• Home
  • Politik
  • Merasa Cocok, Politisi PAN dan PPP Hijrah ke PBB

Merasa Cocok, Politisi PAN dan PPP Hijrah ke PBB

Senin, 16 Apr 2018 15:17
Dibaca: 242 kali
drberita/istimewa
Ketua Umum PBB Yusril Izha Mahendra.
DINAMIKARAKYAT - Sejumlah politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Khittah dan politikus PAN berhijrah ke Partai Bulan Bintang (PBB), besutan Yusril Ihza Mahendra. menjelang Pemilu 2019. Politikus PPP yang bergabung ke PBB berasal dari kubu Romahurmuziy dan Djan Faridz.

Sejumlah politisi PPP Khittah yang hadir ke kantor DPP PBB, Pasar Minggu, dan bergabung ke PBB, di antaranya, Waketum PPP kubu Romahurmuziy Tamam Achda, mantan sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani dan Anwar Sanusi. Sementara itu, politisi senior PAN yang bergabung ke PBB  adalah Djoko Edi Abdurrahman.

Ahmad Yani mengatakan, kedatangannya dan politisi PPP Khittah ke PBB tidak dalam konteks sakit hati atau marah atas kepemimpinan PPP Romahurmuziy ataupun kepemimpinan Djan Faridz.

"Kita melihat PPP Khittah ini paradigmanya sama dengan PBB. PBB ini merupakan rumah besarnya umat Islam. Kami merasa cocok dengan PBB," kata mantan anggota Komisi III DPR ini, Senin (16/4).

Yani menegaskan, pihaknya yang resmi bergabung dengan PBB pun siap berjuang bersama kader PBB agar partai berlambang bulan bintang itu bisa memenangkan Pemilu 2019. Politikus PPP yang bergabung ke PBB merupakan politisi PPP dari kubu Romi dan kubu Djan Faridz. Yani menjelaskan, ada sekitar 30 mantan pengurus dan elite PPP yang hijrah pindah ke PBB.

"Persoalan Islam dan kenegaraan yang diperjuangkan oleh Yusril, klop dengan PPP Khittah. Kepentingan kami bukan kepentingan pragmatis. Begitu juga dengan ideologi dan pandangan politiknya dengan PBB," kata Yani.

Ia menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan mengonsolidasikan dengan PPP Khittah yang terstruktur hingga tingkat ranting agar bergabung dengan PBB. "Dalam waktu dekat akan kita konsolidasikan," ucapnya.

Sementara itu, Yusril Ihza Mahendra menyambut baik bergabungnya politisi PPP Khittah dan PAN ke PBB karena akan menambah energi baru. "PBB merupakan rumah besarnya umat Islam, jadi terbuka bagi siapa saja yang beragama Islam. Kecuali, kelompok penista agama dan PKI tidak kita terima," katanya.

Menurut dia, banyak kader PPP yang memiliki pandangan yang sama dengan PBB, terkait persoalan Islam dan kebangsaan. "Mereka pun support agar PBB menjadi partai yang besar," katanya.

Tak hanya Ahmad Yani dan Tamam Achda yang ingin bergabung dengan PPP. Politisi PPP lainnya, seperti Abraham Lunggana atau Haji Lulung, sudah menghubunginya secara langsung.

Haji Lulung merupakan Ketua DPW PPP DKI yang juga Wakil Ketua DPRD DKI periode 2014-2019. "Beliau-beliau ini sudah mengatakan mendeklarasikan PPP Khittah. PBB akan menampung semua komponen umat Islam," ucap Yusril. (antara/drc)

Editor: admin

T#g:PANpbbpemilu 2019pileg 2019pilpres 2019PPPyusril izha mahendra
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Jul 2018 05:05

    Bupati Labuhanbatu dan 5 Orang Terjari OTT KPK di Bandara Soeta

    Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara, Pangonal Harahap terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pangonal diduga menerima suap berkaitan dengan proyek di dinas PUPR wilayahnya.

  • Rabu, 18 Jul 2018 04:11

    Partai Demokrat Daftar ke KPU Sumut Diiringi Musik Drumband "Anak Medan"

    DPD Partai Demokrat mendaftarkan calon anggota legislatif (caleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut). Pendaftaran diiringi musik drumband lagu "Anak Medan".

  • Minggu, 01 Jul 2018 23:03

    PWRI Medan Sebut Keluarga Mantan Direksi PTPN2 Terlibat Mafia Tanah

    Penyelesaian permasalah HGU diperpanjang seluas 56.341,85 hektar dan lahan HGU yang tidak diperpanjang seluas 5.873,06 hentar terindikasi ada keterlibatan mafia tanah bermainan.

  • Sabtu, 09 Jun 2018 02:51

    Jelang Idul Fitri, Bulog Sumut Impor 130 Ton Daging Kerbau Beku dari India

    Untuk memenuhi kebutuhan pasokan daging yang meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) I Sumut, ‎kembali mengimpor daging kerbau beku asal India sebanyak 130 ton.

  • Jumat, 08 Jun 2018 08:16

    Penukaran Uang Pecahan Kecil Jelang Idul Fitri Cukup Tunjukkan KTP Elektronik

    Untuk penukaran uang kecil juga dilakukan BI Sumut melalui loket mobile disejumlah pasar tradisional di Kota Medan mencapai Rp 1,1 miliar dan di loket-loket bank umum sebesar Rp 215,6 miliar.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir