Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Di Titik Nol Kota Medan: BEM Seluruh Indonesia Tolak RUU KPK

Di Titik Nol Kota Medan: BEM Seluruh Indonesia Tolak RUU KPK

Oleh: Artam
Kamis, 12 Sep 2019 23:31
Dibaca: 290 kali
drberita/istimewa
BEM Seluruh Indonesia Korda Sumut beraksi menolak RUU KPK di Titik Nol Kota Medan.
Bobby Nasution Center
DRberita | Ratusan massa dari Badan Eksekutih Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia Koordinator Daerah Sumatera Utara, Kamis 12 September 2019, menyatakan sikap menolak Revisi Undang Undang Komisi Pemberaantsan Korupsi (RUU KPK).

Aksi massa yang diikuti oleh mahasiswa dari Kampus Universita Sumatera Utara (USU), Politekni Negeri Medan, Universitas Pembangunan Panca Budi (UMPAB), Lembaga Mahasiswa Hukum Indoensia (LEMHI) Korwil Sumut, dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) berkumpul di Lapangan Merdeka Medan.

Dipimpin Iqbal Harefa dan Rasyid Waruwu, massa bergerak ke Titik Nol Kota Medan, dan berorasi mengajak seluruh masyarakat Indoensia, khususnya Sumatera Utara, untuk menolak RUU KPK.

"Kami mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Sumatera Utara, ikut menolak RUU KPK yang tengah digiring DPR dan para penjilat koruptor untuk melemahkan pemberantasan korupsi di republik ini," ujar Iqbal.

Massa yang berbaris di Titik Nol Kota Medan, itu kemudian membentangkap sepantuk bertuliskan "Tolak RUU KPK".

Setelah berorasi di depan Gedung Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumut-Aceh, massa kemudian bergerak melawan arah menuju Gedung DPRD Sumut, menyusuri Jalan Raden Saleh, depan Kantor Walikota Medan.

Massa aksi yang tiba di depan Kantor DPRD Sumut langsung berorasi membacakan tuntutan; menolak usulan RUU KPK yang diusulkan oleh DPR. Mendesak DPR untuk menghilangkan segala upaya pelemahan terhadap KPK.

Menuntut Presiden Jokowi untuk menguji kembali daftar nama calon usulan Pansel Capim KPK dengan mempertimbangkan LHKPN dan rekam jejak calon. Menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia lintas organisasi untuk bersatu menolak RUU KPK dan Calon Pemimpin KPK yang bermasalah.

Sampai selesai orasi, tidak ada satupun anggota dewan yang menanggapi. PLT Kasubag Humas DPRD Sumut Muhammad Sofyan mengatakan seluruh anggota dewan tidak ada di tempat karena sedang melaksanakan kunjungan kerja ke masing-masing daerah pemilihan.

Merasa kecewa, massa lalu menggoyang pintu pagar masuk Gedung DPRD Sumut. Massa kemudian membakar alat peraga berupa boneka pocong sambil membacakan ikrar mahasiswa, dilanjutkan memblokir pagar dengan kawat berduri.

Setelah selesai berorasi di depan Gedung DPRD Sumut, ratusan massa itu lalu bergerak balik lagi ke Titik Nol Kota Medan.

Di Titik Nol Kota Medan, massa kembali bergabung dengan 20 orang dari Kontras dan LBH Medan dan berorasi serta melakulan treatikal sambil membacakan tuntutan menolak RUU KPK. Setelah rangkaian aksi selesai, massa Membubarkan diri dengan aman dan tertib. (art/drb)

Editor: admin

T#g:bem seluruh indonesiaCapim KPKruu kpk
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Jan 2020 18:52

    Kata Jokowi KPK Tidak Lemah

    Bagi Jokowi, dua operasi tangkap tangan (OTT) pada awal tahun ini terhadap Bupati Sidoarjo Saeful Ilah dan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, menjadi bukti KPK masih bekerja sebagaimana mestinya.

  • Senin, 07 Okt 2019 11:30

    Belum Dilantik, Pimpinan KPK Terpilih Undang Kepala Daerah Acara Syukuran

    Pimpinan KPK terpilih periode 2019-2024 Lili Pintauli Siregar mengundang kepala daerah dan sejumlah pejabat serta elemen masyarakat dalam acara syukuran di kediamannya di Medan, Jalan Garu VI, Kecamatan Medan Amplas.

  • Senin, 30 Sep 2019 22:31

    Mahasiswa Sumut: Aksi Kami Murni

    Dalam konfrensi persnya, Senin (30/9), Zulfahmi menyatakan mahasiswa yang terlibat dalam aksi itu merupakan perwakilan dari STAIS, Unimed, UISU, UINSU, UMSU, ITM, dan UPU.

  • Sabtu, 28 Sep 2019 12:02

    Dilema, Jokowi Sendiri & RUU KPK

    Sebuah pilihan yang sulit bagi Jokowi. Diteruskan akan berhadapan dengan mahasiswa! Tak diteruskan dengan Perppu KPK, bakal ditinggal Parpol Koalisi. Apalagi, BEM se-Indonesia menolak undangan pertemuan dengan Presiden Jokowi.

  • Sabtu, 28 Sep 2019 11:25

    Aktivis 98 Akui Reformasi Telah Dikorupsi

    Situasi nasional yang berkembang saat ini, khususnya aksi mahasiswa dan pelajar yang menyampaikan aspirasinya harus secepatnya disikapi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir