• Home
  • Politik
  • Leo Nababan: Penjaringan Balon Kepala Daerah jalan terus

Leo Nababan: Penjaringan Balon Kepala Daerah jalan terus

Senin, 13 Jul 2015 20:12
Dibaca: 466 kali
ilustrasi/drc
Partai Golkar.

DINAMIKARAKYATCOM, Medan - Leo Nababan, Plt Ketua DPD Golkar Sumut kubu Agung Laksono mengaku, pihaknya akan terus melakukan proses penjaringan Bakal Calon (Balon) kepala daerah di 23 Kabupaten Kota se Sumut. Walau, penjaringan itu tanpa kordinasi dengan pihak Aburizal Bakrie.

"Jadi, kami hanya memakai hasil penjaringan kami di Sumut. Mau tanpa mereka (kubu ARB-red), (atau) ikut mereka, gak ada urusan, yang pasti kami taat azas undang-undang (mengikuti putusan PTUN-red)," ujar Leo kepada wartawan, Senin (13/7/2015).

Leo yang mengaku tengah menjalankan konsolidasi di kepulauan Nias mengatakan, dirinya hanya berkomitmen dengan hasil Rapimnas Golkar dan tim 9 pimpinan Agung Laksono. Dirinya juga telah memberikan SK para bakal calon kepala daerah yang akan bertarung di kepulauan Nias.

Terkait kisruh Golkar, Leo menegaskan, bahwa persoalan itu sudah selesai. Yakni dengan tuntasnya putusan PTUN yang memenangkan kubu Agung Laksono dengan menolak gugatan partai Golkar hasil Munas Bali.

"Sudah tuntas, apa artinya, sela sudah dicabut. Saya bukan doktor hukum, tapi saya patuh terhadap hukum," tandasnya.

Disinggung terkait pertemuan antara Agung Laksono dan Abu Rizal Bakrie yang dimediasi oleh Jusuf Kalla beberapa waktu lalu, Leo tak menampik memang harus melakukan konsolidasi menghadapi pilkada serentak. Namun, itu bukan mengartikan konsolidasi itu dengan kubu Abu Rizal Bakrie di Sumatera Utara.

"Boleh saja, tapi kami sudah konsolidasi, bukan melanggar melabrak aturan? Saya tidak urusan dengan Ajib (ketua DPD Golkar Sumut kubu ARB), saya hanya berurusan dengan rapimnas, dan saya hanya patuh dengan tim 9 yang dipimpin agung laksono," tukasnya.

Disinggung terkait nama-nama yang akan diusung dalam Pilkada serentak, Leo mengaku, pihaknya telah merekomendasikan seluruh balon di 23 kabupaten kota.

"Sudah saya selesaikan, dan akan saya lapor ke pak Agung. Jadi selesai semuanya, seminggu lagi penetapan dan rekomendasi. Saya lagi membuka Musda 5 kabupaten kota se Nias. Ini rute terakhir, seluruh DPD sudah punya ketua-ketua dan pengurusnya. Dan itu adalah amanat mahkamah partai, dan sudah dilegalitaskan PTUN, dan SK Kemenkumham sudah sah," katanya. (oktaf)

T#g:Golkarpilkada
Berita Terkait
  • Kamis, 19 Jul 2018 11:37

    Ini Alasan Golkar Jadikan 2 Mantan Koruptor Caleg

    Partai Golkar mengakui mendaftarkan dua mantan narapidana korupsi sebagai bakal caleg di Pileg 2019. Dua eks napi korupsi itu ialah TM Nurlif dan Iqbal Wibisono.

  • Kamis, 31 Mei 2018 01:42

    IMM Sumut Imbau Masyarakat Pilih Kepala Daerah Antikorupsi dan Peduli Pemuda

    Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Indonesia tidak akan lama lagi dilaksanakan, kurang dari satu bulan. Termasuk juga pilkada di Sumatera Utara, baik pemilihan Gubernur dan Walikota/Bupati.

  • Kamis, 31 Mei 2018 00:51

    Muchrid Nasution Anjurkan Warga Pantai Labu Bentuk Kelompok Tani

    Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Golkar Muchrid Nasution menganjurkan masyarakat yang bermukim di kawasan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, segera mungkin membentuk kelompok-kelompok tani.

  • Senin, 28 Mei 2018 00:31

    E-KTP Tercecer, Tjahjo: Selasa besok harus selesai usulan mutasi

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menduga kasus Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik yang terjatuh di Jalan Raya Salabenda, Kabupaten Bogor, bukan karena kelalaian tapi sarat dengan unsur kesengajaan.

  • Senin, 14 Mei 2018 01:02

    Pilpres: Golkar Ingin Sosok Airlangga ataupun JK

    Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham merasa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berpengalaman untuk memilih pasangan untuk menghadapi Pilpres 2019 mendatang.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir