Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • Abaikan Putra Daerah, Bupati Zahir Adopsi 'Pejabat Impor' Bangun Batubara

Abaikan Putra Daerah, Bupati Zahir Adopsi 'Pejabat Impor' Bangun Batubara

Minggu, 15 Sep 2019 21:29
Dibaca: 333 kali
drberita/istimewa
Jasmi Assayuti menyerahkan bantuan kepada fakir miskin dan anak yatim di Pendopo Aswaja Batubara.
Bobby Nasution Center
DRberita | Aktivis muda Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Batubara Jasmi Assayuti mengatakan sesuai Undang Undang nomor 23 tahun 2004, tujuan otonomi daerah adalah untuk mewujudkan kesejahteran masyarakat daerah. Pemerintah daerah harusnya mengutamakan kepentingan daerah dari pada kepentingan luar daerah.

"Salah satu upaya untuk dapat mewujudkan otonomi daerah adalah dengan tidak mengadopsi atau menampung 'pejabat impor' dari luar daerah," ungkap Jasmi Assayuti dalam keterangan persnya diterima wartawan, Minggu 15 September 2019.

Jasmi mengaku tidak alergi dengan pejabat impor seperti oknum Plt Kadis Pendidikan berinisial IS. Namun bila berbalik pada rekam jejaknya, maka timbul kekhawatiran.

"Dia (IS) adalah mantan Kabag Humas Pemprovsu yang diduga pernah menjadi sorotan anggota DPRD Sumut karena kinerjanya yang kurang baik. Begitu juga dengan Plt Kadis PU Batubara, yang merupakan mantan Kadispora Sumut," sebut Jasmi.

"Keduanya adalah pejabat import dari luar Batubara. Mereka diduga tidak fokus dengan program kerja di masing-masing dinasnya sehingga akan berdampak bagi kemajuan Kabupaten Batubata," sambungnya.

Untuk mengisi jabatan OPD yang terjadi kekosongan, kata Jasmi, lebih tepat bila Bupati Zahir mengedepankan putra terbaik daerah ketimbang harus merekrut oknum pejabat luar daerah. Apalagi oknum pejabat itu memiliki rekam jejak yang tidak jelas.

"Putra daerah paling tidak sudah mempunyai niat untuk membangun kampung halamannya sendiri. Kalau dari luar daerah belum tentu. Jangan-jangan oknum tersebut hanya ingin memanfaatkan Bupati Zahir untuk keuntungan pribadi dan menumpuk harta," ketus Jasmi.

Meski demikian, Jasmi juga mengapresiasi terobosan Bupati Batubara Zahir yang ingin membangun Gedung Kantor Bupati yang ditargerkan selesai 2020. Begitu juga pembangunan rumah layak huni serta terobosan-terobosan lainnya. Tetapi alangkah lebih baik bila Zahir memprioritaskan SDM putera daerah sehingga bisa secara bersama-sama mewujudkan kemajuan Kabupaten Batubara. (art/drb)

Editor: admin

T#g:bupati zahirjasmi assayutiNahdatul UlamaPDIPpejabat imporpemkab batubara
Berita Terkait
  • Minggu, 23 Feb 2020 19:01

    Berselimut Asap Tebal, Agus Butuh Bantuan Pemerintah Untuk Usahanya

    Asap hitam dan tebal itu selalu menggumpal menyelimutinya. Namun, demi anak dan istrinya, asap tebal tersebut bukan jadi penghalang apalagi penyakit baginya.

  • Minggu, 23 Feb 2020 17:27

    Gemkara, Rumah Besar Masyarakat Batubara

    Gerakan Masyarakat Pemekaran Batubara (Gemkara) berdiri sejak 13 tahun yang lalu. Visi dan misi Gemkara yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Batubara yang mandiri, sejahtera dan berbudaya.

  • Kamis, 20 Feb 2020 11:50

    Harun Masiku DPO, KPK tak Khawatir Kepercayaan Masyarakat Luntur

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak khawatir kepercayaan masyarakat luntur lantaran lambat menangkap Harun Masiku dan Nurhadi Abdurrachman. Kedua tersangka dugaan suap itu saat ini berstatus DPO atau buron.

  • Sabtu, 08 Feb 2020 00:29

    KPK era SBY Lebih Baik Dibandingkan Saat Ini

    Kerja-kerja pemberantasan korupsi terhadap para kader partai penguasa di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terbilang lebih baik dibandingkan dengan saat ini.

  • Kamis, 06 Feb 2020 10:58

    Kapolri Perintahkan Seluruh Anggota Cari Politikus PDIP Harun Masiku

    Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memastikan pihaknya sudah memproses permohonan bantuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pencarian tersangka suap KPU, politikus PDI Perjuangan Harun Masiku.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir