Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Kata Prabowo, Bicara Koalisi Dengan Demokrat Setelah SBY Sembuh

Pilpres 2019

Kata Prabowo, Bicara Koalisi Dengan Demokrat Setelah SBY Sembuh

Kamis, 19 Jul 2018 11:06
Dibaca: 303 kali
drberita/istimewa
Prabowo jenguk SBY di rumah sakit.
DINAMIKARAKYAT - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto menjenguk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, dikutip suara.com, Rabu 18 Juli 2018.

Prabowo tiba di depan lobi Gedung Medical Check Up RSPAD pada pukul 18.40 WIB, dengan menggunakan mobil Lexus berwarna putih dan dikawal sejumlah ajudan.

Tiga puluh menit kemudian, Prabowo keluar dari gedung didampingi kedua putra SBY, yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro.

Wartawan lalu mempertanyakan momen tersebut sebagai sinyalemen Prabowo akan meminang AHY sebagai bakal calon wakil presiden pendampingnya di Pilpres 2019.

Mendapat pertanyaan itu, Prabowo balik bertanya kepada wartawan. "Menurut kamu bagaimana? Bukan saya yang menentukan, pemilih," kata Prabowo.

Saat itu, Prabowo dan AHY sama-sama mengenakan stelan jas berwarna seragam. Ketika ditanyakan kembali pendapatnya soal AHY, Prabowo hanya menyebut AHY sebagai sosok lelaki yang tampan. "Potongannya bagaimana? Kalau dari sini ganteng, udah kan? Oke," ucapnya.

Prabowo menambahkan, Partai Gerindra dan Partai Demokrat baru akan membicarakan soal koalisi Pilpres 2019 setelah SBY sembuh. Ia enggan membicarakan soal cawapres karena batas waktu pendaftaran Pilpres 2019 yang menurutnya masih sangat lama.

"Kami mau bicara, demokrasi kan berarti musyawarah komunikasi dan sebagainya. Masih lama kan tanggal berapa? 4 Agustus ya? Di politik Indonesia 5 hari itu lama," pungkas Prabowo seraya tersenyum. (art/drc)

Editor: admin

T#g:ahypartai demokratpartai gerindrapilpres 2019prabowo subiantosbysby sakit
Berita Terkait
  • Selasa, 20 Agu 2019 22:39

    Identitas OK Fadli Terungkap: Penipu Ngaku Anggota BIN

    Pertemuan terjadi di salah satu warung kopi dekat Terminal Pinang Baris. Penuh emosi, Hendry mulai buka suara. Ia mengenl OK Fadli cukup lama. Pria paruh baya itu mengatakan OK Fadli anggota BIN palsu.

  • Minggu, 18 Agu 2019 16:25

    Kekayaan Para Mantan Pejabat

    Semua transaksi diteliti dan ditelusuri oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Bersama-sama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), PPATK bisa mengungkap semua transaksi.

  • Jumat, 16 Agu 2019 23:37

    Ngaku Anggota BIN, OK Fadli Bisa Atur Suara di KPU

    Praktek jual suara di Pemilihan Legislatif 2019 ternyata bukan isapan jempol. Harga satu suara dijual senilai Rp 65 ribu. Praktek politik hitam ini terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi dan kabupaten kota.

  • Kamis, 18 Jul 2019 23:53

    KNPI Medan Denai Ingatkan Camat Ali Sipahutar

    Ketua KNPI Medan Denai Wan Agus Yahya mengapresiasi sikap Camat Ali Sipahutar yang mau bersinergi dengan pemuda di daerah ini, meski baru beberapa hari bertugas.

  • Rabu, 17 Jul 2019 20:57

    DKPP Hanya Berhentikan Yulhasni dan Benget dari Jabatannya di KPU Sumut

    Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan Yulhasni dari jabatannya sebagai Ketua KPU Provinsi Sumatra Utara. Selain itu juga Benget Manahan Silitonga dari komisioner divisi teknis.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir