Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Gubernur Sumut dan 4 Kepala Daerah Studi Bencana ke Jepang

Gubernur Sumut dan 4 Kepala Daerah Studi Bencana ke Jepang

Jumat, 01 Des 2017 20:04
Dibaca: 231 kali
drberita/istimewa
Gubsu Tengku Erry dan 4 kepala daerah studi ke Jepang.
DINAMIKARAKYAT - Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi melakukan kunjungan kerja (kunker) tentang studi kebencanaan ke Gunung Asama Volcano, Jepang, Kamis 30 November 2017.

Selama di Jepang, Tengku Erry didampingi 3 bupati dan 1 walikota masing-masing Bupati Karo Terkelin Brahmana, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani, Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu dan Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk. Ikut juga Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis dan Kepala BPBD Kota Medan Arjuna Sembiring.

Studi kebencanaan itu berlangsung di kantor Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata (MLIT), Biro Pembangunan Daerah Kanto, Tone River Water System Sabo Office, di bawah kaki Gunung Asama Volcano, Jepang, 145 km dari Kota Tokyo.

Delegasi Sumut mendapat penjelasan tentang gunung berapi dari sejumlah pejabat setempat. Di mana lima gunung berapi aktif dan berbahaya di Jepang adalah Gunung Fuji, Sakurajima, Asama, Shinmoedake dan Gunung Aso.

Seperti diketahui, Gunung Asama Volcano ini aktif 3 April 1783 hingga awal Juli dengan ledakan cukup besar 8 Juli 1783 yang menewaskan 35 ribu jiwa. Letusan terakhir 2 Februari 2009 menyebabkan hujan abu menyelimuti Kota Tokyo. Hingga kini, penanggulangan bencana oleh pemerintah Jepang cukup baik.

Usai pertemuan, Tengku Erry menjelaskan, di Sumatera Utara terdapat gunung berapi yang masih aktif hingga saat ini yakni Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. Tidak hanya bencana letusan gunung berapi, Sumut memiliki risiko tinggi untuk terpapar dan terkena bencana alam lainnya seperti banjir, longsor dan gempa.

Kunker ke Jepang untuk mengetahui bagaimana menangani serta menanggulangi bencana, meminimalisir jatuhnya korban jiwa dari bencana tersebut hingga penerapan teknologi canggih.

"Jepang dikenal dengan daerah rawan bencana gempa dan letusan gunung berapi. Namun, teknologi penanganannya cukup canggih. Kesiapsiagaan mereka baik. Mudah-mudahan banyak manfaat dari Jepang ini nantinya bisa dipelajari dan diterapkan di Sumut," ucap Erry.

Dia menjelaskan, pengurangan resiko bencana pada tahap pra bencana merupakan hal penting dalam penanggulangan bencana. Sebab bencana berskala besar dapat menghancurkan pencapaian dan pertumbuhan ekonomi yang diperjuangkan selama berpuluh-puluh tahun.

"Hanya dalam sekejap karena bencana, masyarakat yang telah bersusah payah bekerja untuk keluar dari kemiskinan dapat kembali terperosok ke dalam kemiskinan," ucap Erry.

Pemprov Sumut mengambil sikap dengan memprioritaskan program pengurangan resiko bencana di antaranya penguatan kelembagaan khususnya organisasi perangkat daerah yang mengurus kebencanaan dan pengintegrasian pengurangan risiko ke dalam rencana tata ruang wilayah dan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

"Saya bersama Bupati dan Walikota saling ingat-mengingatkan bahwa urusan penanggulangan bencana harus menjadi urusan strategis dan prioritas dalam perencanaan dan anggaran pemda. Ini dilakukan dalam upaya mengantisipasi dan meminimalisir penderitaan rakyat akibat bencana," terang Erry. (art/drc)

Editor: admin

T#g:bencana alambpbd sumutgunung asama volcanoPemprov Sumut
Berita Terkait
  • Sabtu, 21 Jul 2018 01:04

    Hulk & Black Panther Unjukrasa Depan Kantor Gubernur Sumut

    Hulk meminta kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) segera melakukan tindakan tegas terhadap mereka yang duduk dengan nyantai, namun terlibat penyelewengan uang rakyat.

  • Minggu, 10 Jun 2018 02:15

    Tengku Erry Percaya Dengan Sekda Sumut Sabrina

    Pengambilan sumpah dan pelantikan jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 66/TPA Tahun 2018 tanggal 14 Mei 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya.

  • Minggu, 03 Jun 2018 01:48

    Zakat dan Infaq ASN Kantor Gubsu Tahun 2017 Senilai Rp2,7 Miliar Lebih

    Program khusus Ramadhan Berkah ini adalah menyalurkan 15.000 paket berupa uang senilai Rp4,5 miliar yang diberikan kepada para kaum dhuafa se-Provinsi Sumut melalui Baznas kabupaten/kota.

  • Minggu, 03 Jun 2018 01:31

    Gubsu: Zakat Berpotensi Mewujudkan Rasa Keadilan Sosial

    Zakat adalah salah satu ibadah yang memiliki posisi yang sangat penting, strategis, dan menentukan baik dari sisi hukum agama maupun dari sisi pembangunan ekonomi umat.

  • Sabtu, 26 Mei 2018 02:13

    Gubernur dan BPN Teken MoU Sertifikat Tanah Milik Pemprov Sumut

    Gubenur Tengku Erry Nuradi dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut Bambang Priyono menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang percepatan persertifikatan tanah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir