Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Pilpres: Golkar Ingin Sosok Airlangga ataupun JK

Pilpres 2019

Pilpres: Golkar Ingin Sosok Airlangga ataupun JK

Senin, 14 Mei 2018 01:02
Dibaca: 284 kali
drberita/istimewa
Sekjen Golkar Idrus Marhan.
DINAMIKARAKYAT - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham merasa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berpengalaman untuk memilih pasangan untuk menghadapi Pilpres 2019 mendatang.

Ia meyakini Jokowi tentu memahami sosok-sosok yang seperti apa yang dibutuhkan ke depan.

"Artinya tidak belajar lagi, pasti beliau sudah memahami apa-apa calon wakil presiden yang dibutuhkan," kata Idrus kepada wartawan usai melakukan kunjungan ke Kampung Siaga Bencana di Desa Umbulharjo, Kabupaten Sleman, DIY, Sabtu 12 Mei 2018.

Ia menjelaskan, kebutuhan itu tentu terkait dengan elektabilitas maupun kepemimpinan. Selain itu, Idrus menekankan, yang paling penting sosok-sosok itu memiliki suasana kebatinan yang menyatu dengan Jokowi.

Sehingga, lanjut Idrus, betul-betul kekompakan ke depan yang memastikan produktivitas Kabinet Kerja semakin terjamin. Namun, ia mengakui, Golkar tentu ingin ada sosok Ketua Umumnya, Airlangga Hartanto, ataupun Jusuf Kalla di sana.

"Tapi ini semua kepada Pak Jokowi, kita serahkan kepada Pak Jokowi, biar Pak Jokowi yang nanti akan membuat satu perumusan-perumusan parameter yang menentukan cawapresnya," ujar Idrus.

Setelah itu, barulah diundang ketua-ketua umum partai-partai koalisi untuk membicarkan secara bersama-sama yang akan didorong maju sebagai cawapres. Ia mengaku sangat yakin kalau itu yang akan dilakukan Jokowi.

Meski begitu, ia menyadari kalau kepentingan partai-partai pendukung tentu memiliki aspirasi-aspirasi tersendiri. Namun, Idrus menekankan aspirasi-aspirasi itu sampai saat ini belum terekam semua.

"Karena memang tahapannya belum, biasanya masyarakat kita sekarang ini masih tahapan pilkada-pilkada, mereka masih sibuk tentang pilkada," kata Idrus.

Ia memperkirakan, setelah pemilihan kepala daerah selesai akan ada dinamika-dinamika yang lebih tinggi terkait itu. Tetapi, Idrus mengingatkan jika aspirasi-aspirasi partai koalisi memang harus dihargai.

"Kita belum, tapi aspirasi-aspirasi ini yang harus kita hargai, yang namanya partai politik ingin ketua umumnya, tapi tentu ada aspirasi-aspirasi lain juga kan ada, patut kita dengarkan," ujar Idrus. (republika/drc)

Editor: admin

T#g:partai golkarpilpres 2019Presiden Jokowi
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Feb 2019 23:33

    Caleg Demokrat Tantang Jokowi dan Prabowo Datang ke Bandar Pulau

    Calon legislatif DPRD Provinsi Sumatera Utara, nomor urut 7 Muhammad Arief Tampubolon SH, dapil Sumut 5, dari Partai Demokrat, menantang kedua calon presiden Jokowi dan Prabowo untuk datang ke Kantor Camat Bandar Pulau, Kabupaten Asahan.

  • Senin, 04 Feb 2019 23:30

    Andi Arif: Jokowi memebuat malu Indonesia di mata Rusia

    Andi menuding pengetahuan Jokowi terbatas karena hanya sekadar menyamakan gaya kampanye Prabowo Subianto dengan Donald Trump di Pilpres Amerika.

  • Kamis, 24 Jan 2019 17:10

    MK Tolak Permohonan "Citra Diri" PSI

    Mahkamah mengatakan UU 48/2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden telah menjelaskan kampanye yang menampilkan citra diri calon atau pasangan calon tanpa mencantumkan visi, misi, atau programnya, dapat terhindar dari pengawasan penyelenggara Pem

  • Kamis, 24 Jan 2019 16:55

    Usai Bertemu TKN Jokowi-Amin, Dubes UE Tegaskan Netral di Pilpres

    Kata Vincent Guerend usai pertemuan 21 duta besar (dubes) negara-negara Eropa dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta Selatan.

  • Senin, 24 Des 2018 12:55

    Prabowo-Sandi Doakan Tsunami Tidak Lagi Terjadi di NKRI

    Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan secara pribadi dirinya mendoakan agar bencana tsunami susulan tidak terjadi lagi di seluruh wilayah NKRI (Indonesia).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir