Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • ICW Ingatkan Masyarakat Sumut Jangan Salah Pilih

Pilgubsu 2018

ICW Ingatkan Masyarakat Sumut Jangan Salah Pilih

Senin, 04 Jun 2018 00:34
Dibaca: 468 kali
drberita/istimewa
Diskusi Publik 'Sumut Darurat Korupsi' di Hotel LJ di Medan.
Bobby Nasution Center
DINAMIKARAKYAT - Masyarakat Sumatera Utara diminta untuk melihat secara detail rekam jejak Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang bertarung di Pilkada 2018, bebas dari korupsi dan anti korupsi. Karena Sumut sendiri merupakan daerah nomor ketiga terkorup di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Kordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Divisi Korupsi Politik‎, Donal Fariz dalam Diskusi Publik 'Sumut Darurat Korupsi' berlangsung di Hotel LJ di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Minggu 3 Juni 2018.

"Berdasarkan data ‎dari ICW 2017, Sumut sendiri menduduki nomor 3 di Indonesia daerah terbesar angka korupsinya. Setelah Pertama Jawa Timur dan Jawa Barat," ungkap Donal.

Donal menjelaskan Sumut di tahun 2017‎ terdapat 40 kasus korupsi ditangani oleh aparat penegak hukum dengan total kerugian negara mencapai Rp 286 miliar. Dengan ini, ia mengatakan menjadi catatan penting bagi warga Sumut untuk betul memilih pemimpin bagi Sumut sendiri.

Donal mengungkapkan Sumut menjadi perhatian khusus dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dikarenakan dua mantan Gubernurnya, Syamsul Arifin dan Gatot Pudjo Nugroho tersandung kasus korupsi.

"Momentum Pilkada 2018 ini, ‎menjadi titik krusial bagi masyarakat dan Pemerintah Provinsi Sumut, tidak jatuh memilih yang sama dan berujung kasus-kasus korupsi," ucap Donal.

Disisi lain, ia mengatakan bukan Sumut saja. Tapi, Kota Medan indeks IPK dirilis oleh Transparansi‎ Internasional Indonesia, Kota Medan menjadi Kota terkorup diantara 12 kota terbesar di Indonesia.

"Kota terbaik itu, Jakarta Utara dan Kota terkorup itu dinilai adalah Kota Medan dengan indeks presepsi terendah diseluruh kota besar. Jadinya, perlunya pemimpin baik. Jadinya, tidak kembali pemimpin terkorupsi berulang," kata Donal.

Untuk di Sumut, ada dua Paslon yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus. Donal mengimbau untuk selektif memilih kedua paslon itu, untuk memimpin Sumut lima tahun ke depan.

"Masyarakat Sumut sendiri bisa memilih dengan fortopolio anti korupsi. Dengan rekam jejak birokrasi pemberantas korupsi sebagai memimpin ‎untuk menghilangi presepsi daerah korupsi dari Pilkada Sumut ini," tandasnya.

Dalam diskusi juga hadiri sebagai pembicara Ansari Yamamah dari Cendikiawan Muslim Sumatera Utara, Septian Fujiansyah dari Advokat LBH Medan dan Ketua Umum HMI Badko Sumatera Utara Mahmud Mulyadi ‎dari akademisi Universitas Sumatera Utara, selaku pakar pidana korupsi. (art/drc)

Editor: admin

T#g:icwkpkpilgubsu 2018
Berita Terkait
  • Senin, 24 Feb 2020 14:50

    Bukan hal Aneh, Firli Buka Jumlah Kasus Ditahap Penyelidikan dan Penyidikan

    Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan penghentian penyelidikan 36 kasus dugaan korupsi bukan suatu hal yang aneh. Dia menyebut penghentian kasus tersebut sudah sesuai dengan ketentuan hukum.

  • Jumat, 21 Feb 2020 00:15

    Setelah Lapor ke KPK, Citra Keadilan Surati BPK Sumut Masalah Eks HGU PTPN2

    Setelah melaporkan dugaan korupsi eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN2 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kantor Hukum Citra Keadilan menyurati Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut.

  • Kamis, 20 Feb 2020 11:50

    Harun Masiku DPO, KPK tak Khawatir Kepercayaan Masyarakat Luntur

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak khawatir kepercayaan masyarakat luntur lantaran lambat menangkap Harun Masiku dan Nurhadi Abdurrachman. Kedua tersangka dugaan suap itu saat ini berstatus DPO atau buron.

  • Rabu, 19 Feb 2020 10:11

    Acil Lubis: Bukan Edy targetnya

    Kantor Hukum Citra Keadilan juga berencana akan membuka daftar nama mafia tanah yang ada di Sumatera Utara. Daftar nama itu rencanannya akan diserahkan ke KPK.

  • Senin, 17 Feb 2020 09:43

    Citra Keadilan Akan Buka Daftar Nama Mafia Tanah di Sumut

    Kantor Hukum Citra Keadilan mengimbau kepada masyarakat Sumut yang mengtahui dan memiliki identitas para mafia tanah tersebut untuk mau membantu menyerahkan datanya.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir