• Home
  • Politik
  • Dirjen Aplikasi: Sekarang banyak yang palsu di Internet

Dirjen Aplikasi: Sekarang banyak yang palsu di Internet

Sabtu, 26 Agu 2017 17:38
Dibaca: 181 kali
drberita/ilustrasi
Jaringan internet.
Perindo
DINAMIKARAKYAT - Media sosial saat ini merupakan bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Hal itu tak terlepas dari kemudahan mengakses internet.

Berdasarkan data Kementrian Informatika, saat ini 51 persen dari 132 juta masyarakat tanah air aktif berseluncur di dunia maya. Mereka kerap terhubung satu sama yang lain melalui dunia maya dengan berbagai perangkat digital.

"Kemerdekaan yang sudah kita nikmati ini bukanlah kemerdekaan untuk menjadi semrawut dan seenaknya, namun justru harus membuat kita lebih bersyukur dan bijak dalam menggunakan kemerdekaan termasuk kebebasan berekspresi di media sosial," kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Samuel Abrijani Pangerapan di Jakarta, dikutip republika.co.id, Sabtu 26 Agustus 2017.

Samuel mengatakan, masyarakat seharusnya lebih bijak dalam memakai media sosial. Pengguna, seharusnya mengunggah konten yang tidak mengarahkan pada perpecahan dan mengadu domba.

"Sekarang banyak yang palsu di internet, makanya kita harus isi dengan konten yang asli, bijak dan baik," katanya.

Dia mengatakan, terakhir kepolisian menangkap gerakan penyebar konten bermuatan kebencian dan hoaks. Ini mengacu pada penangkapan kelompok Saracen yang menyebarkan hoaks dengan motif ekonomi. Kelompok ini bekerja berdasarkan ideologi pasar yakni adanya permintaan dan penawaran.

Polisi mengamankan tiga orang yakni MFT (43 tahun), JAS (32), dan SRN (32) yang memiliki peran yang berbeda dan ditangkap di tiga lokasi berbeda.

Masing-masing memiliki peran tersendiri, misalnya, MFT merupakan ketua grup Saracen, berperan merekrut para anggota menggunakan daya tarik berbagai unggahan yang bersifat provokatif menggunakan isu SARA sesuai perkembangan tren media sosial.

Melihat hal tersebut, gerakan bijak bersosmed meluncurkan program gerakan #bijakbersosmed di dunia maya. Tak hanya untuk menggunakan media sosial seacara baik, gerakan ini juga untuk menangkal konten-konten yang dapat memecah belah persatuan dan ujaran-ujaran yang ridak bertanggung jawab. (art/drc)

Editor: admin

T#g:isu sarakelompok saracenmedia sosial
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jan 2018 23:20

    Pengguna Internet di Indonesia Paling Banyak Mengakses Media Sosial

    Pengguna internet di Indonesia saat ini jumlah sangat signifikan, dari 256,2 juta penduduk 51,8 % merupakan pengguna aktif media sosial. Lebih dari 132 juta penduduk mengakses internet setiap harinya.

  • Sabtu, 18 Nov 2017 14:10

    Pejabat PDAM Tirtanadi Laporkan Akun Pencemar Namabaik di Medsos

    Kasus pencemaran namabaik terhadap FM yang dilakukan FFN dan AS di facebook dengan menyebut FM melakukan mesum di dalam ruangan kerja kantor PDAM Tirtanadi, Jalan SM. Raja, Medan, dengan pria seorang rekanan kerja.

  • Senin, 03 Jul 2017 22:09

    Pelaku Penyebar Video Hot Cewek Depok Ditangkap di Medan

    Anggota Unit Jahtanras Polda Sumut meringkus terduga pelaku pengunggah video hot Nadia Nurhaliza (19) warga Depok, Jawa Barat.

  • Senin, 19 Jun 2017 23:15

    Gubsu Ajak 'Kawan Paten' Santun Menggunakan Medsos

    Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengajak masyarakat untuk cerdas, bijak dan santun menggunakan media sosial (medsos).

  • Minggu, 26 Feb 2017 23:36

    Nonton Video Streaming Tanpa Pulsa atau Kuota Internet ala HaloHola

    Anda tidak bisa membuka sosial media dan apa lagi harus men-download file streaming video dan musik yang membutuhkan akses data besar.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir