Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Edy Keluarkan 11 Poin Instruksi Gubernur Terkait Virus Corona

Edy Keluarkan 11 Poin Instruksi Gubernur Terkait Virus Corona

Sabtu, 14 Mar 2020 16:19
Dibaca: 634 kali
istimewa
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi
Bobby Nasution Center
DRberita | Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengeluarkan instruksi gubernur terkait virus Corona COVID-19. Dalam instruksi tersebut, Edy memerintahkan pembentukan tim terpadu hingga penguatan industri pengolahan.

Ada 11 poin dalam Instruksi Gubernur Sumut Nomor: 188.54/2/INST/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Corona Virus Diseases (COVID-19). Instruksi tersebut diteken Edy pada 6 Maret 2020.

"Membentuk tim terpadu pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi dan Kabupaten/Kota masing-masing dengan melibatkan Forkompinda dan instansi terkait," kata
Edy dalam poin kedua instruksi, dikutip Sabtu 14 Maret 2020.

Instruksi tersebut ditujukan kepada bupati/walikota se-Sumatera Utara dan kepala perangkat daerah hingga pimpinan BUMD.

Berikut isi instruksi gubernur tersebut; Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan infeksi Corona Virus Diseases (COVID-19) di wilayah Provinsi Sumatera Utara, dengan ini menginstruksikan:

Kepada:
1. Bupati/Wali Kota se-Sumatera Utara
2. Kepala Perangkat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sumatera Utara dan Pimpinan Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Sumatera Utara

Untuk:

Kesatu: Menyebarluaskan imbauan kepada masyarakat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, agar tetap bersikap tenang, tidak panik, tidak berlebihan membeli kebutuhan dan tidak menimbun bahan kebutuhan pokok serta berperilaku hidup sehat, bersih dan menjaga kesehatan diri.

Kedua: Membentuk tim terpadu pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi dan Kabupaten/Kota masing-masing dengan melibatkan Forkompinda dan instansi terkait.

Ketiga: Melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pengendalian resiko penularan infeksi COVID-19 di wilayah Sumatera Utara dan Kabupaten/Kota masing-masing.

Keempat: Membuat dan melaksanakan kebijakan teknis peningkatan kewaspadaan resiko penularan infeksi COVID-19 beserta pencegahan dan pengendaliannya.

Kelima: Menyusun rencana kontingensi bersama dengan Dinas Kesehatan, TNI/Polri, Rumah Sakit dan seluruh perangkat daerah terkait.

Keenam: Meningkatkan kesiapsiagaan rumah sakit rujukan untuk penanganan infeksi COVID-19, termasuk penambahan jumlah rumah sakit rujukan, tenaga medis dan peralatan medis lainnya.

Ketujuh: Melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan meningkatkan inspeksi dan pemantauan ke pasar dan gudang dalam rangka mencegah potensi penimbunan barang dan kenaikan harga kebutuhan pokok, termasuk peningkatan koordinasi bersama asosiasi pedagang dan importir dalam rangka memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok yang memadai dan harga yang terjangkau.

Kedelapan: Mempercepat realisasi anggaran belanja daerah, terutama untuk periode Triwulan I dan II Tahun Anggaran 2020 guna meningkatkan peredaran uang sebagai stimulus pergerakan ekonomi daerah.

Kesembilan: Memperkuat pengawasan di pintu-pintu masuk (bandara, pelabuhan dan terminal) terhadap pergerakan keluar masuk orang dan barang untuk mengendalikan penyebaran virus.

Kesepuluh: Mendorong peningkatan produksi pertanian, kehutanan dan perikanan dalam rangka menjaga stabilitas dan ketersediaan komoditas hasil-hasil pertanian.

Kesebelas: Mendorong penciptaan nilai tambah melalui penguatan industri pengolahan dan sektor-sektor unggulan lainnya.

Instruksi Gubernur ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

(art/drb)

Editor: Bornok

Sumber: detikcom

T#g:edy rahmayadiinstruksi gubernurvirus corona
Berita Terkait
  • Senin, 06 Apr 2020 17:56

    Konvoi dari Tobasa, Puluhan Pelajar Ditangkap di Asahan Saat Wabah Corona

    Para pelajar tersebut lupa soal anjuran tetap berada di rumah selama tanggap darurat Virus Corona (Covid-19). Mereka berkonvoi ke arah wisata Ponot Tangga, Aek Songsongan, Asahan.

  • Senin, 06 Apr 2020 17:16

    Sudah 19 Orang, Dr. Naek L Tobing Meninggal Positif Conora

    Kabar duka kembali datang. Kali ini konselor seks serta psikiater Dr Naek L Tobing, SpKJ, meninggal dunia. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut Dr Naek positif tertular Virus Corona (Covid-19).

  • Senin, 06 Apr 2020 16:50

    Dampak Wabah Corona, Pekerja Seni di Sumut Butuh Perhatian Pemerintah

    Dampak corona terhadap sejumlah aktifitas dan kegiatan proyek seni budaya dan pariwisata jadi terhenti, tentunya sangat mempengaruhi perekonomian rumah tangga terutama kebutuhan harian.

  • Senin, 06 Apr 2020 15:51

    Warkop Jurnalis Medan Peliput Covid-19 Dapat Bantuan Tempat Cuci Tangan

    Para jurnalis yang melipu Virus Corona (Covid-19) mendapat bantuan fasilitas cuci tangan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan. Alat cucu tangan tersebut diletakkan di Warkop Jurnalis, Jalan Agus Salim, Medan.

  • Minggu, 05 Apr 2020 00:13

    SMSI Siapkan Gedung Pusdiklat Untuk Paramedis dan Tenaga Kesehatan

    Rapat digelar menyikapi arahan Presiden RI Joko Widodo dalam penanganan Covid-19, Kamis 2 Maret 2020, yakni Rapid test massal melibatkan tokoh agama, stop ekspor alat kesehatan, insentif UMKM, stok pangan dan jangan liburan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir