Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Menjuah-juah Jalan Tol & Layang Medan-Berastagi

Menjuah-juah Jalan Tol & Layang Medan-Berastagi

Oleh: Artam
Rabu, 28 Agu 2019 01:16
Dibaca: 230 kali
drberita/istimewa
Anggota DPRD Sumut dan Forum Masyarakat Nasional (Formanas).
DRBerita | Jalan tol dan layang Medan-Berastagi kini menjadi janji pasti yang harus ditetapi. Teransaksi ekonomi tidak bisa dihindari untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Jika itu tidak terpenuhi akan ada sanksi yang bakal terjadi.

Hari itu, Selasa 27 Agustus 2019, di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, menjadi hari yang bersejarah bagi masyarakat di enama kabupaten di Sumatera Utara. Yaitu, masyarakat Kabupaten Karo, Pakpak Bharat, Dairi, Simalungun, Humbahas dan Samosir.

Menjuah-juah! Kata mereka yang datang berjumlah ratusan orang. Mereka datang dengan mengendarai belasan kenderaan bermotor. Ada mobil bus, truk, pick up, mini bus dan sepeda motor. Hanya satu tuntutan mereka, yaitu meminta pemerintah segera mengabulkan permintaan mereka, selesaikan pembangunan Jalan Tol dan Layang Medan-Berastagi.

Salah satu dari inisiator pembangunan Jalan Tol dan Layang Medan-Berastagi, Jesaya Tarigan mengatakan, ratusan orang yang datang ke Gedung DPRD Sumut, ini hanya meminta kepastian dari pemerintah melalui wakil rakyat.

"Kami datang hari ini dari semua etnis dan suku. Forum Masyarakat Nasional (Formanas). Elemen masyarakat semuanya menyatu di sini, mendukung pembangunan jalan tol dan layang Medan-Berastagi. Tidak lebih dan tidak kurang. Ini jalur urat nadi perekonomian kami dan masyarakat di Kota Medan," tuturnya.

Jesaya juga mengatakan, sebelum mereka datang ke DPRD Sumut, mereka juga sudah mendatangi Istana Negara di Jakarta. "Saya salah satu inisiatornya. Ini sangat fital, dan ini bisa dikatakan kebutuhan sangat mendesak," cetusnya.

Jalan Medan-Berastagi diketahui merupakan akses utama menuju Kota Medan. Jarak tempuhnya sekira 70 KM. Sampai saat ini masih digunakan masyarakat dan menjadi jalur paling sibuk di Sumatera Utara. Juga menjadi jalur bagi masyarakat dari kabupaten lainnya di Provinsi Aceh.

Sound sistem terus berdering. Alunan musik dan lagu ciri khas daerah mengayun suasana. Jesaya sebagai korlap aksi Formanas, mulai memanggil satu persatu perwakilan dari elemen masyarakat. Mereka kemudian dipersilahkan untuk menyampaikan aspirasinya masing-masing.

Tetapi musik sesaat terhenti ketika Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman datang menghampiri. Terlihat juga Wakil Ketua Ruben Tarigan, anggota Sutrisno Pangaribuan, Layari Sinukaban, Siti Patimah, Leonard Samosir dan Sarma Hutajulu.

Layari dan Wagirin meminta musik dihidupkan kembali. Jasaya lalu memberi komando. Musik pun berlanjut dengan soud sistem di mobil pick up putih. Terlihat masyarakat dan anggota dewan bersama menari. Layari terlihat memberi uang kepada masyarakat berpaikan adat. "Tor-tor. Horas, menjuah-juah," ucap layari.

Beberapa menit menari, musik kemudian berhenti. Jesaya Tarigan kemudian menyampaikan kata-kata penghormatan kepada para wakil rakyat yang terhormat. Setelah itu dia meminta masing-masing perwakilan elemen masyarakat menyapaikan aspirasinya.

Seorang perwakilan dari elemen pedagang mengatakan, pembangunan jalan tol dan layang Medan-Berastagi sangat harus terpenuhi mengingat sumber bahan pokok datang dari karo. Tingginya volume kenderaan saat ini menjadi penyebab kemacetan arus lalu lintas.

"Ini menjadi keputusan kami. Jalan tol dan layang ini harus terjadi. Kami sudah meminta ke presiden jokowi, melalui bapak dan ibu dewan di sini, kami meminta dukungan dari kalian. Sungguh ini menjadi penting, kami tidak mau ada penghalang, semua akan kami lawan. Hanya pada kalian kami bisa meminta bantuan," ucapnya.

Silih berganti perwakilan eleman masyarakat menyampaikan aspirasinya agar tuntutan mereka diterima. Ini, itu, semua sudah mereka sampaikan, kini giliran wakil rakyat untuk menjawab. Wagirin Arman selaku ketua dewan ingin anggota yang duluan menjawab. Ruben Tarigan langsung beraksi. Dengan tegas dirinya mendukung apa yang diinginkan masyarakat dari enam kabupaten. Malah dia menambah, Kabupaten Deliserdang juga ikut mendukung pembangunan jalan tol dan layang tersebut.

"Kita akan agendakan pertemuan, bamus akan menyusun jadwalnya. Kepala ketua, ini harus secepatnya kita buat. Tanggal 15 September akhir dari periode dewan ini, kita harus kebut ini sampai kepusat. Satu lagi, kata ruben, pertemuan nanti kita harus panggil walikota medan. Mereka harus terlibat, nasib warga medan juga tergantung dari enam kabupaten ini," tegas Ruben.

Kemudian Sutrisno Pangaribuan. Ketua Komisi D DPRD Sumut ini menjadi saksi dari perjuangan masyarakat enam kabupaten yang menginginkan jalan tol dan layang. Ia memastikan proses ususlan ke komisi V DPR RI sudah dilakukan. Melalui wakil rakyat di pusat, dia sudah sampaikan permintaan pembangunan jalan tol dan layang Medan-berastagi.

"Saya sebagai ketua komisi d dari awal sudah mengawal rencana pemabangunan jalan tol dan layang ini. Di komisi 5 sudah saya sampaikan, melalui wakil kita di sana, bung Anton Sihombing, kita sudah minta untuk dialokasikan anggaran pembangunan jalan tol dan layang ini. Anton Sihombing juga mendukung, mudah-mudahan di APBN 2020 alokasi anggarannya masuk," jelas Sutrisno yang tidak terpilih kembali.

Layari kemudian langsung menyambar. Ia memastikan pembangunan jalan tol dan layang Medan-Berastagi dapat terlaksana. "Kita bisa langsung kirim aspirasi-aspirasi dari saudara-saudara kita ini ke istana negara. Mana pegawai (ASN), kirim ini melalui fex, jangan dilama-lamakan lagi. Biar cepat pembangunan ini dilaksanakan," serunya.

Siti Aminah tak mau ketinggalan. Di depan ratusan masyarakat enam kabupaten, dirinya memastikan proses pengusulan pembangunan jalan tol dan layang Medan-berastagi bisa terlaksana. "Saya mohon maaf kepada ketua, beri kesempatan kepada fraksi kami untuk ambil sikap duluan. Setelah itu fraksi-fraksi lainnya boleh menyusul. Saya yakin jika fraksi (PDIP) yang berbuat ke pusat langsung direspon," tuturnya.

Wagirin yang dari farksi golkar terlihat tersenyum. Mikrofon lalu diambil alih Leonard Samosir dari Siti Aminah. Politisi Partai Golkar ini juga mengatakan mendukung pembangunan jalan tol dan layang Medan-Berastagi.

"Jangankan jalan tol dan layang, jalan yang menembuskan antar kabupaten juga sudah kita buat. Kita dukung ini, tapi saya ingatkan kepada saudara-saudara saya, jangan kita terbawa emosi, mari kita lalui ini melalui proses dan tahap-tahap sesuai aturan. Saya yakin ini direspon oleh pemerintah pusat. Ini APBN, ini jalan nasional, tidak bisa APBD yang masuk," ucapnya.

Wagirin yang menjadi penutup, menjawab dengan pasti pembangunan jalan tol dan layang Medan-Berastagi akan terlaksana. "Hari ini saya ketua, saya sangat menudukung pembangunan ini. Jika periode dewan yang akan datang terlaksana, mungkin dari pak ruben nanti yang jadi ketua. Saya yakin akan lebih pasti terlaksana. Intinya kita semua harus bersatu. Persoalan ini menjadi persoalan rakyat Sumatera Utara, kita semua rakyat Sumatera Utara. Ayo kita bersama-sama memperjuangkannya," kata Wagiri.

Selanjutnya Wagirin mengucapakan terima kasih kepala masyarakat enam kabupaten yang datang ke Gedung DPRD Sumut. "Horas, menjuah-juah, yahobu, klonguwon," ucapnya, disambut meriah oleh masyarakat "mejuah-juah tol medan-berastagi".

Editor: admin

T#g:dprd sumutforum masyarakat nasionaljalan tol dan layang medan berastagi
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Sep 2019 00:02

    Pelantikan 100 Anggota DPRD Sumut: Mengabdilah Untuk Kepentingan Rakyat

    Sebanyak 100 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2019-2024 resmi dilantik dalam Rapat Paripurna Istimewa pengucapan sumpah atau janji di Gedung Dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin 16 September 2019.

  • Rabu, 28 Agu 2019 12:41

    Tidak Kuorum, RP APBD Sumut 2019 Diserahkan ke Mendgri

    Keputusan ini disampaikan oleh Ketua DPRD Sumatera Utara Wagirin Arman dihadapan Gubernur Edy Rahmayadi, sebagai hasil dari tidak tercapainya kuorum dalam rapat paripurna.

  • Rabu, 28 Agu 2019 01:39

    Ada Demo Besar, Unjuk Rasa Kadis Pendidikan Sumut Batal

    Rencan unjuk rasa Kepala Dinas Pendidikan Sumut Arsyad Lubis di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa 27 Agustus 2019, batal dilakukan. Pasalnya, ada unjuk rasa lebih besar tengah berlangsung.

  • Selasa, 13 Agu 2019 19:57

    Kena Marah Anggota Dewan, Safril Tidak Terima Konfirmasi Darinya Jadi Pemberitaan

    Bendahara Pengeluaran Sekretariat DPRD Sumut Safril Gultom, mencak-mencak ketika konfirmasi darinya dijadikan pemeberitaan media, tentang temuan perjalanan dinas anggota dewan oleh BPK RI Perwakilan Sumut.

  • Selasa, 13 Agu 2019 15:52

    Temuan Perjalanan Dinas DPRD Sumut, Safril: Baru Rp 1,1 miliar yang dikembalikan

    Bendahara Pengeluaran Sekretariat DPRD Sumut Safril mengaku pesimis terhadap 100 anggota DPRD Sumut mampu melunasi uang perjalanan dinas yang menjadi temuan BPK RI Perwakilan Sumut.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir