• Home
  • Politik
  • Di Siantar Sumut, Jokowi Pesan Rakyat Jangan Pecah Gara-gara Politik

Di Siantar Sumut, Jokowi Pesan Rakyat Jangan Pecah Gara-gara Politik

Senin, 27 Nov 2017 22:25
Dibaca: 641 kali
drberita/istimewa
Presiden Jokowi dan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi.
DINAMIAKRAKYAT - Dalam rangkaian kegiatannya di Sumatera Utara, Presiden Jokowi berkunjung ke Kota Pematangsiantar, untuk menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah kepada masyarakat.

Jokowi membagikan 7.000 sertifikat tanah kepada masyarakat Asahan, Tanjungbalai, Simalungun, Pematangsiantar, Labuhanbatu dan Humbang Hasundutan (Humabahas) di Alun-alun Lapangan Haji Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Senin 27 November 2017.

Hadir dalam acara Menteri ATR-BPN Sofyan Djalil, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Walikota Pematangsiantar Hefriansyah.

Jokowi pada kesempatan itu meminta kepada Menteri ATR-BPN agar sertifikat tanah di seluruh Indonesia diberikan secepat-cepatnya kepada rakyat di Indonesia.

"Kenapa, karena setiap saya ke desa, ke kampung ke daerah keluhannya adalah apa, sengketa lahan, sengketa tanah, di mana-mana. Bukan hanya di Provinsi Sumatera Utara saja, di provinsi lain seluruh Indonesia juga sama. Ada individu dengan individu, masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan pemerintah dan perusahaan swasta. Benar ndak? kejadian seperti itu tidak boleh diterus-teruskan," ucap Jokowi.

Oleh karen itu, Jokowi memerintahkan Menteri ATR-BPN untuk menyelesaikannya. "Tapi yang belum selesai itu banyak sekali. Seluruh Indonesia seharusnya sudah bersertifikat sebanyak 126 juta bidang tanah harus sudah dikeluarkan. Tapi hingga 2016 akhir baru 46 juta bidang tanah. Banyak sekali masyarakat yang belum dapat sertifikat," sebut Jokowi.

Alasan Jokowi mendesak percepatan sertifikat tanah agar masyarakat memiliki hak hukum atas tanahnya.

Untuk Sumatera Utara dari 3,9 juta baru 1,4 juta atau 30 persen yang menerima bantuan sertifikat tanah. Sama seperti nasional dari 127 juta tapi baru 46 juta yang dapat. Makanya saya perintahkan Menteri BPN agar penerima sertifikat cepat selesai.

"Tahun ini 2017 target kita 5 juta, tahun depan 7 juta dan tahun depannya lagi 9 juta harus dikeluarkan," ujar Jokowi.

Jokowi juga berpesan agar persaudaraan di Indonesia jangan sampai terpecah belah hanya karena persoalan politik. Memang disadari dengan wilayah yang cukup besar, dengan 714 suku, dan dengan agama yang berbeda sangat rentan terjadi perpecahan.

"Jangan sampai kita ini pecah, persaudaraan dan peersatuan kita retak gara-gara politik. Jangan, ada pilihan bupati, walikota, gubernur. Ataupun pilihan Presiden. Pilihlah yang menurut bapak ibu yang paling baik, terbaik, pilih. Coblos, sudah jangan sampai Pilpres tiga tahun lalu di bawa-bawa. Sudah selesai itu. Kita saudara lagi. Kita cari nafkah jangan terbawa emosi," kata Jokowi. (art/drc)

Editor: admin

T#g:pemko siantarPresiden Jokowisertifikat tanah
Berita Terkait
  • Senin, 27 Nov 2017 23:57

    Tengku Erry Dampingi Jokowi Tanam Pohon Sawit di Sergai

    Presiden Jokowi menanam pohon kelapa sawit di Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), untuk program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Senin 27 November 2017, didampingi Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi.

  • Minggu, 26 Nov 2017 00:36

    Jokowi Nasehati Bobby-Kahiyang Pake Bahasa Mandailing

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan nasihat dengan bahasa Mandailing kepada Bobby dan Kahiyang dalam resepsi pernikahan pesta adat di Medan, Sabtu 25 November 2017.

  • Minggu, 26 Nov 2017 00:11

    BPJS Kesehatan Tidak Tanggung Biaya Perobatan 8 Penyakit Kronis

    Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berencana tidak akan tanggung semua biaya perobatan delapan penyakit kronis.

  • Sabtu, 25 Nov 2017 23:16

    Pesta Adat Bobby-Kahiyang Bukti Indonesia Kaya Adat Budaya

    Pesta adat (Horja Godang) pernikahan Muhammad Bobby Afif Nasution dengan Kahiyang Ayu Siregar di Taman Setia Budi Indah, Medan, Sabtu 25 November 2017, berlangsung meriah dihadiri tokoh lintas etnis.

  • Sabtu, 25 Nov 2017 22:14

    Jokowi Respon Permintaan Gubernur Sumut

    Bandara Udara Internasional Silangit, Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumut, diresmikan dengan memiliki landas pacu sepanjang 2.650 meter dan lebar 45 m, sehingga bisa darati pesawat jenis Boeing 737.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir