• Home
  • Politik
  • Kantin Ilmiah: Jadi ke depannya KPK tidak diperlukan lagi

Kantin Ilmiah: Jadi ke depannya KPK tidak diperlukan lagi

Sabtu, 10 Feb 2018 00:16
Dibaca: 193 kali
drberita/istimewa
Kegiatan 'Kantin Ilmiah' PD Pemuda Muhammadiyah Medan.
DINAMIKARAKYAT - PD Pemuda Muhammadiyah Medan melaksanakan Kantin Ilmiah (Kajian Rutin Ilmiah) dengan tema 'Komitmen Penegakan Supremasi Hukum dan Pemberantasan Korupsi di Kota Medan'.

Hadir sebagai narasumber di antaranya Kasi Intelegen Kejari Medan Erman Syafrudianto, Aktivis Madrasah Anti Korupsi M. Basir Hasibuan dan Ketua Majelis Hukum dan HAM PD Muhammadiyah Medan Ibrahim Nainggolan.

Kegiatan Kantin Ilmiah ini dilaksanakan, Jumat 9 Februari 2018, di Aula Masjid Taqwa lantai 1 PCM Kampung Dadap, Jalan Mustafa Medan.

Ketua PD Pemuda Muhammadiya Medan Eka Putra Z didampingi Sekretaris Datuk Imam Marzuki mengatakan acara yang dilaksanakan sangat penting selain sebagai sarana silaturahim, juga dapat membangun sinergisitas antar lembaga, khususnya yang berkaitannya dengan upaya mendorong penegakan supremasi hukum dan pemberantasan korupsi di Kota Medan.

"Harapan kita (Pemuda Muhammadiyah) dalam menyelesaiakan persoalan hukum pihak kejaksaan tidak tebang pilih dan tidak ada lagi ke depan kasus-kasus hukum yang mangkrak di Kejaksaan Negeri Medan termasuk kasus korupsi, sehingga rasa keadilan yang sesungguhnya dapat dirasakan sepenuhnya oleh masyarkat tanpa melihat status sosial dan lain sebagainya," kata Eka.

Acar berlangsung hidmat dan meriah dihadiri peserta sebanyak 60 orang terdiri dari perwakilan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah se-Kota Medan dan IMM serta mahasiswa UMSU Medan.

Kasi Intel Kejari Medan Erman Syafridianto menyebutkan Kejari Medan hingga hari ini sangat berkomitmen dalam hal penuntutan, bukan hanya soal pemberantasan korupsi tetapi juga terhadap kasus-kasus pidana umum lainnya seperti narkoba dan lain sebagainya.

"Hanya saja fungsi utama kejaksaan itu adalah melakukan penuntutan," ujar Erman.

Begitu juga M. Basir Hasibuan menyebutkan fungsi kejaksaan harusnya ditingkatkan terutama dalam fungsi pencegahan korupsi dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran pemerintah.

Sementara, Ibrahim Nainggolan mengatakan jika saja kinerja kejaksaan lebih dimantapkan tentunya akar persoalan korupsi dapat ditekan, boleh jadi kedepan kepercayaan publik semakin baik kepada kejaksaan.

"Jadi ke depannya KPK tidak diperlukan lagi, karena pada dasarnya KPK itu lembaga yang bersifat adhock," tuturnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:Kejari Medankpkpemuda muhammadiyah medan
Berita Terkait
  • Minggu, 20 Mei 2018 08:41

    77 Gedung SD di Kota Medan Diduga Jadi Ajang Korupsi

    Sebanyak 77 gedung Sekolah Dasar (SD) di Kota Medan, diduga jadi ajang korupsi oknum Dinas Pendidikan dan petinggi Pemko Medan, dengan total anggarannya sebanyak Rp 15,027 miliar.

  • Minggu, 20 Mei 2018 07:09

    Untuk SKPD dan BUMD, KPK Periksa Orang Dekat Mantan Gubsu

    Pemeriksaan JAS akan dilakukan di Mako Brimob Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan, mulai pukul 09.00 WIB, dengan surat panggilan bernomor: SPGL/3139/DIK.01/00/23/05/2018.

  • Minggu, 20 Mei 2018 06:25

    Para Mantan Petinggi Pemkab Sergai Diperiksa Jaksa

    Para mantan petinggi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai), Senin 21 Mei 2018, dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

  • Kamis, 17 Mei 2018 01:19

    KPK Harus Jelaskan Soal Kooperatif Saksi dan Tersangka Suap Gatot

    Rosisyanto menduga banyak anggota dan mantan anggota DPRD Sumut, yang mengklaim dirinya sudah lunas mengembalikan uang suap, namun sejatinya mereka belum lunas mengembalikannya.

  • Senin, 30 Apr 2018 21:41

    Djarot Sindir Kasus Suap Gatot Pinjam Uang Pada Pihak Swasta

    Djarot Saiful Hidayat merasa heran saat mengetahui Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) massa gubernurnya dijabat Gatot Pujo Nugroho mengajukan pinjaman ke pihak swasta.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir