai Hanura mulai dari tingkat DPD, DPC dan PAC hijrah ke Partai Demokrat Jawa Barat, karena kecewa dengan kekisruhan di internal partai sehingga memilih untuk mundur dan bergabung dengan partai berlambang bintang mercy.

  • Minggu, 22 Apr 2018 12:58

    Pilpres 2019: Jokowi Vs Gatot Bisa Terjadi

    Mantan Panglima TNI itu minimal harus mendapat dukungan dari gabungan partai yang memiliki 20 persen kursi DPR atau 25 persen perolehan suara sah nasional. Saat ini, Gatot hanya mengandalkan sejumlah kelompok relawannya.

  • Senin, 16 Apr 2018 15:17

    Merasa Cocok, Politisi PAN dan PPP Hijrah ke PBB

    Sejumlah politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Khittah dan politikus PAN berhijrah ke Partai Bulan Bintang (PBB), besutan Yusril Ihza Mahendra. menjelang Pemilu 2019.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir