Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Kontrak Politik: Presiden KSPI Serukan Buruh Menangkan Prabowo di Pilpres 2019

Pilpres 2019

Kontrak Politik: Presiden KSPI Serukan Buruh Menangkan Prabowo di Pilpres 2019

Rabu, 02 Mei 2018 00:30
Dibaca: 255 kali
drberita/istimewa
Prabowo Subianto bersama ribuan buruh KSPI pada peringatan may day 2018.
DINAMIKARAKYAT - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta kepada seluruh elemen massa konfederasi buruh yang tergabung dalam KSPI berkomitmen dan bekerja keras memenangkan Prabowo Subianto sebagai presiden di 2019.

Hal ini disampaikan Said Iqbal saat berorasi dihadapan ribuan massa buruh KSPI di Istora Senayan, saat peringatan May Day, Selasa 1 Mei 2018.

"Pulang nanti siapkan dirimu kerja keras untuk menangkan Prabowo Subianto," kata Said Iqbal kepada ribuan massa buruh.

Said Iqbal menegaskan keputusan KSPI mendukung Prabowo merupakan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KSPI di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat pada 28-29 April 2018.

Dalam Rakernas itu disepakati hanya Prabowo yang siap melakulam kontrak politik bersama buruh dan KSPI.

Iqbal melihat cita-cita Prabowo sesuai dengan apa yang saat ini sedang diperjuangkan para buruh. Dimana buruh menuntut turunkan harga sembako, dan listrik. Tingkatkan upaya dan daya beli buruh serta masyarakat Indonesia.

"Cabut perpres 20/2018, tolak upah murah dan tingkatkan KHL. Beri upah layak bagi pekerja honorer. Cabut outsourcing," ungkapnya. Dan harapan itu semua siap dijalankan oleh Prabowo.

"Kenapa pilih Prabowo. Karena hanya Prabowo yang berani tanda tangani kontrak politik dengan KSPI," ungkap Said Iqbal.

Sebelumnya KSPI juga telah menyepakati 10 tuntutan rakyat kepada calon presiden Prabowo Subianto. Kesepuluh tuntutan itu diantaranya, Pertama meningkatkan daya beli buruh dan masyarakat bawah, kedua menolak upah murah dengan mencabut mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, dan merealisasikan 84 item Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Ketiga, menjalankan jaminan kesehatan kepada buruh dan rakyat berdasarkan prinsip yang adil. Keempat setop perbudakan modern berkedok outsourcing, honorer dan magang. Kelima menciptakan lapangan kerja bagi pekerja lokal, dan mencabut Perpres no.20 /2018 soal Tenaga Kerja Asing (TKA).

Keenam mengangkat tenaga honorer dan pekerja honorer menjadi pekerja tetap. Ketujuh mewajibkan sekolah 12 tahun dan beasiswa bagi anak anak buruh hingga perguruan tinggi. Kedelapan menyediakan transportasi pabrik buruh murah dan bagi masyarakat yang tidak mampu.

Kesembilan, menyiapkan fasilitas rumah murah bagi pekerja dan buruh dengan uang muka 0 persen. Dan kesepuluh menuntaskan pendapatan pajak dan tax ratio melalui reformasi perpajakan yang berpihak pada buruh dan rakyat tidak mampu. (republika/drc)

Editor: admin

T#g:buruh kspimay daypilpres 2019prabowo subiantotenaga kerja asing
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Feb 2019 23:33

    Caleg Demokrat Tantang Jokowi dan Prabowo Datang ke Bandar Pulau

    Calon legislatif DPRD Provinsi Sumatera Utara, nomor urut 7 Muhammad Arief Tampubolon SH, dapil Sumut 5, dari Partai Demokrat, menantang kedua calon presiden Jokowi dan Prabowo untuk datang ke Kantor Camat Bandar Pulau, Kabupaten Asahan.

  • Senin, 04 Feb 2019 23:30

    Andi Arif: Jokowi memebuat malu Indonesia di mata Rusia

    Andi menuding pengetahuan Jokowi terbatas karena hanya sekadar menyamakan gaya kampanye Prabowo Subianto dengan Donald Trump di Pilpres Amerika.

  • Kamis, 24 Jan 2019 17:10

    MK Tolak Permohonan "Citra Diri" PSI

    Mahkamah mengatakan UU 48/2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden telah menjelaskan kampanye yang menampilkan citra diri calon atau pasangan calon tanpa mencantumkan visi, misi, atau programnya, dapat terhindar dari pengawasan penyelenggara Pem

  • Kamis, 24 Jan 2019 16:55

    Usai Bertemu TKN Jokowi-Amin, Dubes UE Tegaskan Netral di Pilpres

    Kata Vincent Guerend usai pertemuan 21 duta besar (dubes) negara-negara Eropa dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta Selatan.

  • Senin, 24 Des 2018 12:55

    Prabowo-Sandi Doakan Tsunami Tidak Lagi Terjadi di NKRI

    Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan secara pribadi dirinya mendoakan agar bencana tsunami susulan tidak terjadi lagi di seluruh wilayah NKRI (Indonesia).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir