Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Edy Minta Arsitek Terlibat Penuh Perencanaan dan Pembangunan Sumut

Edy Minta Arsitek Terlibat Penuh Perencanaan dan Pembangunan Sumut

Jumat, 23 Agu 2019 01:15
Dibaca: 262 kali
drberita/istimewa
Pelantikan IAI Sumut.
Bobby Nasution Center
DRBerita | Pemerintah Provinsi Sumatera Utara saat ini berencana membangun berbagai fasilitas umum dan infrastruktur. Keterlibatan para arsitek sangat dibutuhkan untuk memastikan pembangunan terlaksana sesuai dengan rencana dan berkualitas.

"Kenapa arsitek ini penting bagi saya, karena selain ilmu mereka eksakta, tetapi juga ada unsur seninya. Sehingga kita perlu kerja sama. Jadi saya ingin anda (IAI) masuk ke dalam (membantu pemerintah), banyak yang mau kita bangun," ujar Gubernur Edy Rahmayadi di acara pelantikan sekaligus Rapat Kerja Provinsi Ikatan Artisek Indonesia (IAI) Sumut periode 2019-2022 di Tiara Convention Centre, Jalan Cut Meutia, Medan, Rabu 21 Agustus 2019.

Hadir dalam acara perwakilan pengurus IAI Nasional Denny Iwan Setyawan dan Ketua IAI Sumut Boy Brahmawanta Sembiring serta jajaran pengurus lainnya. Mendampingi gubernur, Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Effendy Pohan, Kadispora Baharuddin Siagian, Kadis SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Alfi Syahriza dan Kepala Bappeda Sumut Hasmirizal Lubis.

Menurut Edy, beberapa fasilitas umum hingga penataan kawasan dari berbagai lintas sektoral kedinasan akan dibangun. Seperti pembangunan pusat olahraga, rumah sakit, infrastruktur perkotaan, hingga jalan dan jembatan. Untuk itu dibutuhkan dukungan banyak pihak dalam memastikan proyek dapat berjalan sesuai rencana sekaligus terawasi pelaksanaannya.

Saat ini, kata Edy, kondisi jembatan di Sumut kurang baik. Setelah mendatangkan arsitek dari luar, setelah diperiksa, ternyata sarana dimaksud, perlu dibongkar dengan segala persoalan kerusakan yang terjadi.

"Saya tidak mau ke depan akan menjadi masalah bagi anak cucu kita. Makanya saya minta anda yang berilmu ini diikutkan. Soalnya ilmu kita berbeda, anda membangun, sementara ilmu saya dulu bagaimana menghancurkan bangunan (ilmu peperangan)," seru Edy betapa dirinya butuhkan bantuan dari para ahli agar proyek pembangunan terlaksana dengan baik.

Edy pun mempresentasikan rencana pembangunan di Sumut, di antaranya pusat olah raga, pembangunan sarana transportasi dan infrastruktur di Kota Medan, pembangunan Rumah Sakit Haji Medan, tempat pengolahan sampah dan lainnya. Meskipun ada beberapa hal teknis adalah kewenangan pemerintah kabupaten/kota dengan dalih otonomi daerah.

"Ini harus segara, kita sudah terlambat. Tetapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jadi bukan otonomi daerah yang menghambat, tetapi motivasi dan visi bersama yang harus ada," jelasnya.

Oleh karena itu, Edy meminta setelah kegiatan rapat kerja provinsi dilaksankan, kemampuan dan keahlian harus diimplementasikan bersama. Semua pihak harus mendukung untuk membangun Sumut.

"Saya pernah tanya berapa potensi pendapatan Sumut ini ke orang Jerman. Jawabannya Rp 80 triliun. Kalau sebesar itu, tentu kita tak lagi ribut soal gaji rendah. Makanya mereka harus diikutkan, jangan asal bangun saja untuk jalankan proyek. Arsitek harus dilibatkan, tetapi jangan juga nanti jadi curang," kata Edy dan selanjutnya membuka resmin acara IAI Sumut, ditandai pemukulan gong.

Ketua IAI Sumut Boy Brahmawanta Sembiring mengakui saat ini masalah pembangunan memang mengarah kepada model yang asal jadi. Karena itu harus dapat dipastikan agar proyek yang akan dan tengah dijalankan bisa berkualitas dan sesuai perencanaan.

"Namun memang untuk perda seperti bangunan, itu kewenangannya ada di kabupaten/kota. Tetapi yang diperlukan adalah koordinasi dari gubernur untuk mengakomodir semua," katanya.

Boy juga mengklaim bahwa untuk bangunan atau rancang bangun hingga pengawasannya, arsitek cukup siap untuk itu. Di Sumut saat ini sudah ada 11 orang arsitek yang memiliki lisensi. Dengan demikian, Sumut tidak perlu mengimpor konsultan (arsitek) dari luar, karena di dalam daerah saja sudah ada dan berkualitas.

"Untuk menjaga itu (integritas), kita akan terus melakukan pembinaan dan penguatan. Sehingga bukan semata-mata soal uang, tetapi juga kualitas dan hitungan kita. Sedikit saja kita tidak memberikan yang terbaik, itu sudah koruopsi bagi kita. Jadi kita komitmen mendukung apa yang diharapkan gubernur, pungkasnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:arsitek pembangunanedy rahmayadiiai sumut
Berita Terkait
  • Sabtu, 22 Feb 2020 22:13

    Kabarnya Usulan Gubsu, PUPR Akan Bangun Sekolah Baru di Mandailing Natal

    Rencana pembangunan sekolah baru di Kabupaten Mandailing Natal tersebut dikabarkan awalnya atas usulan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi ke Kementerian PUPR.

  • Kamis, 20 Feb 2020 11:24

    Lasro Marbun Pejabat Bermasalah dari DKI, Gubsu Edy Salah Pilih

    Belasan massa dari DPW PEMA Sumut beraksi di depan Kantor Inspektorat Provinsi, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Kamis 20 Februari 2020. Massa menuding Lasro Marbun pejabat bermasalah dan minta Gubsu Edy Rahmayadi menyopotnya.

  • Jumat, 14 Feb 2020 10:32

    Kapolda Sumut: Stop Isu Babi

    Menurut Kapolda, setelah diklarifikasi dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi terkait pemberitaan di media, Gubernur menyatakan tidak ada rencana memusnahkan ternak babi, hanya memusnahkan babi yang telah terjangkit virus AFS.

  • Kamis, 13 Feb 2020 22:35

    Kepada KKDBI, Edy Pastikan Tidak akan Musnahkan Babi

    Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memastikan Pemprovsu tidak akan memusnahkan ternak babi yang terjangkit virus Afrikan Swain Fever (ASF). Virus tersebut ternyata tidak menular ke manusia dan hewan lainnya, hanya kepada babi.

  • Selasa, 11 Feb 2020 19:41

    Koalisi Umat Islam Dukung Penuh Edy Rahmayadi Berantas Virus Babi

    Maraknya teror bangkai babi tiga bulan terakhir ini telah membuat masyarakat resah, bukan saja umat Islam akan tetapi juga seluruh masyarakat di Sumut, khususnya Kota Medan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir