• Home
  • Politik
  • Di Siantar Sumut, Jokowi Pesan Rakyat Jangan Pecah Gara-gara Politik

Di Siantar Sumut, Jokowi Pesan Rakyat Jangan Pecah Gara-gara Politik

Senin, 27 Nov 2017 22:25
Dibaca: 823 kali
drberita/istimewa
Presiden Jokowi dan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi.
DINAMIAKRAKYAT - Dalam rangkaian kegiatannya di Sumatera Utara, Presiden Jokowi berkunjung ke Kota Pematangsiantar, untuk menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah kepada masyarakat.

Jokowi membagikan 7.000 sertifikat tanah kepada masyarakat Asahan, Tanjungbalai, Simalungun, Pematangsiantar, Labuhanbatu dan Humbang Hasundutan (Humabahas) di Alun-alun Lapangan Haji Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Senin 27 November 2017.

Hadir dalam acara Menteri ATR-BPN Sofyan Djalil, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Walikota Pematangsiantar Hefriansyah.

Jokowi pada kesempatan itu meminta kepada Menteri ATR-BPN agar sertifikat tanah di seluruh Indonesia diberikan secepat-cepatnya kepada rakyat di Indonesia.

"Kenapa, karena setiap saya ke desa, ke kampung ke daerah keluhannya adalah apa, sengketa lahan, sengketa tanah, di mana-mana. Bukan hanya di Provinsi Sumatera Utara saja, di provinsi lain seluruh Indonesia juga sama. Ada individu dengan individu, masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan pemerintah dan perusahaan swasta. Benar ndak? kejadian seperti itu tidak boleh diterus-teruskan," ucap Jokowi.

Oleh karen itu, Jokowi memerintahkan Menteri ATR-BPN untuk menyelesaikannya. "Tapi yang belum selesai itu banyak sekali. Seluruh Indonesia seharusnya sudah bersertifikat sebanyak 126 juta bidang tanah harus sudah dikeluarkan. Tapi hingga 2016 akhir baru 46 juta bidang tanah. Banyak sekali masyarakat yang belum dapat sertifikat," sebut Jokowi.

Alasan Jokowi mendesak percepatan sertifikat tanah agar masyarakat memiliki hak hukum atas tanahnya.

Untuk Sumatera Utara dari 3,9 juta baru 1,4 juta atau 30 persen yang menerima bantuan sertifikat tanah. Sama seperti nasional dari 127 juta tapi baru 46 juta yang dapat. Makanya saya perintahkan Menteri BPN agar penerima sertifikat cepat selesai.

"Tahun ini 2017 target kita 5 juta, tahun depan 7 juta dan tahun depannya lagi 9 juta harus dikeluarkan," ujar Jokowi.

Jokowi juga berpesan agar persaudaraan di Indonesia jangan sampai terpecah belah hanya karena persoalan politik. Memang disadari dengan wilayah yang cukup besar, dengan 714 suku, dan dengan agama yang berbeda sangat rentan terjadi perpecahan.

"Jangan sampai kita ini pecah, persaudaraan dan peersatuan kita retak gara-gara politik. Jangan, ada pilihan bupati, walikota, gubernur. Ataupun pilihan Presiden. Pilihlah yang menurut bapak ibu yang paling baik, terbaik, pilih. Coblos, sudah jangan sampai Pilpres tiga tahun lalu di bawa-bawa. Sudah selesai itu. Kita saudara lagi. Kita cari nafkah jangan terbawa emosi," kata Jokowi. (art/drc)

Editor: admin

T#g:pemko siantarPresiden Jokowisertifikat tanah
Berita Terkait
  • Senin, 14 Mei 2018 01:02

    Pilpres: Golkar Ingin Sosok Airlangga ataupun JK

    Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham merasa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berpengalaman untuk memilih pasangan untuk menghadapi Pilpres 2019 mendatang.

  • Senin, 07 Mei 2018 01:04

    IMM: Pemko Medan Terlalu Berlebihan Sikapi Atribut #2019GantiPresiden

    Tagar #2019GantiPresiden, #2019TetapJokowi atau #Jokowi2Periode merupakan pendapat rakyat secara konstitusional mengingat pemilihan presiden memang akan dilaksanakan pada tahun 2019.

  • Minggu, 22 Apr 2018 12:58

    Pilpres 2019: Jokowi Vs Gatot Bisa Terjadi

    Mantan Panglima TNI itu minimal harus mendapat dukungan dari gabungan partai yang memiliki 20 persen kursi DPR atau 25 persen perolehan suara sah nasional. Saat ini, Gatot hanya mengandalkan sejumlah kelompok relawannya.

  • Senin, 16 Apr 2018 00:28

    Tak Ada Solusi, Bangunan Milik Besan Jokowi Resahkan Warga Sebelah

    Sampai saat ini tak ada solusi dari Pemko Medan untuk menertibkan bangunan milik besan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meresahkan warga, khusunya yang tinggal di sebelah, di Jalan Pon 3, Medan, Sumut.

  • Senin, 09 Apr 2018 20:26

    Demo BBM, Mahasiswa Sholat Dalam Gedung Paripurna DPRD Sumut

    Ratusan mahasiswa yang terdiri dari beberapa universitas di Kota Medan menggelar aksi unjukrasa dan sholat berjamaah, dalam rangka protes kenaikan harga Pertalite, dan kelangkaan Premium, DPRD Sumut, Senin 9 April 2018.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir