Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Jokowi Lantik Laksamana Madya TNI Aan Kurnia Kepala Bakamla

Jokowi Lantik Laksamana Madya TNI Aan Kurnia Kepala Bakamla

Rabu, 12 Feb 2020 22:39
Dibaca: 153 kali
istimewa
Jokowi lantik Aan jadi Kepala Bakamla
Bobby Nasution Center
DRberita | Presiden Joko Widodo resmi melantik Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya TNI Aan Kurnia di Istana Negara, Jakarta, Rabu 12 Februari 2020.

Laksamana Aan menggantikan Laksamana Madya TNI Purnawirawan Achmad Taufiqoerrochman yang memasuki masa pensiun.

Aan sebelumnya menjabat Komandan Jenderal Akademi TNI sejak Maret 2018 lalu. Dia merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan XXXII Tahun 1987.

Hadir dalam prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan, Wakil Presiden Maruf Amin dan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung.

Sejumlah pejabat juga hadir, diantaranya, Menko Polhukam Mahfud MD, Ketua Wantimpres Wiranto, Dewan Pengarah BPIP Megawati Sukarnoputri dan Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid. (art/drc)

Editor: Bornok

Sumber: rmol.id

T#g:bakamlalaksamana madya aanPresiden Jokowitni
Berita Terkait
  • Kamis, 27 Feb 2020 12:43

    Jokowi Hormati Larangan Umroh Arab Saudi

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara perihal keputusan pemerintahan Arab Saudi yang melakukan pencegahan secara proaktif penyebaran Covid-19 dengan melarang dan menolak umroh.

  • Kamis, 27 Feb 2020 12:03

    Jabatan Pati TNI AD Bertambah 239

    Jabatan TNI AD akan ditambah untuk perwira tinggi (Pati) di lingkungan kesatuan terbesar dalam militer Indonesia. Hal itu dibicarakan dalam rapat pimpinan (Rapim) tahun anggaran 2020 di Mabes TNI AD.

  • Kamis, 27 Feb 2020 10:32

    Gandeng Telkomsel, TNI Siapkan Seluruh RSPAD Antisipasi Virus Corona

    Seluruh Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) yang ada di daerah disiapkan untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona jika ditemukan adanya warga yang positif terinfeksi virus.

  • Sabtu, 22 Feb 2020 22:27

    AS Keluarkan Indonesia dari Daftar Negara Berkembang, Ini Alasannya

    Meski demikian, diharapkan keluarnya Indonesia dari daftar negara berkembang AS tidak sampai mengganggu kinerja perdagangan internasional Indonesia, khususnya dengan AS.

  • Rabu, 19 Feb 2020 11:24

    Peneliti: Omnibus Law Perlu Dicurigai

    Keterlibatan publik dalam penyusunan rancangan undang-undang omnibus law masih minim. Hal itu erlihat dari banyaknya naskah RUU yang tidak mengakomodasi kepentingan khalayak luas.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir