Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Jokowi Bagikan 9.000 Sertifikat Tanah Masyarakat Langkat Sumut

Jokowi Bagikan 9.000 Sertifikat Tanah Masyarakat Langkat Sumut

Sabtu, 25 Nov 2017 22:02
Dibaca: 462 kali
drberita/istimewa
Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, Presiden Jokowi, Gubsu tengku Erry Nuradi.
DINAMIKARAKYAT - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 9.000 sertifikat tanah kepada masyarakat Sumatera Utara. Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan alun-alun Tengku Amir Hamzah, Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat 24 November 2017.

Hadir dalam acara Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dan Bupati Langkat Ngogesa Sitepu.

"Untuk Sumatera Utara dari 3,9 juta baru 1,4 juta atau 30 persen yang menerima bantuan sertifikat tanah. Sama seperti nasional dari 127 juta tapi baru 46 juta yang dapat. Makanya saya perintahkan Menteri BPN agar penerima sertfikat cepat selesai. Tahun ini target kita 5 juta, tahun depan 7 juta dan tahun depannya lagi 9 juta harus dikeluarkan," ujar Jokowi.

Jokowi mendesak percepatan sertifikat tanah bagi masyarakat karena dirinya kerab mendapat informasi saat turun ke desa-desa adanya konflik tanah di tengah masyarakat. Tidak sedikit dari masyarakat yang harus merelakan tanahnya, karena kalah di pengadilan.

"Kalau sudah pegang sertifikat, berarti hak hukum atas tanah sudah dipegang. Saya pesankan simpan baik-baik, laminating dan jangan lupa fotokopi. Jadi kalau hilang mudah mengurusnya ke BPN. Apalagi kalau hujan, takutnya kalau ada rumahnya yang bocor bisa rusak," ujar Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan agar sertifikat tanah yang sudah dimiliki masyarakat, kalau pun ada yang ingin 'menyekolahkan' agar uangnya dapat dipergunakan secara positif seperti untuk modal usaha.

"Saya titip pesan lagi, biasanya sertifikat ini di sekolahkan. Saya pesankan agar pakeklah bank yang agunannya rendah seperti KUR, cuma 9 persen. Tapi kalau pinjam uang tolong dihitung kalau tidak cukup. Lebih baik disimpan. Karena kalau keliru hitungnya sertifikat disita bank. Misalnya dapat pinjaman Rp300 juta, jangan 150 jutanya dibelikan mobil atau motor. Paling tiga atau enam bulan selanjutnya sertifikat jadi milik bank. Kalau minjam gunakan untuk modal usaha jangan buat gagah-gagahan," harap Jokowi.

Kepada masyarakat agar senantiasa menjaga persaudaraan antar sasama. Sebagai negara yang besar dan dengan adat istiadat, suku dan agama yang berbeda-beda, masyarakat senantiasa dapat menjaga kebhinekaan dan menjalin rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

"Sekarang saya sudah menjadi besar di Sumatera Utara. Tadi ada yang menyalami saya sambil bilang pak saya Siregar, pak saya Nasution. Saya bilang iya saya ngerti. Kita semua bersaudara. Saya pingin ke Langkat ini karena saya pernah kemari. Mari kita hidup rukun. Seperti ada pemilihan Kepala Daerah atau bahkan presiden, pilihlah yang terbaik. Coblos setelah itu rukun lagi. Memang kita sadari dengan wilayah yang cukup besar, dengan 714 suku tentu, dan dengan agama yang berbeda sangat rentan terjadi perpecahan. Tapi kita harus bisa menjaganya tetap harmonis," harap Jokowi. (art/drc)

Editor: admin

T#g:pemkab langkatPresiden Jokowisertifikat tanah
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Agu 2018 01:20

    PT Amal Tani Gandeng Unimed Selesaikan Permasalahan Warga Langkat

    PT Amal Tani yang bergerak di bidang perkebunan sawit dan pengolahan tandan buah segar gandeng Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Negeri Medan (Unimed) untuk menyelesaikan permasalahan warga di Kabupaten Langkat.

  • Minggu, 22 Jul 2018 17:33

    Massa #2019TetapJokowi Kalah Banyak dengan Massa #2019GantiPresiden

    Massa #2019TetapJokowi yang mengambil lokasi di Jalan Masjid Raya, persisnya di sisi kiri Masjid Raya dan di depan Taman Sri Deli Kota Medan, kalah banyak dengan massa #2019GantiPresiden yang posisinya di badan Jalan SM. Raja Medan, persisnya di depan Mas

  • Sabtu, 21 Jul 2018 01:18

    Iman Harahap: Nawacita Jokowi Gagal di Daerah Pinggiran Sumatera Utara

    Akan tetapi Nawacita Jokowi sebagai agenda prioritas tidak berbanding lurus, disebabkan banyak kejanggalan yang ditemui di lapangan dalam pengelolaan dana desa salah satunya di Kecamatan Ujungbatu dan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara.

  • Kamis, 19 Jul 2018 11:09

    Selesai Melantik 724 Perwira TNI, Jokowi dan JK Jenguk SBY

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditemani Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjenguk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dirawat di RSPAD.

  • Jumat, 01 Jun 2018 23:24

    Presiden Jokowi Ajak Rakyat Amalkan Nilai-nilai Pancasila

    Presiden RI Joko Widodo mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjadikan peringatan hari lahir Pancasila sebagai momen pengingat, pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir