Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Edy: Inilah hebatnya Sumut punya Museum Sejarah al Quran

Edy: Inilah hebatnya Sumut punya Museum Sejarah al Quran

Senin, 23 Sep 2019 11:09
Dibaca: 74 kali
drberita/istimewa
Edy Rahmayadi bersama Sabrina, Ichwan Azhari dan Faisal Arif.
DRberita | Museum Sejarah al Quran sudah ada di Sumatera Utara. Gubernur Edy Rahmayadi, Minggu 22 September 2019, meresmikannya di Gedung Serba Guna, Jalan Pancing, Medan. Ada 22 mushaf kuno berhasil dikumpulkan dari berbagai sumber di museum.

Mushaf di Museum Sejarah al Quran Sumut sebagai bukti bahwa jejak perkembangan Islam telah ada sejak ratusan tahun lalu di Provinsi ini.

"Ini yang didapatkan paling terakhir di abad 18, Alhamdulillah kita temukan. Berarti 300 tahun yang lalu. Jadi tidak mungkin syekh (ulama) yang datang (ke Sumatera Utara) ini tidak membawa dokumen (al Quran)," ujar Edy usai meresmikan Museum Sejarah al Quran Sumut.

Menurut Edy, dari penelusuran ke beberapa daerah di Sumut ditemukan sejumlah al Quran tua yang berusia setidaknya 250 tahun, bahkan ada yang lebih dari itu. Di antaranya adalah di Barus dan Simalungun serta tempat lainnya yang masih menyimpan Mushaf al Quran kuno.

Edy mengaku sempat saling curiga dengan sejarawan sekaligus penggagas museum, Dr Ichwan Azhari asal Unimed. Pasalnya niat mereka ingin menelusur bukti sejarah, namun belum sempat berkomunikasi dengan baik.

"Begitu saya dengar (Ichwan Azhari), saya cari beliau. Ternyata setelah diceritakan, ternyata kami satu ide. Akhirnya kita buka acara, panggil ahli dan duduk bersama. Dari situ, sampai sekarang kita terus mencari (bukti sejarah islam) ini," terangnya.

Sejumlah tempat di Provinsi Sumatera Utara pernah besar peran para ulama (syekh) yang identik dengan ke-Islaman. Ini terbukti adanya 22 mushaf kuno yang berhasil dikumpulkan dari berbagai sumber. Bahkan menjelaskan beberapa tumbuhan, sayur hingga buah dan makanan yang bermanfaat berdasarkan al Quran.

"Inilah hebatnya Sumut punya museum sejaharah al Quran. Kita mulai lagi ini. Makanya kita akan tempatkan, kita arsipkan dengan baik. Kita siapkan tempatnya di Masjid Agung nanti. Kalau tidak cukup, kita tempatkan di Islamic Center (akan dibangun)," jelas Edy.

Bukti sejarah ini bisa menjaga sekaligus mewariskan peninggalan ini kepada generasi penerus di masa mendatang. Jika tidak cerita-cerita yang ada bisa saja hilang. (art/drb)

Editor: admin

T#g:edy rahmayadimuseum alquranmuseum alquran sumut
Berita Terkait
  • Kamis, 10 Okt 2019 21:38

    Gubernur Edy Disambut Hangat Customer Gathering Bank Sumut di Batam

    Dalam kunjungannya, Edy Rahmayadi turut menyapa para nasabah yang sedang bertransaksi di Bank Sumut Cabang Batam. Terlihat beberapa nasabah mengajak Edy foto bersama.

  • Kamis, 03 Okt 2019 21:24

    Kejahatan Kemanusian: Irham Imbau Edy & Musa Berangkat ke Wamena

    Anggota DPRD Sumut Irham Buana mengimbau Gubernur Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah agar turun langsung mengamankan warga Sumut yang ada di Wamena.

  • Rabu, 02 Okt 2019 00:22

    Edy Siapkan Tim dari Sumut ke Papua

    Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi membentuk tim khusus untuk menangani warga Sumut yang ada di Wamena, Papua. Tim khusus diharapkan segera bekerja dan berangkat ke Papua.

  • Senin, 23 Sep 2019 12:13

    Pesan Edy di HUT ke 54 Yonif Raider 100/PS

    Wilayah Sumatera Utara yang cukup luas dan sumber daya alam yang besar, namun infrastrukturnya yang masih terbatas serta sumber daya manusianya yang masih perlu ditingkatkan kualitasnya merupakan tantangan khusus bagi aparatur di daerah, termasuk prajurit

  • Senin, 23 Sep 2019 11:46

    Museum Sejarah al Quran: Bukti Sejarah Islam di Sumut Sampai ke Malaysia

    Sejarawan sekaligus penggagas Museum Sejarah al Quran Sumut Dr Ichwan Azhari mengatakan bahwa dirinya merasa khawatir dan marah saat disebutkan bahwa Sumatera Utara tidak memiliki Mushaf al Quran.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir