Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Diskusi 'Award Medan Kota Terbaik' Hasilkan Penolakan dan Gugatan

Diskusi 'Award Medan Kota Terbaik' Hasilkan Penolakan dan Gugatan

Rabu, 18 Okt 2017 01:03
Dibaca: 301 kali
drberita/istimewa
Masyarakat dan aktivis diskusi 'Medan Kota Terbaik'.
DINAMIKARAKYAT - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan di Kota Medan. Beliau menegaskan agar Walikota Medan Dzulmi Eldin segera memperbaiki sebelum dia turun tangan.

Pernyataan itu dapat dijadikan satu indikator bahwa penghargaan Medan sebagai 'Kota Terbaik' sangat tidak tepat.

Demikian disampaikan Koordinator Gerbraksu Saharuddin dalam diskusi 'Menggugat Award Medan Kota Terbaik' di Kongkow Kofe Titipapan, Medan, Senin 16 Oktober 2017.

Menurut Saharuddin, penghargaan 'kota terbaik' merupakan tamparan bagi warga Medan. Award tersebut sungguh sangat jauh dari fakta lapangan dan cenderung keliru.

"Memang kenyataan yang dirasakan warga juga tidak jauh berbeda, lalu menjadi pertayaannya, indikator apa saja yang dinilai oleh lembaga pemberi award tersebut, perlu dimintai klarifikasi," katanya.

Penolakan dan gugatan warga terhadap pemberian award itu memaksa masyarakat dan aktivis untuk membandingkan kinerja eksekutif dan legislatif terhadap realisasi pembangunan,.

"Jika berkaca pada kondisi infrastruktur jalan di Medan Utara, baik itu yang menjadi kewenangan pusat, provinsi maupun kota, maka predikat 'Keberhasilan Pembagunan' masih dikatagorikan nihil. Mereka (pemerintah) harus diteriaki baru melek dan terkesan abai," tandas Saharuddin.

Diskusi juga dihadiri sejumlah aktivis pergerakan Medan Utara di antaranya OK Muhammad Hatta, Muhammad Asril, Rion Aritonang, Agus Leo dan pemerhati pembangunan Azhari AM Sinik.

Dari hasil diskusi merreka sepakati akan berdelegasi ke Pemko Medan, DPRD Medan dan DPRD Sumut membahas infrastruktur Kota Medan.

"Diskusi juga menyimpulkan akan menyurati pemberi award (Kemendagri) yang memberi award itu langsung ke Walikota Medan. Kita malu mendapat penghargaan yang nyata-nyata tidak sesuai fakta dan kenyataan," tukas Saharuddin. (art/drc)

Editor: admin

T#g:gerbraksu saharuddinjalan rusak dan berlubangmedan kota terbaikmedan rumah kitapemko medan
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Jul 2018 16:33

    PD Pasar Jadi Polemik Pembahasan Pansus LKPJ 2017 DPRD Medan

    Persoalan PD Pasar Kota Medan menjadi polemik. Pansus LKPJ 2107 DPRD Medan menilai Dirut Perusahaan Daerah (PD) Pasar Rusdy Sinuraya kurang bijak.

  • Selasa, 29 Mei 2018 03:06

    Toleransi Menjadi Ciri Khas Masyarakat Medan

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Henry Jhon Hutagalung menyebutkan ikut melaksanakan puasa. Hal ini telah berlangsung dalam lima tahun terakhir.

  • Senin, 28 Mei 2018 14:40

    Rapat Paripurna, Ini Hasil LKPj 2017

    Kemudian Pemko Medan diharapkan secara konsisten memperjuangkan bersama apa yang telah disepakati dalam forum musrembang tanpa mengesampingkan faktor top down dan politis.

  • Senin, 30 Apr 2018 22:35

    PC IMM: Medan Rumah Kita Bukan Cuma Slogan

    PC IMM Kota Medan Periode 2018-2019 resmi dilantik di Medan club, Kamis 26 April 2018 kemarin, dengan tema "Revitalisasi Kepemimpinan Profetik untuk IMM Berkemajuan".

  • Selasa, 24 Apr 2018 21:16

    Ketua Komisi C Heran dengan Pemko Medan

    Para pedagang menuntut ketegasan terhadap penunjukan pengelola Pasar Pringgan. Mereka meminta agar SK Walikota yang memberikan PT Parben's yang mengelola dan perbaiki pasar.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir