Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • 5 Provinsi dan 56 Kabupaten/Kota Belajar Aplikasi Elektronik ke Pemprov Sumut

5 Provinsi dan 56 Kabupaten/Kota Belajar Aplikasi Elektronik ke Pemprov Sumut

Kamis, 26 Okt 2017 21:53
Dibaca: 135 kali
drberita/istimewa
Ketua Tim Tindaklanjut Korsupgah KPK Sumut Fitriyus menyaksikan penandatanganan MoU pembelajaran aplikasi sistem elektronik.
DINAMIKARAKYAT - Sebanyak 5 provinsi dan 56 kabupaten kota se Indonesia belajar aplikasi sistem elektronik ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Agenda belajar tersebut dilaksanakan selama 15 hari kerja, mulai 17 Oktober sampai 1 November 2017. 

"Khusus hari ini (Kamis 26 Oktober) ada 10 kabupaten kota dari Provinsi Sulawesi Tengah, tambah 1 Kota Tanjungbalai, tentang e-Budgeting dan e-Asset," ujar Ketua Tim Tindaklanjut Korsupgah KPK Sumut Fitriyus di Kantor Gubsu, Kamis 26 Oktober 2017.

Menurut Fitriyus, agenda belajar aplikasi sistem elektronik tersebut berdasarkan surat dari KPK Nomor: 6901/KSP.00/10/16/10/2017 tertanggal 9 Oktober 2017.

Dalam surat tersebut, KPK bermohon kepada Pemprov Sumut sebagai penyelenggara worksop aplikasi pengelolaan e-Budgeting dan e-Asset kepada 5 provinsi dan 56 kabupaten kota se Indonesia.

"KPK menilai kita sudah baik dan sudah bisa sebagai percontohan bagi daerah lain dalam pelaksanaan koruspgah, dengan aplikasi sistem elektronik penganggaran dan pengelolaan aset," kata Kadis Kominfo Sumut ini.

Tidak itu saja, lanjut Fitriyus, 5 provinsi dan 56 kabupaten kota juga mendanandatangani MoU pembelajaran aplikasi sistem elektronik dengan Pemprov Sumut.

"5 Provinsi itu Provinsi Sulawesi Tengah, Gorontalo, Bengkulu, Papua Barat dan Sulawesi Utara, bersama 56 kabupaten kota masing-masing," terangnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:aplikasi sistem elektronikdinas kominfo sumutfitriyuskorsupgah kpkPemprov Sumut
Berita Terkait
  • Kamis, 18 Jan 2018 14:10

    Kasus Dugaan Korupsi IPA Martubung: Kejatisu Salahkan BPKP

    Sepertinya Kejati Sumut menyalahi BPKP yang terlalu lama memberikan laporan hasil audit kerugian negara yang terjadi pada pembangunan IPA Martubung PDAM Tirtanadi.

  • Kamis, 18 Jan 2018 13:52

    Kasus Dugaan Korupsi IPA Martubung Sudah Gelar Perkara, Tapi Belum Ada Tersangka

    Dalam kasus ini Kejari Cabang Belawan telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi di antaranya Direktur Air Limbah Heri Batangari Nasution dan Direktur Administrasi dan Keuangan Arif Haryadian.

  • Senin, 15 Jan 2018 22:57

    Tengku Erry Bersyukur Miliki Ibu Bertuah

    Kedua pemimpin itu mantan Gubsu Almarhum Tengku Rizal Nurdin dan Gubsu Tengku Erry Nuradi, sehingga dapat dikatakan ibu Hj Tengku Rafiah merupakan ibunda Sumatera Utara.

  • Kamis, 11 Jan 2018 02:39

    Ini Anggaran Proyek IPA Martubung Yang Diselidiki Kejaksaan

    Sudah tujuh tahun lebih proyek pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Martubung berlalu. Saat ini kasus dugaan korupsinya ditangani oleh Kejari Cabang Belawan.

  • Rabu, 10 Jan 2018 22:43

    Kasus Dugaan Korupsi IPA Martubung Tinggal Menunggu Hasil Audit

    Penyelidikan kasus dugaan korupsi pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Martubung, PDAM Tirtanadi Sumut, tinggal menunggu hasil audit dari BPK RI dan BPKP.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir