Bank Sumut
  • Home
  • Politik
  • 24 Ribu Napi di Sumut Terancam Tidak Milih di Pilkada Serentak 2018

Pilkada Serentak 2018

24 Ribu Napi di Sumut Terancam Tidak Milih di Pilkada Serentak 2018

Selasa, 27 Mar 2018 01:14
Dibaca: 453 kali
ilustrasi
Pilkada Serentak 2018.
DINAMIKARAKYAT - Sebanyak 24 ribu wargabinaan di Sumatera Utara terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya di Pilkada Serantak 2018. Hal ini dikarenakan sebagian besar narapidana (napi) tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) atau e-KTP.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Hermawan Yunianto mengatakan data pemilih sementara (DPS) sudah disampaikan ke KPU Sumut. Namun belum ada keputusan soal data tersebut.

"Untuk daftar pemilih sementara di lapas dan rutan di Sumatera Utara pada dasarnya kami sudah mengirim datanya ke KPU Sumut dan KPU Kota Medan. Namun saya sampaikan dalam kesempatan ini. Sebagian besar warga binaan di Sumatera Utara tidak memiliki kartu identitas, apa lagi KTP elektronik," ungkap Hermawan saat dikonfirmasi wartawan, Senin 26 Maret 2018.

Hermawan mengakui hal ini menjadi kendala bagi tahanan untuk mendapatkan hak pilihnya dalam Pilgub Sumut dan pilkada 8 Kabupaten/Kota. Namun begitu pihak lapas dan rutan sudah melakukan koordinasi dengan masing-masing KPU Kabupaten/Kota untuk mendapatkan solusi hal ini.

"Karena syarat utama memilik KTP. Dengan solusi tersebut, kita belum menerima kepastian solusi itu," katanya.

Ia mengungkapkan seluruh lapas dan rutan di Sumut‎ dihuni sekitar 30 ribu warga binaan.

"Yang diminta KPU dari keseluruhan sampai tanggal 27 Juni 2018 Pemilihan Gubernur Sumut dan Bupati serta Walikota. Yang tercover sebanyak 24 ribu. Semua itu bisa memilih atau tidak," jelas Hermawan.

Hermawan berharap KPU Sumut sebagai regulator pelaksanaan pilkada serentak bisa memberikan solusi terhadap napi untuk mendapatkan hak pilihnya.

"Perlu juga ada sosialisasi, perlu juga dilakukan simulasi pencoblosan di lapas dan rutan di Sumut. Karena banyak terdapat pemilih pemula di dalam lapas dan rutan," tuturnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:KPU Sumutlapas tanjung gusta medanpilgubsu 2018pilkada serentakrutan tanjung gusta medan
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Jul 2018 04:11

    Partai Demokrat Daftar ke KPU Sumut Diiringi Musik Drumband "Anak Medan"

    DPD Partai Demokrat mendaftarkan calon anggota legislatif (caleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut). Pendaftaran diiringi musik drumband lagu "Anak Medan".

  • Sabtu, 16 Jun 2018 08:22

    Dinamika Pilgubsu: Ketidaklaziman KTP-el dan Sikap Ambigu

    Esensi dari polemik yang ada bukan sah atau tidaknya KTP elektronik tersebut. Yang menjadi trigger hinggga isu lokal "beraroma" nasional ini menarik perhatian adalah stereotip yang terlanjur muncul.

  • Rabu, 06 Jun 2018 03:54

    Masyarakat Nias Kecewa, Djoss Menolak Pemekaran Provinsi di Sumatera Utara

    Namun sangat disayangkan aspirasi masyarakat Kepualuan Nias untuk menjadi sebuah provinsi sebagai solusi untuk memajukan Pulau Nias sampai saat ini belum mendapat ketidaksetujuan dari pengabil kebiajakan di Provinsi Sumatera Utara.

  • Senin, 04 Jun 2018 00:34

    ICW Ingatkan Masyarakat Sumut Jangan Salah Pilih

    Masyarakat Sumatera Utara diminta untuk melihat secara detail rekam jejak Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang bertarung di Pilkada 2018, bebas dari korupsi dan anti korupsi.

  • Kamis, 31 Mei 2018 01:42

    IMM Sumut Imbau Masyarakat Pilih Kepala Daerah Antikorupsi dan Peduli Pemuda

    Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Indonesia tidak akan lama lagi dilaksanakan, kurang dari satu bulan. Termasuk juga pilkada di Sumatera Utara, baik pemilihan Gubernur dan Walikota/Bupati.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir