• Home
  • Politik
  • Menteri Airlangga Resmikan Peluncuran Program Pendidikan Vokasi Industri di Sumut

Menteri Airlangga Resmikan Peluncuran Program Pendidikan Vokasi Industri di Sumut

Selasa, 03 Okt 2017 19:53
Dibaca: 194 kali
drberita/istimewa
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.
DINAMIKARAKYAT - Program pendidikan vokasi industri resmi diluncurkan di Provinsi Sumatera Utara, dalam rangka membangun 'Link and Match' antara SMK dengan Industri di Sumatera Bagian Utara.

Pelucuran tersebut meliputi Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, dan Kepulauan Riau, di PT Medan Sugar Industri, Jalan Pulau Tanah Masa, KIM Tahap 2, Deliserdang, Sumatera Utara, Senin 2 Oktober 2017.

Hadir dalam acara Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, program vokasi industri di Provinsi Sumut terkendala dengan terbatasnya jumlah industri besar dan sedang. Akibatnya jumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dibina sangat kecil dibandingkan jumlah sekolah yang ada di provinsi.

Untuk itu, Kementerian Perindustrian menargetkan, sampai dengan tahun 2019 sebanyak 1.775 SMK yang akan dibina dan berkerjasama dengan perusahaan industri yang tersertifikasi dengan hasil sebanyak 845.000 orang.

"Setelah peluncuran pada hari ini telah tercapai sebanyak 1.240 SMK dengan 412 perusahaan industri," sebut Airlangga.

Dia mengatakan program vokasi industri ini merupakan tindaklanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi SMK.

"Kementerian Perindustrian meluncurkan program pendidikan vokasi industri dalam rangka membangun link and match antara SMK dengan Industri, dengan harapan SMK ke depan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja sesuai kebutuhan industri," sebutnya.

Peluncuran program pendidikan vokasi industri di Sumut setelah dilaksanakan di wilayah Pulau Jawa melalui beberapa tahap. Tahap 1 di Jawa Timur, melibatkan 50 perusahaan industri dan 234 SMK oleh Bapak Wakil Presiden.

Tahap ke 2 di Jawa Tengah, melibatkan 117 perusahaan industri dan 392 SMK oleh kami bersama dengan Mendikbud. Tahap ke-III di Jawa Barat, melibatkan 141 perusahaan industri dan 393 SMK oleh Bapak Presiden Rl.

"Hari ini adalah tahap lanjutan di Sumatera Bagian Utara, di mana dilakukan penandatanganan perjanjian antara industri dengan SMK. Jumlahnya 104 perusahaan industri dengan 221 SMK yang diantaranya adalah 52 perusahaan di Sumut bekerjasama dengan 113 SMK," katanya.

Berdasarkan hasil evaluasi tercatat beberapa permasalahan yang ditemui pada SMK, seperti kurikulum pendidikan yang digunakan belum mengakomodir kebutuhan kompetensi di industri dan masih bersifat broadbased.

Sementara industri membutuhkan kompetensi yang lebih spesialis. Kemudian, peralatan praktikum di SMK kurang memadai dari segi jumlah dan teknologinya sangat tertinggal dari industri.

"Belum lagi jumlah guru bidang studi produktif masih sangat terbatas hanya 22% dari jumlah guru SMK dan kurang memiliki pengalaman dalam hal praktik di industri," sebutnya.

Setelah Wilayah Sumatera bagian Utara, peluncuran Program Vokasi Industri akan diteruskan secara bertahap untuk provinsi DKI Jakarta dan Banten, serta Sumatera Bagian Selatan, meliputi Provinsi Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung. (art/drc)

Editor: admin

T#g:airlangga hartartodinas pendidikan sumutindustri medanmenteri perindustrianPemprov Sumutsiswa smk
Berita Terkait
  • Kamis, 10 Mei 2018 00:55

    Main Judi, Peserta Lelang Jabatan Eselon 2 Pemprov Sumut Ditangkap Polisi

    Peserta lelang lajabatan eselon 2 Pemprov Sumut itu ditangkap saat sedang bermain judi bersama beberapa PNS lainnya di warung depan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut, Rabu 9 Mei 2018.

  • Senin, 07 Mei 2018 01:02

    Pesta Rakyat: Pemberian CSR dan Undian Rp1 Miliar Bank Sumut

    Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyerahkan dana bantuan CSR alokasi Pemprovsu dengan jumlah Rp 1.648.415.000 dan undian Gebyar Martabe Bank Sumut senilai Rp1 miliar.

  • Senin, 09 Apr 2018 21:09

    Pejabat Eselon 3 Pemprov Sumut yang Dilantik dari 24 OPD

    Pelantikan tersebut turut dihadiri Plt Sekdaprovsu Ibnu S. Hutomo, para asisten dan staf ahli gubernur, pimpinan OPD dan ASN di lingkungan Pemprov Sumut.

  • Senin, 09 Apr 2018 20:50

    Gubernur Sumut Lantik 99 Pejabat Eselon 3

    Selain itu mutasi juga dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi perubahan nomenklatur karena ada beberapa OPD yang berubah nomenklaturnya dan juga ada nomenklatur baru, terutama UPT-UPT yang baru.

  • Rabu, 04 Apr 2018 23:12

    Kadis Pendidikan Sumut Ajak Wartawan Ikut Awasi PPDB Online 2018

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengirim surat balasan kepada Gubernur Sumut, hal penyelesaian penerimaan PPDB secara ilegal atau 'siluman' di SMA Negeri 2 Medan dan SMA Negeri 13 Medan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir