Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Lagi, Gubsu Dapat Dukungan dari PBI Agar Virus Babi Lenyap

Lagi, Gubsu Dapat Dukungan dari PBI Agar Virus Babi Lenyap

Oleh: Artam
Kamis, 13 Feb 2020 00:06
Dibaca: 1.658 kali
istimewa
Wakil Ketua DPW PBI Sumut Benny Pane
Bobby Nasution Center
DRberita | Dukungan kembali datang untuk Gubernur Sumut Edy Rahmayadi agar melaksanakan kebijakannya memusnahkan virus kolera babi yang tengah meresahkan masyarakat Sumatera Utara.

Dukungan itu datang dari DPW Persatuan Batak Islam (PBI) Sumatera Utara, yang menyayangkan tindakan pengerahan massa yang diduga ditunggangi oknum-oknum yang memiliki agenda tertentu.

"Gubsu harus berani bersikap, tegas ambil kebijakan demi menyelamatkan rakyatnya dari viru yang mematikan ini, kami (PBI) sepenuhnya mendukung. Aksi 'Save Babi' itu bukan jadi penghalang untuk melenyapkan virus kolera babi," kata Wakil Ketua DPW PBI Sumut, Benny Pane di kawasan Glugur, Medan, Rabu 12 Februari 2020.

Sebelumnya, dukungan juga sudah disampaikan Koalisi Umat Islam Sumatera Utara (KUISU) kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. KUISU mendukung pemberantasan virus kolera babi yang meresahkan masyarakat Sumatera Utara, khususnya umat Islam.

Menurut Benny, ada segelintir orang atau oknum yang mengklaim dan mencari panggung dengan memutarbalikan fakta dan kenyataan, tentang kebijakan Gubernur Sumut yang ingin menangani dan mencegah HOG Colera menyerang ternak babi beberapa waktu lalu, dengan memanfaatkan etnis Batak.

"Disayangkan, gerakan 'Save Babi' itu sebenarnya bukan hanya milik kepercayaan tertentu, ia memanfaatkan etnis Batak. Ini biasa, dan ini bisa bergesekan ke RAS. Jangan ini sampai terjadi, mari kita saling merangkul, Sumatera Utara ini kampung kita bersama," kata Benny.

Benny berharap pihak-pihak terkai dan berwenang agar menyelidiki oknum-oknum yang mengiring massa aksi 'Save babi', karna aksi itu bisa memicu presepsi negatif dari pihak mana pun dan rentan mengakibatkan pergesekan RAS.

"Kami PBI, meminta peran aktif pemerintah daerah melakukan langkah-langkah pendekatan budaya dan agama untuk meredam pergesekan. Kami juga mengimbau kepada seluruh ormas dan relawan Eramas untuk mendukung kebijakan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam upaya melenyapkan virus kolera babi," kata Benny. (art/drc)

Editor: Gambrenk

T#g:bangke babipbi sumutpersatuan batak islamsave babivirus babi
Berita Terkait
  • Jumat, 14 Feb 2020 10:32

    Kapolda Sumut: Stop Isu Babi

    Menurut Kapolda, setelah diklarifikasi dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi terkait pemberitaan di media, Gubernur menyatakan tidak ada rencana memusnahkan ternak babi, hanya memusnahkan babi yang telah terjangkit virus AFS.

  • Kamis, 13 Feb 2020 22:35

    Kepada KKDBI, Edy Pastikan Tidak akan Musnahkan Babi

    Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memastikan Pemprovsu tidak akan memusnahkan ternak babi yang terjangkit virus Afrikan Swain Fever (ASF). Virus tersebut ternyata tidak menular ke manusia dan hewan lainnya, hanya kepada babi.

  • Selasa, 11 Feb 2020 19:41

    Koalisi Umat Islam Dukung Penuh Edy Rahmayadi Berantas Virus Babi

    Maraknya teror bangkai babi tiga bulan terakhir ini telah membuat masyarakat resah, bukan saja umat Islam akan tetapi juga seluruh masyarakat di Sumut, khususnya Kota Medan.

  • Senin, 10 Feb 2020 15:40

    Batal ke Kantor Gubsu, Massa Pendukung 'Save Babi' Kepung Kantor DPRD Sumut

    Massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Aksi Masyarakat Sumut dipimpin Boasa Simanjuntak, itu diperkirakan berjumlah 3.000 orang, dan tiba di depan Kantor DPRD Sumut, pukul 09.45 WIB. Sebelum orasi, massa menyanyikan lagu nasional dan daerah.

  • Senin, 10 Feb 2020 13:40

    Massa Aksi Pendukung 'Save Babi' Hanya 3 Ribu Orang

    Massa aksi yang mengatasnamakan Gerakan Aksi Masyarakat Sumut, awalnya berkumpul di Jalan Pulau Pinang, Lapangan Merdeka, Medan, sekila pukul 07.00 WIB. Massa menyanyikan lagu berlirik bahasa batak dengan sound system.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir