Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • 6 Tokoh Dapat Gelar Pahlawan Nasional dari Jokowi, 1 Antaranya Kakek Gubernur DKI

6 Tokoh Dapat Gelar Pahlawan Nasional dari Jokowi, 1 Antaranya Kakek Gubernur DKI

Kamis, 08 Nov 2018 17:40
Dibaca: 158 kali
drberita/istimewa
Anies Baswedan dan Jokowi.
DINAMIKARAKYAT - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada enam tokoh. Satu di antaranya adalah kakek dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Abdurrahman Baswedan alias AR Baswedan, menjadi Pahlawan Nasional.

Keputusan penganugerahan gelar pahlawan nasional itu termaktub dalam Keputusan Presiden Nomor 123/TK/2018. Keputusan itu ditandatangani Jokowi pada 6 November 2018 dengan pedoman Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Penganugerahan itu disambut baik Anies Baswedan mewakili kakeknya menerima anugerah. Menurutnya, kebijakan Presiden Jokowi ini menjadi penyemangat bagi dirinya dan generasi muda melanjutkan perjuangan.

"Kami bersyukur pemerintah menganugerahkan itu dan ini amanat bagi kami semua meneruskan perjuangan," kata Anies di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis 8 November 2018.

AR Baswedan semasa hidupnya dikenal sebagai seorang nasionalis, jurnalis, pejuang kemerdekaan Indonesia, diplomat, mubalig, dan sastrawan. Pada masa kemerdekaan, pria yang wafat pada 16 Maret 1986 itu pernah menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha dan Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Pada masa kemerdekaan, AR Baswedan yang lahir di Ampel 1908 itu pun sempat masuk dalam kabinet yakni sebagai Wakil Menteri Muda Penerangan RI pada Kabinet Sjahrir. Selain itu ia diketahui pernah menjadi bagian dari Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP), Anggota Parlemen, dan Anggota Dewan Konstituante.

Usai menerima penganugerahan gelar pahlawan nasional pada kakeknya dari tangan Jokowi, Anies bercerita bahwa ia tumbuh menjadi remaja di bawah asuhan AR Baswedan. Ia menghabiskan waktu itu hingga duduk bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) di Yogyakarta.

Anies mengungkapkan banyak pengalaman dan pelajaran yang bisa diambil saat tinggal bersama kakeknya itu.

"Beliau adalah orang yang memang mencintai Indonesia luar biasa dalam semua pikiran, langkah, dan tindakannya. Bahkan anaknya yang duduk di belakang ini namanya Imlati, itu lahir bulan Juli ketika beliau masih anggota BPUPKI," ujar alumni Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada tersebut.

Selain kakek Anies, lima sosok lainnya yang dianugerahkan pahlawan nasional oleh Jokowi adalah mantan Menteri Pekerjaan Umum Pangeran Mohammad Noor, pejuang dari Sulawesi Barat Agung Hajjah Andi Depu, dan Pendiri Perguruan Tinggi Islam Al Khairiyah Citangkil, Kota Cilegon, Brigjen TNI (Purn) KH Syam'un.

Tokoh lainnya yang dianugerahi Pahlawan Nasional ialah Jaksa Agung periode 1945-1946 Kasman Singodimedjo yang juga menjabat Menteri Muda Kehakiman pada Kabinet Amir Sjarifuddin II serta Ahli Strategi Perang melawan Belanda di Bangka Belitung, Depati Amir. (cnn/drc)

Editor: admin

T#g:anies baswedanJokowipahlawan nasionalpilpres 2019
Berita Terkait
  • Senin, 24 Des 2018 12:55

    Prabowo-Sandi Doakan Tsunami Tidak Lagi Terjadi di NKRI

    Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan secara pribadi dirinya mendoakan agar bencana tsunami susulan tidak terjadi lagi di seluruh wilayah NKRI (Indonesia).

  • Senin, 24 Des 2018 12:39

    Jokowi Batal Datang di Konser Slank ke 35 Tahun

    Jokowi tidak bisa hadir karena sejak Jumat 21 Desember 2018, melakukan kunjungan kerja ke Makassar dan Tana Toraja di Sulawesi Selatan serta Banggai di Sulawesi Tengah.

  • Senin, 24 Des 2018 12:25

    Cawapres 01 Terima Silaturahim Ikatan Khatib: Agama jangan dijadikan komoditas politik

    "Kemudian jangan gunakan forum-forum dai atau khatib sebagai sarana menyampaikan dengan cara-cara yang kasar dan tidak santun, serta ujaran kebencian," ucap Amin.

  • Kamis, 09 Agu 2018 09:57

    Kata Fadli Zon, Bukan Mahar Tapi Logistik

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membantah tudingan yang dilayangkan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief terkait mahar sebesar Rp500 miliar dari Sandiaga Uno untuk PAN dan PKS agar menjadi cawapres Prabowo Subianto.

  • Kamis, 09 Agu 2018 09:36

    Pagi Ini Prabowo Dijadwalkan Jumpa SBY

    Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan menerima Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Kamis 9 Agustus 2018, pagi ini di kediamannya. Begini suasana di sekitar kediaman SBY jelang pertemuan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir