• Home
  • Politik
  • 6 Tokoh Dapat Gelar Pahlawan Nasional dari Jokowi, 1 Antaranya Kakek Gubernur DKI

6 Tokoh Dapat Gelar Pahlawan Nasional dari Jokowi, 1 Antaranya Kakek Gubernur DKI

Kamis, 08 Nov 2018 17:40
Dibaca: 281 kali
drberita/istimewa
Anies Baswedan dan Jokowi.
DINAMIKARAKYAT - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada enam tokoh. Satu di antaranya adalah kakek dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Abdurrahman Baswedan alias AR Baswedan, menjadi Pahlawan Nasional.

Keputusan penganugerahan gelar pahlawan nasional itu termaktub dalam Keputusan Presiden Nomor 123/TK/2018. Keputusan itu ditandatangani Jokowi pada 6 November 2018 dengan pedoman Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Penganugerahan itu disambut baik Anies Baswedan mewakili kakeknya menerima anugerah. Menurutnya, kebijakan Presiden Jokowi ini menjadi penyemangat bagi dirinya dan generasi muda melanjutkan perjuangan.

"Kami bersyukur pemerintah menganugerahkan itu dan ini amanat bagi kami semua meneruskan perjuangan," kata Anies di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis 8 November 2018.

AR Baswedan semasa hidupnya dikenal sebagai seorang nasionalis, jurnalis, pejuang kemerdekaan Indonesia, diplomat, mubalig, dan sastrawan. Pada masa kemerdekaan, pria yang wafat pada 16 Maret 1986 itu pernah menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha dan Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Pada masa kemerdekaan, AR Baswedan yang lahir di Ampel 1908 itu pun sempat masuk dalam kabinet yakni sebagai Wakil Menteri Muda Penerangan RI pada Kabinet Sjahrir. Selain itu ia diketahui pernah menjadi bagian dari Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP), Anggota Parlemen, dan Anggota Dewan Konstituante.

Usai menerima penganugerahan gelar pahlawan nasional pada kakeknya dari tangan Jokowi, Anies bercerita bahwa ia tumbuh menjadi remaja di bawah asuhan AR Baswedan. Ia menghabiskan waktu itu hingga duduk bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) di Yogyakarta.

Anies mengungkapkan banyak pengalaman dan pelajaran yang bisa diambil saat tinggal bersama kakeknya itu.

"Beliau adalah orang yang memang mencintai Indonesia luar biasa dalam semua pikiran, langkah, dan tindakannya. Bahkan anaknya yang duduk di belakang ini namanya Imlati, itu lahir bulan Juli ketika beliau masih anggota BPUPKI," ujar alumni Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada tersebut.

Selain kakek Anies, lima sosok lainnya yang dianugerahkan pahlawan nasional oleh Jokowi adalah mantan Menteri Pekerjaan Umum Pangeran Mohammad Noor, pejuang dari Sulawesi Barat Agung Hajjah Andi Depu, dan Pendiri Perguruan Tinggi Islam Al Khairiyah Citangkil, Kota Cilegon, Brigjen TNI (Purn) KH Syam'un.

Tokoh lainnya yang dianugerahi Pahlawan Nasional ialah Jaksa Agung periode 1945-1946 Kasman Singodimedjo yang juga menjabat Menteri Muda Kehakiman pada Kabinet Amir Sjarifuddin II serta Ahli Strategi Perang melawan Belanda di Bangka Belitung, Depati Amir. (cnn/drc)

Editor: admin

T#g:anies baswedanJokowipahlawan nasionalpilpres 2019
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jul 2019 20:57

    DKPP Hanya Berhentikan Yulhasni dan Benget dari Jabatannya di KPU Sumut

    Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan Yulhasni dari jabatannya sebagai Ketua KPU Provinsi Sumatra Utara. Selain itu juga Benget Manahan Silitonga dari komisioner divisi teknis.

  • Minggu, 07 Jul 2019 17:37

    Menanti Hasil Kerja Komjel Pol Moechgiyarto

    Kerja Tim Pencari Fakta (TPF) bentukan Kapolri Tito Karnavian untuk menyelidiki kematian sembilan orang di depan Bawaslu 21 dan 22 Mei 2019 harus menyetuh komandan tertinggi kewilayahan atau provinsi setempat.

  • Kamis, 04 Jul 2019 18:21

    Sebelum Dilantik, Politisi Nasdem Minta Jokowi Ungkap Pembunuh 9 Korban Demo Bawaslu

    Bahkan kata Kisman, sampai menekan pemerintah atau lembaga keuangan internasional agar tidak memberikan pinjaman atau bantuan keuangan kepada pemerintah dari negara yang dinilai melanggar HAM dan merusak lingkungan.

  • Senin, 24 Jun 2019 16:00

    Silaturrahmi Keluarga Besar Muhammadiyah: Ciptakan Harmonisasi Umat

    Silaturrahmi Syawal 1440 H/2019 M Keluarga Besar Muhammadiyah dalam rangka menciptakan harmonisasi Umat di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, pascapilpres dan pileg tahun 2019.

  • Sabtu, 16 Feb 2019 23:33

    Caleg Demokrat Tantang Jokowi dan Prabowo Datang ke Bandar Pulau

    Calon legislatif DPRD Provinsi Sumatera Utara, nomor urut 7 Muhammad Arief Tampubolon SH, dapil Sumut 5, dari Partai Demokrat, menantang kedua calon presiden Jokowi dan Prabowo untuk datang ke Kantor Camat Bandar Pulau, Kabupaten Asahan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir