Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Aktivis PMII: Acaman SKCK Irjen Agus Ciptakan Pengangguran Masal

Aktivis PMII: Acaman SKCK Irjen Agus Ciptakan Pengangguran Masal

Kamis, 03 Okt 2019 15:34
Dibaca: 361 kali
drberita/istimewa
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto.
DRberita | Aktivis muda PMII Zulkifli menilai akan ada pengangguran masal terjadi si Sumatera Utara. Hal ini disebabkan ancaman Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto tidak akan mengluarkan SKCK kepada pelajar yang mengikuti aksi unjuk rasa  di kantor DPRD Sumut, 27 September 2019 lalu.

"Ancaman itu berkaitan dengan serangkaian aksi unjuk rasa yang melibatkan ribuan pelajar di depan gedung DPRD Sumut, yang diketahui berujung anarkistis," ujar Zulkifli dalam keterangan persnya, Kamis 3 September 2019.

Ancaman yang dikeluarkan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus dinilai tidak memiliki landasan hukum yang jelas, malah semakin terlihat jelas kegagalan Agus menangani aksi unjuk rasa.

"Kapolda Sumut seharusnya bekordinasi dengan Dinas Pendidikan, kepala sekolah dan guru-guru guna menetralisir ribuan masa aksi dari pelajar SMK/SMA sebelum mengikuti aksi unjuk rasa di DPRD Sumut," terangnya.

"Ya, namanya juga pelajar. Tahu apa mereka tentang menyampaikan pendapat atau demo. Bukan ancam tidak bisa mendapatkan SKCK setelah lulus sekolah, ini bisa malah akan menambah pengangguran di Sumut," sambungnya.

Zulkifli berpandangan, Agus sebagai kepala kepolisian daerah Sumatera Utara, seharusnya memiliki langkah yang bijak dalam menyikapi persoalan pelajar SMK/SMA yang ikut aksi unjuk rasa, bukan sebaliknya mengeluarkan acaman ala pereman.

"Yang main ancam-ancam itu preman. Harusnya dilihat dari sisi pelajar, mereka memiliki masa depan. Jangan gara-gara unjuk rasa mereka (SMK/SMA) nantinya jadi pengangguran karena tidak bisa dapat SLCL.

Mereka itu sebenarya tidak tahu apa-apa soal dan tujuan aksi. Seharusnya dinas pendidikan yang diberi sanksi atau pencopotan pejabat kepala sekolahnya yang tidak mampu menciptakan pelajar memiliki disiplin.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan ribuan pelajar yang ikut serta berunjuk rasa di gedung DPRD Sumut diancam tak bisa mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

"Tidak bisa urus SKCK kalau dia nanti sudah tamat, mengurus lamaran pekerjaan," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto di Medan, Rabu 2 oktober 2019. (art/drb)

Editor: admin

T#g:demo stmdprd sumutirjen aguspmiiskck
Berita Terkait
  • Senin, 30 Sep 2019 22:31

    Mahasiswa Sumut: Aksi Kami Murni

    Dalam konfrensi persnya, Senin (30/9), Zulfahmi menyatakan mahasiswa yang terlibat dalam aksi itu merupakan perwakilan dari STAIS, Unimed, UISU, UINSU, UMSU, ITM, dan UPU.

  • Jumat, 27 Sep 2019 21:39

    Demo Tolak RUU di Medan Jadi Tontonan

    Aksi demonstrasi menolak revisi undang undang (RUU) KPK, KUHP, Pertanahan dan lainnya di Kota Medan menjadi tontonan warga. Aksi saling serang antara demonstran dengan polisi terlihat menjadi lucu.

  • Rabu, 25 Sep 2019 22:21

    PMII Medan Kecewa Sikap Polisi Terlalu Reprensif Kepada Mahasiswa

    Ketua PC PMII Medan Joni Sandri Ritonga kecewa terhadap sikap polisi yang terlalu reprensif kepada mahasiswa saat melakukan pembubaran paksa pada aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Sumut.

  • Rabu, 25 Sep 2019 01:05

    Demo Tolak UU Kontroversial di Medan Ricuh, 6 Mobil Polisi Rusak, Mahasiswa Dipukuli

    Aksi demo ribuan mahasiswa di gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, mulai memanas dengan diiringi perusakan kawat berduri, mobil dan pembakaran ban bekas.

  • Selasa, 24 Sep 2019 09:59

    Aktivis PMII: Jokowi Harus Terbitkan Perppu KPK Seperti SBY

    Pemerintagh harus gerak cepat dalam melihat gejolak yang ditimbulkan akibat RUU KPK yang disahkan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) KPK.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir