Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Gubernur Sumut: Waspadai Peristiwa G 30 S/ PKI Dalam Konteks Berbeda

Gubernur Sumut: Waspadai Peristiwa G 30 S/ PKI Dalam Konteks Berbeda

Senin, 02 Okt 2017 00:29
Dibaca: 704 kali
drberita/istimewa
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2017 di Tugu Letda Sujono, Bandar Betsy, Simalungun, Sumut.
DINAMIKARAKYAT - Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menilai ancaman paham komunis adalah bahaya laten yang masih tetap harus diwaspadai segenap elemen bangsa. Bisa saja peristiwa serupa terjadi di masa sekarang, namun dengan konteks yang berbeda.

Hal itu disampaikan Tengku Erry usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Tugu Letda Sujono, PTPN3, Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Minggu 1 Oktober 2017.

Tengku Erry mengingat kembali bahwa sampai saat ini bahaya laten dari komunis masih ada di Indonesia dan khususnya Sumatera Utara.

"Ancaman paham komunis itu harus tetap diwaspadai segenap elemen bangsa. Karena bisa saja peristiwa serupa terjadi dimasa sekarang tapi dengan konteks yang berbeda," ujarnya.

"Rongrongan datang tidak lagi dalam bentuk pemberontakan senjata, namun melalui paham tertentu, ideologi, budaya, seni bahkan melalui mode pakaian yang dapat meruntuhkan rasa nasionalisme masyarakat luas, terutama generasi muda," sambung Erry.

Erry mengimbau masyarakat khususnya generasi muda untuk memperkuat rasa nasionalisme dalam mengisi pembangunan. "Salah satunya dengan tetap mewaspadai ancaman yang dapat merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan ideologi Pancasila," katanya.

Upacara yang diawali dengan mengheningkan cipta dan dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Pembacaan UUD 1945 dan pembacaan ikrar oleh Ketua DPRD Wagirin Arman, dihadiri Wakil Gubernur Nurhajizah Marpaung, Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga dan jajaran, unsur Forkopimda Sumut dan para SKPD di lingkungan Pemprov Sumut.

Erry menyampaikan bahwa momen ini merupakan kilas balik peristiwa memilukan yang terjadi pada 14 Mei 1965 yang menyebabkan gugurnya seorang perwira pengamanan perkebunan bernama Peltu Sudjono akibat dibunuh massa dari gerakan PKI.

Gerakan tersebut dikenal dengan Gerakan 30 September 1965 yang didalangi oleh PKI, dan di Sumatera Utara peristiwa tersebut dikenal dengan peristiwa Bandar Betsy yang menyebabkan gugurnya Letda Sudjono.

"Peringatan ini untuk mengenang sejarah kepahlawanan Letda Sudjono yang menjadi korban keganasan PKI, agar generasi muda tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang hanya ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia," ujar Erry.

Selain menjadi sejarah, peristiwa ini juga diharapkan menjadi sebuah pelajaran besar bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. "Setiap permasalahan harus diselesaikan secara hukum, jangan main hakim sendiri," demkian kata Erry. (art/drc)

Editor: admin

T#g:bandar betsykomunisPKItugu letda sujono
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Okt 2018 10:23

    Kami Bangga Jadi Musuh PKI

    Banyak nilai-nilai yang kita ambil dari peringatan sejarah seperti ini yakni nilai evaluasi bagi kita semua, nilai pendidikan bagi anak bangsa agar tidak terulang kembali hal-hal yang tidak baik seperti masa yang lalu, dan harapan kedepan bisa lebih baik

  • Selasa, 26 Sep 2017 02:21

    HMI Labuhanbatu Raya Ajak Masyarakat Antisipasi PKI

    Anggota DPRD Labuhanbatu mengapresiasi aksi HMI dan bersama membakar bendera PKI, dihadiri Anggota Dewan M. Arsyat Rangkuti, Irham Nasution, Elia Rosa, Gunawan Hutabarat, Abd Karim Hasibuan, Akhyar Simbolon, Kamal Rambe, dan Muniruddin.

  • Minggu, 24 Sep 2017 23:59

    Instruksi Panglima TNI, Warga Kabupaten Madina Nobar Film G 30 S/PKI

    Instruksi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantiyo, Dandim O212/TS sub Rayon Dandramil 12, Panyabungan, menggelar Nonton Bareng (Nobar) Film G 30 S/PKI dengan warga di Kabupaten Mandailing Natal.

  • Selasa, 19 Sep 2017 01:58

    Kadispora Madina: Pemuda Jangan Bangga Dengan Jas Almamaternya

    Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melaksanakan sosialisasi menejemen organisasi kepemudaan, di Hotel Madina Sejatera, Dalan Lidang, Panyabungan.

  • Minggu, 10 Sep 2017 23:30

    Pengamat: Film G 30 S PKI Tepat Diputar Kembali

    Gerakan itu dimaksudkan untuk mengingatkan kembali seluruh komponen bangsa atas bahaya komunis yang bertentangan dengan ideologi Negara Pancasila.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir