Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • 9 Ahli Waris Penyelenggara Pemilu yang Tewas Terima Santunan Rp 36 Juta

9 Ahli Waris Penyelenggara Pemilu yang Tewas Terima Santunan Rp 36 Juta

Sabtu, 10 Agu 2019 17:23
Dibaca: 173 kali
drberita/istimewa
Ahli waris penyelenggara yang tewas pada pemilu 2019.
Bobby Nasution Center
DINAMIKARAKYAT - Sebanyak sembilan orang ahli waris dari penyelenggara yang tewas meninggal dunia pada pemilu 2019, mendapatakan santunan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu 10 Agustus 2019, di aula Kantor KPU Medan, Jalan Kejaksaan. Masing-masing ahli waris menerima uang Rp 36 juta.

Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh KPU kepada masing-masing ahli waris. Di antaranya dari KPU Kota Medan; petugas yang meninggal dunia Zulkifli Alamuddin dengan ahli waris Sri Erwina Lubis.

Kemudian, petugas meninggal dunia Biasa Sitepu dengan ahli waris Dra. Bertha Br. Ginting, petugas meninggal dunia Susianto dengan ahli waris Elvi Julianti, petugas meninggal dunia Erwinsyah dengan ahli waris Rusmini.

Petugas meninggal dunia Muhammad Junaidi dengan ahli waris Masitah, petugas meninggal dunia Junaedi dengan ahli waris Haris Rais, petugas meninggal dunia Rifwansyah dengan ahli waris Marina.

Dari KPU Kota Tebingtinggi; petugas meninggal dunia Eri Syahfrizal, dari KPU Kabupaten Langkat petugas yang meninggal dunia Syaiful Azwan Lubis.

Hadir dalam acara Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting, Kabag PPS KPU RI Afriada Ristoni, Kasubag PPS KPU RI Riki Arantes, Staf Humas KPU RI Arief Priyo Susanto dan Achmad.

Ketua KPU Prov Sumut Herdensi Adnin, Kasubag SDM KPU Prov Sumut Hendra, Ketua KPU Kota Medan Agussyah R. Damanik, Komisioner KPU Kota Tebingtinggi, Ketua KPU Kabupaten Langkat.

Sebelum penyerahan santunan, semua yang hadir menyanyikan lagu Indonesia Raya dan berdoa bersama dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua KPU Kota Medan dan Ketua KPU Prov Sumut. Penyerahan santunan secara simbolis dan piagam penghargaan dilakukan oleh Komisioner KPU RI. (art/drc)

Editor: admin

T#g:ahli wariskpu langkatKPU Medankpu riKPU Sumutkpu tebingtinggipemilu 2019petugas ppk meninggal
Berita Terkait
  • Kamis, 29 Agu 2019 12:58

    Ngaku Anggota BIN, Mantan Ketua KPU Sumut Bantah Terlibat Jaringan OK Fadli

    Akhirnya Yulhasi buka mulut. Mantan Ketua KPU Sumut itu membantah terlibat jaringan OK Fadli yang mengaku anggota BIN dan bisa mengatur suara di KPU.

  • Kamis, 29 Agu 2019 09:49

    350 Hektare Tanah di Kota Medan Milik De Mayer, Ahli Waris Jenderal Bintang 1

    Seluas 350 hektare tanah di Kota Medan atas nama MS Patmawijaya alias Piter Mayer Bin Samuel De Mayer. Di atas tanah-tanah tersebut kini berdiri bangunan-bangunan megah, dan sebagian masih berdiri kantor-kantor pemerintahan serta gedung bersejarah.

  • Selasa, 20 Agu 2019 22:39

    Identitas OK Fadli Terungkap: Penipu Ngaku Anggota BIN

    Pertemuan terjadi di salah satu warung kopi dekat Terminal Pinang Baris. Penuh emosi, Hendry mulai buka suara. Ia mengenl OK Fadli cukup lama. Pria paruh baya itu mengatakan OK Fadli anggota BIN palsu.

  • Jumat, 16 Agu 2019 23:37

    Ngaku Anggota BIN, OK Fadli Bisa Atur Suara di KPU

    Praktek jual suara di Pemilihan Legislatif 2019 ternyata bukan isapan jempol. Harga satu suara dijual senilai Rp 65 ribu. Praktek politik hitam ini terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi dan kabupaten kota.

  • Rabu, 17 Jul 2019 20:57

    DKPP Hanya Berhentikan Yulhasni dan Benget dari Jabatannya di KPU Sumut

    Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan Yulhasni dari jabatannya sebagai Ketua KPU Provinsi Sumatra Utara. Selain itu juga Benget Manahan Silitonga dari komisioner divisi teknis.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir