Bank Sumut

Demo Tolak RUU di Medan Jadi Tontonan

Oleh: Artam
Jumat, 27 Sep 2019 21:39
Dibaca: 331 kali
drberita/istimewa
Warga yang nonton aksi demonstrasi menolak RUU di depan Hotel Aryaduta Medan.
Bobby Nasution Center
DRberita | Aksi demonstrasi menolak revisi undang undang (RUU) KPK, KUHP, Pertanahan dan lainnya di Kota Medan menjadi tontonan warga. Aksi saling serang antara demonstran dengan polisi terlihat menjadi lucu.

Banyak warga yang menontot aksi saling serang antara demonstran dengan polisi. Pemandangan itu terlihat di depan Hotel Aryaduta Medan, Jumat 27 September 2019.

Awalnya, aksi demonstrasi berjalan damai di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol. Seteleh selesai sholat ashar, gesekan terjadi antara demonstran dengan polisi. Tidak tahu pasti apa penyebab gesekan itu terjadi.

Massa yang tergabung dari mahasiswa, siswa STM dan SMA awalnya terlihat bergerak mundur akibat dorongan pasukan huru hara. Beberapa saat kemudian demonstran mulai bergerak melawan dengan lempar sejumlah benda yang bisa dilempar ke arah polisi.

Polisi pun kemudian melepaskan water canon ke ribuan massa demonstran. Namun air yang muncrat tidak membuat surut semangat demonstran. Mereka semakin menggila menyerang dan polisi pun membalas. Sampai akhirnya massa demonstran berserak ke sejumlah tempat.

Di depan Hotel Aryaduta dan Kantor Walikota Medan, terlihat massa demonstran berlari dan berpencar akibat serangan water canon. Ada juga massa yang berserak ke gedung Lippo Plaza dan CIMB Niaga.

Tidak cukup dengan water canon, polisi mulai melepaskan tembakan gas air mata ke arah demonstran. Sampai-sampai gas air mata yang ditembakan sampai ke depan pintu masuk Hotel Aryaduta. Sepanton pengunjung dan scurity hotel berhamburan.

Begitu juga dengan para warga yang menyaksikan aksi demonstrasi pelonakan RUU. Mereka yang awalnya asik mengambil gambar dengan handphonenya, terpaksa lari berhamburan masuk ke dalam Gedung Palladium. Ada juga yang masuk ke Kantor Walikota Medan. (art/drb)

Editor: admin

T#g:demo mahasiswademo ruu kpkdprd sumutruu kpk
Berita Terkait
  • Kamis, 13 Feb 2020 22:35

    Kepada KKDBI, Edy Pastikan Tidak akan Musnahkan Babi

    Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memastikan Pemprovsu tidak akan memusnahkan ternak babi yang terjangkit virus Afrikan Swain Fever (ASF). Virus tersebut ternyata tidak menular ke manusia dan hewan lainnya, hanya kepada babi.

  • Kamis, 13 Feb 2020 22:01

    KPK Belum Jadwalkan Penahanan 14 Tersangka Suap DPRD Sumut

    Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) belum menjadwalkan penahanan 14 mantan anggota DPRD Sumut yang menjadi tersangka suap mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.

  • Senin, 10 Feb 2020 21:17

    Kepastian Hukum Adat di Sumut Dipertanyakan

    Tidak hanya itu, DPRD Sumut juga dinilai tidak mampu melindungi hak dan memperkuat akses masyarakat adat di Povinsi Sumatera Utara terhadap tanah, air dan sumber daya alam lainya.

  • Senin, 10 Feb 2020 15:40

    Batal ke Kantor Gubsu, Massa Pendukung 'Save Babi' Kepung Kantor DPRD Sumut

    Massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Aksi Masyarakat Sumut dipimpin Boasa Simanjuntak, itu diperkirakan berjumlah 3.000 orang, dan tiba di depan Kantor DPRD Sumut, pukul 09.45 WIB. Sebelum orasi, massa menyanyikan lagu nasional dan daerah.

  • Sabtu, 08 Feb 2020 22:41

    KPK Jangan Tebang Pilih Kasus Suap DPRD Sumut

    Pada prinsipnya, sebagai masyarakat hukum tentunya harus menghormati semua proses dan mekanisme hukum yang berlaku, termasuk menghormati hak-hak para tersangka yaitu tentang asas praduga tak bersalah.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir