• Home
  • Politik
  • Diduga Dijebak Teman, Anak Helvetia Dituntut 16 Tahun Penjara

Diduga Dijebak Teman, Anak Helvetia Dituntut 16 Tahun Penjara

Kamis, 08 Feb 2018 00:39
Dibaca: 518 kali
drberita/istimewa
Terdakwa narkoba Ilham Maulana alias Iam
DINAMIKARAKYAT - ‎Ilham Maulana alias Iam terdakwa kasus narkoba dengan barang bukti sabu seberat 1 kilogram, dituntut hukuman penjara selama 16 tahun di Pengadilan Negeri Medan, Rabu 7 Februari 2018.

"Meminta kepada majelis hakim mengadili dan memeriksa perkara ini, untuk menjatuhkan hukuman penjara terhadap terdakwa ‎Ilham Maulana alias Iam, selama 16 tahun," ungkap JPU Joice V Sinaga.

Selain hukuman penjara, terdakwa dituntut membayar denda sebesar Rp1 miliar. "Bila tidak dibayar digantikan dengan kurungan penjara selama 1 tahun," ucap Joice di hadapan majelis hakim diketuai oleh Erintuah Damanik.

Dalam surat tuntutan, JPU Joice menyebutkan perbuatan terdakwa melanggar ‎Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. "Meminta dan menetapkan terdakwa untuk tetap ditahan," tutur Joice.

Usai mendengar tuntutan, majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda mendengar nota pembelaan (pledoi).‎

Sementara itu dalam dakwaan JPU, Minggu 9 Juli 2017 sekira pukul 16.30 WIB, teman Ilham bernama Jimmy (DPO) mendatangi terdakwa di depan Komplek Tomang Emas Jalan Kapten Muslim Kelurahan Sei Kambing C2, Kecamatan Medan Helvetia, dengan mengendarai satu unit motor BK 5947 ADY.

Saat itu, Jimmy meminta kepada terdakwa untuk menyimpan motor yang bagasinya terdapat 1 bal plastik warna kuning beraksara cina berisi 1 sabu seberat 1 kilogram.

"Atas jasa penerimaan titipan tersebut terdakwa diberikan upah oleh Jimmy secara gratis berupa 1 bungkus plastik klip sabu," kata JPU.

Terdakwa kemudian membawa motor dan memarkirkannya di depan teras rumahnya. Sedangkan 1 bungkus plastik klip kecil sabu yang merupakan upah telah digunakan sebagian di kamar dan sisanya disimpan di dalam lemari pakaian.

Senin 10 Juli 2017 Pukul 11.45 WIB, terdakwa sedang berada di dalam rumahnya, Komplek Tomang Emas Jalan Kapten Muslim Kelurahan Sei Kambing C2, Kecamatan Medan Helvetia. Tak lama, petugas kepolisian narkoba Polrestabes Medan mendapat informasi dari masyarakat bahwa terdakwa Ilham ada menyimpan sabu.

Polisi bergerak cepat dan melakukan penangkapan terhadap terdakwa. Dari penggeledahan itu polisi menemukan satu bungkus plastik klip sabu seberat 1,89 gram dari dalam lemari pakaian terdakwa.

"Polisi juga menemukan sabu seberat 1 kilogram dari dalam bagasi motor BK 5947 ADY yang terparkir di depan teras rumah terdakwa. Saat diinterogasi, terdakwa mengakui bahwa barang haram itu merupakan titipan temannya bernama Jimmy," pungkas Joice. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dpo narkobanarkobapengadilan negeri medanpolrestabes medanterdakwa narkoba
Berita Terkait
  • Sabtu, 26 Mei 2018 02:33

    Mantan Striker PSMS Dijebloskan ke Rutan Tanjung Gusta Medan

    Eks pemain tim nasional, ‎Andika Yudhistira Lubis, terjerat kasus penganiayaan terhadap seorang wanita berinsial ABS. Andika pun langsung dicebloskan ke Rutan Kelas IA Tanjunggusta Medan, Sumatera Utara.

  • Kamis, 24 Mei 2018 23:41

    Pemilik Showroom Mobil di Medan Dituntut Hukuman Mati

    Kedua terdakwa dalam amar tuntutan JPU dinilai terbukti bersalah melanggar ‎Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

  • Senin, 30 Apr 2018 18:37

    Daniel Pinem Dukung Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas

    Walaupun, Dinas Perhubungan Kota Medan belum ada koordinasi bersama Komisi D DPRD Kota Medan. Tapi, uji coba rekayasa di tiga titik, di Jalan Cut Mutia, RA Kartini dan Palang Merah perlu dukungan.

  • Rabu, 25 Apr 2018 23:59

    Terdakwa Pemalsu Merek Federal Oil Dituntut Ganti Rp15 Juta

    Meski terdakwa dinyatakan terbukti melakukan perdagangan dan pemalsuan hak merek serta materai federal oil, Andy 'cuma' dituntut untuk membayar denda sebesar Rp15 juta.

  • Senin, 16 Apr 2018 17:03

    Wah... Harga Sabu Lebih Mahal dari Emas

    Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh BNN dan UI angka prevalensi pengguna narkoba pada tahun 2017 mencapai 1,77 persen atau 3,3 juta penduduk Indonesia menjadi penyalahguna narkoba.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir