Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Dirjen Pendidikan Islam: Di Inggris Pendidikan Agama Pelajaran Wajib

Dirjen Pendidikan Islam: Di Inggris Pendidikan Agama Pelajaran Wajib

Sabtu, 06 Jul 2019 17:15
Dibaca: 133 kali
drberita/istimewa
Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin
DINAMIKARAKYAT - Direktur Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin menanggapi tentang wacana penghapusan pendidikan agama di sekolah. Jika mengacu pada Undang-undang sistem pendidikan nasional di mana mengharuskan pendidikan agama bagi seluruh peserta didik.

"Bahkan harus diajarkan oleh guru yang seagama. Jadi kalau mau dihapus ubah dulu undang-undangnya," kata Kamaruddin kepada wartawan Sabtu 6 Juli 2019.

Selain undang-undang sistem pendidikan nasional, menurut Kamaruddin sebagaimana konstitusi secara eksplisit menyatakan Indonesia merupakan bangsa yang religius. "Secara sosiolologis tak ada satupun penduduk Indonesia yang tidak beragama, kalau agama tidak diajarkan di sekolah kemana mereka harus belajar agama," katanya.

Menurut Kamaruddin kontribusi pendidikan agama sangat penting dalam membentuk karakter keberagamaan Indonesia yang damai, toleran, demokratis, moderat. Bahkan menurutnya di negara sekuler seperti Inggris, pendidikan agama menjadi mata pelajaran wajib.

"Bahwa ada fenomena menguatnya politik identitas bernuansa agama itu benar tapi penyebabnya tidak tunggal, termasuk di antaranya adalah imbas dari globalisasi dan kemajuan teknologi informasi. Ini tantangan bangsa secara keseluruhan. Menyalahkan pendidikan agama semata kemudian mengusulkan untuk dihapus adalah sebuah bentuk penyederhanaan masalah secara ekstrim atas sebuah masalah. Sikap seperti ini tentu tidak realistis dan kurang akademik," tuturnya.

Kendati demikian, Kamaruddin mengakui mata pelajaran agama di sekolah perlu terus direview agar sesuai dengan tuntutan zaman dan berorientasi rahmatan lil alamin. Menurutnya masih terdapat sejumlah kelemahan dan kekurangan dalam pelaksanaannya, karenanya ia pun meminta masyarakat untuk memberikan masukan.

Sebelumnya, praktisi Setyono Djuandi Darmono menyarankan Presiden Joko Widodo untuk meniadakan pendidikan agama di sekolah. Pendidikan agama dinilai harus menjadi tanggung jawab orang tua serta guru agama masing-masing bukan guru di sekolah. Dirinya berpandangan pendidikan agama cukup diberikan di luar sekolah, seperti masjid, gereja, pura, vihara, dan lainnya.

"Mungkin perlu klarifikasi dari yang bersangkutan tentang pernyataannya. Saya kok ragu kalau ada pernyataan seperti itu dari praktisi pendidikan. Jangan sampai substansi pernyataannnya tidak demikian atau punya konteks tersendiri," kata Kamaruddin. (art/drc)

Editor: admin

Sumber: republika.co.id

T#g:agama islamdirjen pendidikan islamkamaruddin aminpendidikan agamaumat islam
Berita Terkait
  • Minggu, 01 Sep 2019 00:37

    Amazing Muharram di Kota Medan

    Setiap tahunnya kegiatan amazing muharram ini menghadirkan tokoh-tokoh islam inspiratif untuk menebar inspirasi dan memotivasi umat islam dalam meningkatkan keimanan.

  • Minggu, 01 Sep 2019 00:07

    Sambut 1 Muharram, Warga Tanah 600 Marelan Baca Yasin

    Kekompakan warga semakin menjadi erat, tak mudah termakan isu yang bisa merusak kerukunan. Apalagi sekarang ini masih terjadi kerusuhan di ujung timur nusantara, tepatnya di Papua.

  • Senin, 26 Agu 2019 20:51

    Road Show UAS di Sumut: Mulai di Medan, Asahan dan Deliserdang

    Senin 26 Agustus 2019, road show tabligh akbar UAS di Masjid An Nur Jalan M. Yusuf Jintan, Bagan Percut, Dusun 16, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang dan Masjid Agung As Sakinah, Komplek Ruko Citra Garden, Jalan Jamin Ginting, M

  • Senin, 26 Agu 2019 19:38

    Marwan Dasopang Pastikan RUU Pesantren Disahkan Sebelum Pelantikan DPR Priode Baru

    Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan ditargetkan selesai sebelum anggota DPR periode baru 2019-2024 dilantik awal Oktober mendatang.

  • Jumat, 23 Agu 2019 00:59

    Tabligh Akbar 'Membangun Rumah di Surga' Terkumpul Rp 2 Miliar

    Selain penyampaian tausiyah oleh Ustaz Fatih Karim, juga dilakukan penggalangan dana untuk merampungkan pembangunan Masjid Agung Medan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir