Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Jaksa Agung Diminta Evaluasi Fachruddin Siregar

Jaksa Agung Diminta Evaluasi Fachruddin Siregar

Kamis, 26 Sep 2019 00:48
Dibaca: 222 kali
drberita/istimewa
Kajati Sumut Fachruddin Siregar.
DRberita | Sudah hampir satu tahun menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, namun Fachruddin Siregar belum membuktikan kinerjanya. 12 Oktober 2018 lalu dia dilantik, satupun kasus korupsi tidak ada tuntas yang ditanganinya.

"Salah satu contoh yaitu kasus dugaan korupsi pembelihan lahan Lapangan Barosokai di Jalan Rahmadsyah, Medan, yang teranyar lagi ramai dibicarakan masyarakat Kota Medan, belum juga ada tersangkanya," ucap Ketua LSM Organisasi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu ANti Korupsi (OMMBAK) Rozi Albanjari di Medan, Rabu 25 September 2019.

Menurut Rozi, Jaksa Agung RI HM Prasetyo sudah selayaknya mengevaluasi kinerja Fachruddin Siregar di Sumatera Utara.

"Untuk apa dia (Fachruddin Siregar) lama-lama di sini (Sumut) kalau tak adanya hasil kerjanya, lebih baik dia ditarik ke pusat, sambil menunggu masa pensiunnya tiba," cetus Rozi.

Jika dikatakan kasus korupsi Pemkab Madina yang lagi ditangani Kejati Sumut, hasil kerja dari Fachruddin Siregar, lanjut Rozi, itu salah besar. Kasus korupsi Tapian Sira-Sira dan Taman Raja Batu Pemkab Madina, itu mencuat ke publik sebelum Fachruddin dilantik jadi Kajati Sumut.

"Nol besar! Coba sebutkan mana kasus yang ditanganinya sejak menjadi Kajati Sumut? belum ada. Kasus korupsi Tapian Sira-Sira dan Taman Raja Batu itu sudah diselidiki sebelum dia manjabat Kajatisu. Kalaupun diklaimnya itu hasil kerjanya, boleh-boleh saja. Tetapi dia harus berani menangkap bupati, wakil bupati atau sekda Pemkab Madina, jadi tersangka. Itu baru bisa kita katakan dia berhasil di Sumut," terang Rozi.

Jadi, kata Rozi, sudah sepantasnya Jaksa Agung RI HM Prasetyo mengevaluasi Fachruddin Siregar. "Kalau kasus lapangan barosokai ada tersangkanya, juga baru bisa dikatakan Fachruddin Siregar berhasil jadi Kajati. Kalau tidak ada tersangkanya, tidak salah kita katakan Fachruddin gagal," tegas Rozi.

Selain itu, Rozi juga mengatakan TP4D Kejati Sumut yang dipimpin Fachruddin Siregar saat ini, sepertinya makin tersoroti secara negatif. Tidak saja diduga jadi agen kasus, TP4D Kejatisu juga diduga jadi perantara pengusaha untuk mendapatkan proyek APBD.

"Ini sudah rahasia umum, kasus diganti dengan kue APBD. Itulah dugaan kita melihat PT4D Kejati Sumut. Banyak dugaan korupsi yang mencuat ke publik oleh elemen masyarakat, namun tidak ada juga yang terpublis  penyidikannya. Jadi kita tidak salah menduga itu semua," tandasnya.

Sekali lagi, kata Rozi, Jaksa Agung RI HM Prasetyo harus segera mengevaluasi Fachruddin Siregara. "Biar jelas ada tidaknya kinerja Fachruddin Siregar di Sumut," serunya. (art/drb)

Editor: admin

T#g:fachruddin siregarjaksa agungkejati sumutkorupsi pemkab madinalapangan barosokai
Berita Terkait
  • Kamis, 10 Okt 2019 22:15

    Wiranto Kena Tusuk, Jaksa Agung: Saya udah menengok tadi

    Prasetyo mengatakan, berdasarkan keterangan salah satu deputi yang ikut rombongan ke Pandeglang, Banten, sampai sebelum operasi Wiranto tidak mengalami hilang kesadaran.

  • Rabu, 25 Sep 2019 23:44

    IMAKOR Minta Kejatisu Segera Tetapkan Tersangka Lapangan Barosokai

    Dari hasil investigasi IMAKOR Sumut, kata Rahmad Darmawan, ada dugaan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan sengaja memperlambat penyidikan kasus lapangan barosokai atas perintah dari Kejatisu.

  • Selasa, 24 Sep 2019 08:26

    GAM Paluta Kecam Dugaan Korupsi & Pungli Dana Desa ke Kejatisu

    Belasan massa dari Gerakan Aktivis Mahasiswa Padang Lawas Utara (GAM Paluta) menyampaikan rasa kecewanya terhadap kepemimpinan Camat Kecamatan Batang Onang ke Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan.

  • Jumat, 13 Sep 2019 00:19

    Pema Sumut Laporkan Dugaan Korupsi Labuhanbatu, Medan dan Sergai

    Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Mahasiswa Sumatera Utara (DPW Pema Sumut) membawa dugaan korupsi yang terjadi disejumlah kabupaten kota ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

  • Rabu, 11 Sep 2019 23:01

    Dugaan Korupsi Rabat Beton Dinas PU Asahan Dibawa ke Kejati Sumut

    Dugaan korupsi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Asahan, masuk ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa 10 September 2019.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir