Bank Sumut
  • Home
  • Pilkada
  • Tengku Erry Ingatkan KPU Dan Bawaslu Titik Rawan Pilgubsu 2018

Tengku Erry Ingatkan KPU Dan Bawaslu Titik Rawan Pilgubsu 2018

Selasa, 10 Okt 2017 00:43
Dibaca: 619 kali
drberita/istimewa
Gubsu Tengku Erry Nuradi.
Bobby Nasution Center
DINAMIKARAKYAT - Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengingatkan setidaknya ada beberapa titik rawan yang harus diantisipasi oleh KPU dan Bawaslu jelang dimulainya tahapan Pilgubsu 2018.

"Tujuannya agar pelaksanaan dan hasilnya berkualitas. Untuk itu diminta agar persiapan tahapan dilakukan maksimal," ujar Tengku Erry di Tiara Hall dan Convention Center Medan, Minggu 8 Oktober 2017 malam.

Hadir Ketua KPU RI Arief Budiman, anggota Evi Novida Ginting, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea beserta anggota Nazir Salim Manik, Yulhasni, Benget Silitonga dan Iskandar Zulkarnain, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut Syafrida Rasahan dan anggota Hardi Munthe, Pangdam I/BB Mayjend TNI Cucu Sumantri, serta para mantan KPU Sumut.

Adapun beberapa titik rawan dimaksud, lanjut Erry, pertama pada saat penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Biasanya dipicu masalah calon pemilih tidak terdaftar, pemilih ganda maupun pemilih fiktif.

Karenanya harus disikapi dengan bijaksana agar semua warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih harus mendapatkan haknya.

"Titik rawan kedua adalah penetapan pasangan calon. Karena itu kami berharap KPU dan Bawaslu berpegang teguh terhadap ketentuan dan aturan main yang telah ada. Tentu ini membutuhkan komitmen kuat serta integritas penyelenggara," ucap Erry.

Sementara titik rawan ketiga, kata Erry, adalah saat pelaksanaan kampanye politik. Dalam proses ini perlu diatur dengan tujuan meminimalisir dampak negatif, serta lebih memaksimalkan tujuan kampanye. Kemudian lanjut pada poin keempat adalah penetapan pasangan terpilih.

"Pada umumnya ini akan diikuti oleh ketidakpuasan calon tertentu. Begitupun, ketidakpuasan hendaknya disalurkan melalui mekanisme hukum, bukan pengerahan massa yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban," tutur Erry.

Erry memahami selalu ada pihak yang merasa tidak puas terhadap hasil Pilkada. Namun para penyelenggara harus senantiasa menjalankan tugas dan tanggung jawab sebaik mungkin. Karena itu pesta demokrasi membutuhkan dukungan semua pihak, baik pasangan calon, partai politik, keamanan maupun masyarakat umum.

"Pelaksanaan Pilgubsu 2018 harus kita persiapkan sebaik mungkin, sehingga prosesnya berjalan baik, serta diterima semua pihak. Kita pun berharap, terpilih pemimpin Sumatera Utara yang berkualitas dan amanah," ucap Erry.

Ketua KPU Sumut Mulia Banurea berkomitmen bersama jajarannya untuk mewujudkan Pilgubsu 2018 lebih baik dan berkualitas dengan mengedepankan transparansi serta akuntabilitas. Karena itu, untuk semua kegiatan disiapkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya.

"Pertama, kami bekerja profesional, sesuai aturan yang ada. Kedua kami jaga integritas, menjaga jarak yang sama kepada semua peserta, dan ketiga transparansi," sebut Mulia.

Mulia juga menyampaikan bahwa anggaran Pilgubsu 2018 yang ditampung di APBD Sumut mencapai Rp1,2 triliun dengan jumlah pemilih 10,2 juta orang.

Acara juga di isi dengan lomba maskot dan jingle Pilgubsu 2018. Mulia mengatakan pihaknya siap menjalankan amanah sebagai penyelenggara dengan persiapan rekrutmen penyelenggara adhoc dan anggaran yang telah disepakati sebelumnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:Bawaslu SumutKPU Sumutpilgubsu 2018pilkada serentak
Berita Terkait
  • Kamis, 05 Mar 2020 21:09

    Diam-diam, Bobby dan Ihwan Sudah Dua Kali Bertemu

    Partai Gerindra, kata sumber, juga sudah mengambil sikap untuk calon di Pilkada Medan. Kemungkinan besar partai besutan Prabowo Subianto memilih Bobby Nasution sebagai calon Walikota Medan.

  • Selasa, 03 Mar 2020 21:21

    Double Bobby Masuk Bursa Pilkada Medan, ADC: Menambah Khasanah Pilihan Ummat

    Kalangan masyarakat diwakili aktivis dan pengamat, utamanya dari kelompok milenial, menyambut baik hal itu karena dengan kemunculan banyak tokoh muda yang punya kapasitas dan kapabilitas untuk membuat perubahan.

  • Kamis, 27 Feb 2020 11:40

    Pilkada Medan: Bobby OZ tak Ingin Berkhayal

    Bobby OZ diketahui sudah membidani Partai Gerindra Medan sejak 2013 hingga sekarang. Prestasinya yang menyejajarkan Partai Gerindra dengan PDIP pada pesta politik 2019, membuktikan tangan dinginya dalam pencapaian 10 kursi di DPRD Kota Medan.

  • Selasa, 25 Feb 2020 10:40

    Pilkada Medan, Golkar ke Bobby Nasution

    Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung memastikan Pilkada Kota Medan 2020, partainya akan memberi dukungan ke Bobby Nasution.

  • Selasa, 25 Feb 2020 10:29

    Usung 5 Program, Vokalis Jamrud Lolos Jalur Independen Pilkada Pandeglang

    Berdasarkan data di Sistem Informasi Pencalonan (Silon), pasangan ini menyerahkan dukungan sebanyak 73.961 KTP. Sementara yang memenuhi syarat 72.912. Sebaran dukungan sendiri ada di 35 kecamatan di Pandeglang.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir