Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Kata Djarot, Belum Ada Pasar Tradisional yang Bagus di Medan

pilgubsu 2018

Kata Djarot, Belum Ada Pasar Tradisional yang Bagus di Medan

Sabtu, 03 Mar 2018 01:36
Dibaca: 890 kali
drberita/istimewa
Cagubsu Djarot Saiful Hidayat didampingi istri Heppy Farida saat mengunjungi Pasar Simpang Limun, Medan.
Bobby Nasution Center
DINAMIKARAKYAT - Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Djarot Saiful Hidayat berupaya akan menata pasar-pasar tradisional di Sumut, khususnya di Kota Medan, agar terlihat rapi dan bersih untuk rakyat merasa nyaman datang berbelanja.

Hal ini diakuinya sebagai tantangan bagi dirinya untuk memperbaiki kondisi yang ada dan dibutuhkan tindakan nyata dari semua pihak.

"Harusnya pasar-pasar tradisional itu bersih, tertata rapi, terang, tidak jorok, sampah diolah dengan baik, sehingga pembeli dan pedagang itu nyaman," ucap Djarot didampingi istri Heppy Farida saat mengunjungi Pasar Simpang Limun, Medan, Jumat 2 Februari 2018.

Djarot dan istri datang ke Pasar Simpang Limun untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari sekaligus bersilaturahmi dengan para pedagang dan pembeli di pasar tradisional tersebut.

Djarot mengaku selama berada di Sumut belum menemukan pasar tradisional yang berada pada posisi bagus.

"Banyak keluhan dari warga, mulai dari banjir, bocor, jorok, sampah. Ini tidak bisa dibiarkan. Bahkan jalan saja kita harus nunduk-nunduk karena takut kebentur," tuturnya.

Djarot menyebutkan semua pasar tradisioan yang ada di Sumut, konsisinya harus diperbaiki demi rakyat wong cilik.

"Kondisi pasar-pasar tradisional harus direvitalisasi dengan mengangkat ekonomi kerakyatan, termasuk memberdayakan pedagang-pedagangnya, seperti diberi kredit KURS agar pedagang tidak kena rentenir," ucapnya.

Hal ini diakuinya menjadi tantangan bagi dirinya untuk merubah kondisi ini semua jika terpilih sebagai Gubernur Sumatera Utara.

"Yang dilihat itu pemerintah, masyarakat tidak peduli itu pemerintah kota, provinsi atau pusat. Yang dinilai itu pemerintah. Ada nggak sih perhatian dan tindakan serta action dari pemerintah," terang Djarot. (art/drc)

Editor: admin

T#g:Bawaslu Sumutdjaraot sihardjarot saiful hidayatKPU Sumutpasar simpang limunpasar tradisionalPDIPPDIP Sumutpilgubsu 2018
Berita Terkait
  • Kamis, 20 Feb 2020 11:50

    Harun Masiku DPO, KPK tak Khawatir Kepercayaan Masyarakat Luntur

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak khawatir kepercayaan masyarakat luntur lantaran lambat menangkap Harun Masiku dan Nurhadi Abdurrachman. Kedua tersangka dugaan suap itu saat ini berstatus DPO atau buron.

  • Sabtu, 08 Feb 2020 00:29

    KPK era SBY Lebih Baik Dibandingkan Saat Ini

    Kerja-kerja pemberantasan korupsi terhadap para kader partai penguasa di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terbilang lebih baik dibandingkan dengan saat ini.

  • Kamis, 06 Feb 2020 10:58

    Kapolri Perintahkan Seluruh Anggota Cari Politikus PDIP Harun Masiku

    Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memastikan pihaknya sudah memproses permohonan bantuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pencarian tersangka suap KPU, politikus PDI Perjuangan Harun Masiku.

  • Rabu, 05 Feb 2020 10:21

    KPK Minta Bantu FPI dan PA 212 Tangkap DPO Harus Masiku

    Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menghormati aksi Front Pembela Islam (FPI) hingga Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang akan digelar pada 21 Februari 2020, mengangkat isu korupsi.

  • Jumat, 31 Jan 2020 01:24

    KPK Tetapkan 14 Tersangka Suap Gatot, Seorang Antaranya Ketua PDIP Sumut

    Sebelumnya, KPK telah memproses 50 orang dari unsur pimpinan dan anggota DPRD Sumut periode 2004-2009 dan/atau 2014-2019 dalam tiga tahap.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir