Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Kepada KKDBI, Edy Pastikan Tidak akan Musnahkan Babi

Kepada KKDBI, Edy Pastikan Tidak akan Musnahkan Babi

Oleh: Artam
Kamis, 13 Feb 2020 22:35
Dibaca: 168 kali
drberita
Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin, Gubsu Edy Rahmayadi,Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Kajatisu Amir Yanto.
Bobby Nasution Center
DRberita | Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memastikan Pemprovsu tidak akan memusnahkan ternak babi yang terjangkit virus Afrikan Swain Fever (ASF). Virus tersebut ternyata tidak menular ke manusia dan hewan lainnya, hanya kepada babi.

"Saya tidak ada niat untuk melakukan pemusnahan terhadap ternak babi," kata Edy kepada 40 orang anggota KKDBI di Kantor DPRD Sumut, Kamis 13 Februari 2020.

Pertemua Edy dengan Komunitas Komsumen Daging Babi Indonesia (KKDBI) dipasilitasi Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting.

Hadiri dalam pertemuan Kapolda Irjen Pol Martuani Sormin, Kajati Amir Yanto, Kadis Perternakan Azhar Harahap, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Sugiatno, anggota DPRD Anwar Sani Tarigan, Syahrul Efendi Siregar.

Ketua KKDBI Murniati Tobing, Sekretaris Sondang Hasugian, Wakil Ketua Yonge Sihombing dan seluruh penggurus.

Edy menjelaskan, virus babi tersebut mulai terjadi 25 September 2019. Atas kejadian tersebut, 10 November 2019 Pemprovsu melakukan rapat dengan pimpinan daerah serta istansi terkait untuk mencari penyebab kematian ternak babi secara mendadak.

"Saya telah membentuk tim yang melibatkan GMKI untuk bersama-sama mencari penyebab kematian babi serta menghimbau kepada pertenak untuk tidak membuang bangkai babi ke aliran sungai," kata Edy.

"Kami telah berkoordinasi dengan Kementrian Peternakan bahwa kematian babi disebakan oleh Virus ASF bukan virus kolera," sambungnya.

Edy juga menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada ditemukan vaksi untuk mengobati virus ASF. "Dimana sampai saat ini belum ditemukan obatnya, dan virus ini tidak menular kepada manusia dan hewan lainnya, hanya kepada babi," kata Edy.

Sebelumnya, Ketua KKDBI Murniati Tobing menyampaikan maksud dan tujuan audensi tersebut dikarenakan adanya pemberitaan di media massa tentang pemusnahan babi.

"Sehingga kami dari KKBDI ingin mendengarkan langsung pernyataan itu dari bapak Gubernur Sumatera Utara," kata Murniati. (art/drc)

Editor: Gambrenk

T#g:bangke babidprd sumutedy rahmayadisave babivirus babi
Berita Terkait
  • Jumat, 28 Feb 2020 12:23

    Ribuan Sopir Ojol Aksi ke DPRD Sumut

    Ribuan massa sopir ojol dari Aksi Ojol Nasional (AON) 282 mendatangi gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat 28 Februari 2020. Mereka menuntut revisi undang undang lalu lintas dan angkutan umum.

  • Jumat, 28 Feb 2020 09:37

    Edy Optimis PSMS Kembali Berlaga di Liga 1

    Dengan bergabungnya Pelindo I sebagai mitra sponsorship PSMS Medan, Edy berharap ini menjadi momentum yang baik untuk menghantarkan PSMS Medan kembali berlaga di Liga 1.

  • Rabu, 26 Feb 2020 09:48

    Edy Jumpa Diza, Mahasiswa Wuhan University of Technolgy

    Diza Laila Barokah, mahasiswa Wuhan University of Technolgy, China, asal Medan, diterima Gubernur Edy Rahmayadi di rumah dinas, Jalan Sudirman No. 41, Medan, Senin 25 Februari 2020 malam.

  • Sabtu, 22 Feb 2020 22:13

    Kabarnya Usulan Gubsu, PUPR Akan Bangun Sekolah Baru di Mandailing Natal

    Rencana pembangunan sekolah baru di Kabupaten Mandailing Natal tersebut dikabarkan awalnya atas usulan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi ke Kementerian PUPR.

  • Kamis, 20 Feb 2020 11:24

    Lasro Marbun Pejabat Bermasalah dari DKI, Gubsu Edy Salah Pilih

    Belasan massa dari DPW PEMA Sumut beraksi di depan Kantor Inspektorat Provinsi, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Kamis 20 Februari 2020. Massa menuding Lasro Marbun pejabat bermasalah dan minta Gubsu Edy Rahmayadi menyopotnya.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir