• Home
  • Politik
  • Merasa Cocok, Politisi PAN dan PPP Hijrah ke PBB

Merasa Cocok, Politisi PAN dan PPP Hijrah ke PBB

Senin, 16 Apr 2018 15:17
Dibaca: 106 kali
drberita/istimewa
Ketua Umum PBB Yusril Izha Mahendra.
Perindo
DINAMIKARAKYAT - Sejumlah politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Khittah dan politikus PAN berhijrah ke Partai Bulan Bintang (PBB), besutan Yusril Ihza Mahendra. menjelang Pemilu 2019. Politikus PPP yang bergabung ke PBB berasal dari kubu Romahurmuziy dan Djan Faridz.

Sejumlah politisi PPP Khittah yang hadir ke kantor DPP PBB, Pasar Minggu, dan bergabung ke PBB, di antaranya, Waketum PPP kubu Romahurmuziy Tamam Achda, mantan sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani dan Anwar Sanusi. Sementara itu, politisi senior PAN yang bergabung ke PBB  adalah Djoko Edi Abdurrahman.

Ahmad Yani mengatakan, kedatangannya dan politisi PPP Khittah ke PBB tidak dalam konteks sakit hati atau marah atas kepemimpinan PPP Romahurmuziy ataupun kepemimpinan Djan Faridz.

"Kita melihat PPP Khittah ini paradigmanya sama dengan PBB. PBB ini merupakan rumah besarnya umat Islam. Kami merasa cocok dengan PBB," kata mantan anggota Komisi III DPR ini, Senin (16/4).

Yani menegaskan, pihaknya yang resmi bergabung dengan PBB pun siap berjuang bersama kader PBB agar partai berlambang bulan bintang itu bisa memenangkan Pemilu 2019. Politikus PPP yang bergabung ke PBB merupakan politisi PPP dari kubu Romi dan kubu Djan Faridz. Yani menjelaskan, ada sekitar 30 mantan pengurus dan elite PPP yang hijrah pindah ke PBB.

"Persoalan Islam dan kenegaraan yang diperjuangkan oleh Yusril, klop dengan PPP Khittah. Kepentingan kami bukan kepentingan pragmatis. Begitu juga dengan ideologi dan pandangan politiknya dengan PBB," kata Yani.

Ia menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan mengonsolidasikan dengan PPP Khittah yang terstruktur hingga tingkat ranting agar bergabung dengan PBB. "Dalam waktu dekat akan kita konsolidasikan," ucapnya.

Sementara itu, Yusril Ihza Mahendra menyambut baik bergabungnya politisi PPP Khittah dan PAN ke PBB karena akan menambah energi baru. "PBB merupakan rumah besarnya umat Islam, jadi terbuka bagi siapa saja yang beragama Islam. Kecuali, kelompok penista agama dan PKI tidak kita terima," katanya.

Menurut dia, banyak kader PPP yang memiliki pandangan yang sama dengan PBB, terkait persoalan Islam dan kebangsaan. "Mereka pun support agar PBB menjadi partai yang besar," katanya.

Tak hanya Ahmad Yani dan Tamam Achda yang ingin bergabung dengan PPP. Politisi PPP lainnya, seperti Abraham Lunggana atau Haji Lulung, sudah menghubunginya secara langsung.

Haji Lulung merupakan Ketua DPW PPP DKI yang juga Wakil Ketua DPRD DKI periode 2014-2019. "Beliau-beliau ini sudah mengatakan mendeklarasikan PPP Khittah. PBB akan menampung semua komponen umat Islam," ucap Yusril. (antara/drc)

Editor: admin

T#g:PANpbbpemilu 2019pileg 2019pilpres 2019PPPyusril izha mahendra
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Apr 2018 12:58

    Pilpres 2019: Jokowi Vs Gatot Bisa Terjadi

    Mantan Panglima TNI itu minimal harus mendapat dukungan dari gabungan partai yang memiliki 20 persen kursi DPR atau 25 persen perolehan suara sah nasional. Saat ini, Gatot hanya mengandalkan sejumlah kelompok relawannya.

  • Senin, 16 Apr 2018 16:40

    Film 22 Menit "Teror Thamrin" Akan Tayang 5 Juli

    Kepala Kepolisian Sektor Menteng Ajun Komisaris Besar Agus Rizal membenarkan Polda Metro Jaya sudah memberikan izin untuk pembuatan film di sekitar Sarinah.

  • Senin, 16 Apr 2018 15:54

    Ketua DPP Partai Hanura Sebut Pendiri PAN Politikus Comberan

    Menurutnya, pernyataan Amien yang mendikotomikan parpol di Indonesia sebagai parpol setan dan parpol Allah bukan bagian dari bentuk kebebasan di negara demokrasi.

  • Rabu, 11 Apr 2018 16:16

    Resmi, Prabowo Jadi Capres 2019

    Keputusan tersebut diambil usai mendengarkan aspirasi seluruh kader Gerindra yang hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Jawa Barat.

  • Senin, 09 Apr 2018 22:38

    Libur Lebaran Idul Fitri Akan Ditambah

    Anggota Komisi V DPR Syarif Alkadrie mendukung rencana pemerintah untuk menambah cuti libur lebaran. Hal itu menurutnya bisa meminimalisasi jumlah pekerja yang bolos menjelang cuti lebaran.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir