• Home
  • Politik
  • IMM: Pemko Medan Terlalu Berlebihan Sikapi Atribut #2019GantiPresiden

Pilpres 2019

IMM: Pemko Medan Terlalu Berlebihan Sikapi Atribut #2019GantiPresiden

Senin, 07 Mei 2018 01:04
Dibaca: 109 kali
ilustrasi
Tagar #2019GantiPresiden.
DINAMIKARAKYAT - PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Medan menyayangkan beredarnya surat penertiban atribut #2019GantiPresiden dan laranganan orang-orang yang menggunakan atribut masuk ke dalam event Car Free Day (CFD) di Lapangan Merdeka, Medan, Minggu 6 Mei 2018.

Ketua Umum PC IMM Kota Medan Ahmad Bayu Nugroho menilai Pemko Medan terlalu berlebihan menyikapi tagar #2019GantiPresiden.

Tagar #2019GantiPresiden, #2019TetapJokowi atau #Jokowi2Periode merupakan pendapat rakyat secara konstitusional mengingat pemilihan presiden memang akan dilaksanakan pada tahun 2019.

"#2019GantiPresiden inikan bentuk ekspresi untuk sampaikan pendapat sesuai dengan UUD 1945 Pasal 28E Ayat (3), begitu juga dengan gerakan tagar #2019TetapJokowi, #Jokowi2Periode," tegas Bayu.

Dia juga meminta Walikota Medan Dzulmi Eldin untuk fokus pada hal-hal yang lebih penting terkait dengan pembangunan Kota Medan, seperti menjaga stabilitas perekonomian daerah, serta menutup lokasi hiburan malam yang semakin dekat Bulan Suci Ramadhan.

"Pemko Medan fokus saja lah jalankan Pasal 58, Perwal Kota Medan No. 29 Tahun 2014," cetus Bayu.

IMM, kata Bayu, mendukung program-program Pemko Medan dalam mewujudkan 'Medan Rumah Kita', rumah yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Program-program pembangunan karakter masyarakat khususnya mahasiswa dan pemuda yang merupakan penyambung hidup generasi dan pewaris tampuk pimpinan ummat ini lebih penting dibandingkan menyikapi tagar yang kesannya jadi menghalangi hak demokrasi," jelasnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:ganti presidenimm medanpilpres 2019Presiden Jokowi
Berita Terkait
  • Senin, 14 Mei 2018 01:02

    Pilpres: Golkar Ingin Sosok Airlangga ataupun JK

    Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham merasa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berpengalaman untuk memilih pasangan untuk menghadapi Pilpres 2019 mendatang.

  • Rabu, 02 Mei 2018 00:30

    Kontrak Politik: Presiden KSPI Serukan Buruh Menangkan Prabowo di Pilpres 2019

    Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta kepada seluruh elemen massa konfederasi buruh yang tergabung dalam KSPI berkomitmen dan bekerja keras memenangkan Prabowo Subianto sebagai presiden di 2019.

  • Senin, 30 Apr 2018 23:41

    Kader Partai Hanura Jabar Rame-rame Pindah ke Demokrat

    Puluhan pengurus Partai Hanura mulai dari tingkat DPD, DPC dan PAC hijrah ke Partai Demokrat Jawa Barat, karena kecewa dengan kekisruhan di internal partai sehingga memilih untuk mundur dan bergabung dengan partai berlambang bintang mercy.

  • Senin, 30 Apr 2018 22:35

    PC IMM: Medan Rumah Kita Bukan Cuma Slogan

    PC IMM Kota Medan Periode 2018-2019 resmi dilantik di Medan club, Kamis 26 April 2018 kemarin, dengan tema "Revitalisasi Kepemimpinan Profetik untuk IMM Berkemajuan".

  • Minggu, 22 Apr 2018 12:58

    Pilpres 2019: Jokowi Vs Gatot Bisa Terjadi

    Mantan Panglima TNI itu minimal harus mendapat dukungan dari gabungan partai yang memiliki 20 persen kursi DPR atau 25 persen perolehan suara sah nasional. Saat ini, Gatot hanya mengandalkan sejumlah kelompok relawannya.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir