Bank Sumut
  • Home
  • Pilkada
  • Surya Paloh dan Jokowi Sepakat Dukung Tengku Erry di Pilgubsu 2018

Surya Paloh dan Jokowi Sepakat Dukung Tengku Erry di Pilgubsu 2018

Senin, 13 Nov 2017 21:23
Dibaca: 645 kali
drberita/istimewa
Surya Paloh sampaikan Partai Nasdem dukung Tengku Erry Nuradi di Pilgubsu 2018.
DINAMIKARAKYAT - Ketua Umum Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) Surya Paloh tidak dapat menutupi kegembiraannya menyaksikan belasan ribu masyarakat yang memadati Lapangan Merdeka, Medan, Minggu 12 November 2017.

Di hadapan masyarakat yang hadir pada pelantikan kepengurusan DPW Partai Nasdem Sumut dan juga deklarasi calon kepala Daerah pada Pilkada 2018 mendatang Surya Paloh pun mengaku kalau dirinya sepaham dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menempatkan Tengku Erry Nuradi sebagai calon Gubernur yang didukung Partai Nasdem.

"Bapak Presiden secara khusus menanyakan kepada saya, siapa calon Gubernur Sumut, saya katakan Tengku Erry Pak Presiden. Oh..itu bagus orangnya, bagus. Jadi ternyata saya dan Presiden sepakat bahwa Tengku Erry bagus untuk melanjutkan pembangunan di daerah ini. Apa yang saya rasakan ternyata sama dengan yang dirasakan Bapak Presiden tentang Tengku Erry," ujar Surya Paloh dan disambut tepuk tangan dan teriakan yel-yel Sumut Paten dari ribuan masyarakat.

Dengan keputusan yang diambil dirinya tersebut, oleh karenanya Surya Paloh mengharapkan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Sumut khususnya para kader Partai Nasdem di Sumut untuk bekerja keras, ulet, kokoh, solid dan militan. Dan tidak kalah pentingnya lanjut Surya Paloh, diperlukan sinerjisitas antara Kepala Daerah di Sumut untuk sama-sama membangun Sumut.

"Ditengah kekurangan yang dimiliki Tengku Erry tapi saya pikir dia masih yang terbaik untuk memimpin Sumut ini kedepan. Kalau kita semua kompak, dengan kemauan yang keras, kesadaran dan kejujuran hati, serta keikhlasan hati, seperti pepatah di mana ada kemauan pasti ada jalan," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Surya Paloh hal yang membuatnya semakin yakin mengusung Tengku Erry sebagai calon Gubernur karena dirinya telah mendengar langsung akan tekad Tengku Erry untuk bekerja lebih baik lagi untuk memajukan Sumut. Menurutnya Tengku Erry secara sadar mengakui akan memperbaiki diri dan kesadaran untuk meningkatkan kemampuan diri.

"Biasanya, Insyaallah, Allah akan meridhoi yang seperti itu. Saya katakan kalau dia mau maen-maen dengan janji membuat Sumut lebih baik, bukan masyarakat sumut yang mendesak dia turun, Ketum Nasdem yang tendang dia duluan. Ingat, catat itu. Kita butuh Sumut yang bagus. Kita butuh pemimpin yang jujur. Kita butuh pemimpin yang lebih mengedepankan kepentingan masyarakat dari diri dan keluarganya," tegas Surya Paloh.

Sementara itu Tengku Erry mengaku siap mengemban amanah yang diberikan Ketum Partai Nasdem untuk mengibarkan bendara dan pataka Partai Nasdem ke seluruh Sumut. Termasuk juga menjalan amanah untuk dicalonkan kembali sebagai Gubernur Sumut. Erry mengharapkan sinerjisitas antara kepala daerah di Sumut untuk sama-sama membangun Sumut semakin paten lagi kedepan.

"Mari kita lanjutkan pembangunan yang belum selesai, pekerjaan yang belum tuntas. Tentunya kalau kita bersama-sama tidak akan yang berat. Beban yang berat sama kita pikul. Ringan sama dijinjing. Tentunya kita mengharapkan dukungan seluruh masyarakat Sumut agar harapan kita Sumut menjadi salah satu provinsi terbaik akan semakin paten akan terwujud," ujarnya.

Selain itu lanjut Erry besarnya pembangunan di Sumut juga tak lepas dari dukungan Ketum Surya Paloh dan tokoh-tokoh nasional termasuk juga Presiden Jokowi yang memberikan perhatian besar untuk Sumut. Seperti diketahui baru saja Presiden Jokowi meresmikan jalan Tol Medan-Binjai dan Kualanamu- Tebing Tinggi.

"Kita di Sumut boleh berbangga begitu banyak partai nasional yang diakui sesuai dengan uu, tapi Ketua Umumnya yang berasal dari Sumut Bapak Surya paloh. Kita yakin cukup besar perhatian Pak Surya Paloh untuk Sumut ini. Termasuk juga perhatian Bapak Presiden Jokowi kepada Sumut ini," pungkasnya.

Hadir mendampingi Ketum Partai Nasdem pengurus pimpina pusat diantaranya Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate, Bendahara Partai Nasdem Ahmad M Ali, HM Ali Umri, Ketua DPP Garnita Irma Suryani Malahayati Chaniago, Ketua DPW Nasdem Prov Sulawesi Utara Irman Saragih, Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan Rusdi Masse, para Bupati Walikota se Sumut, dan Sayap partai Nasdem, pengurus Partai NasDem Sumut, sejumlah pimpinan Parpol di Sumut seperti Sekretaris Partai Golkar Sumut Irham BUana Nasution, Ketua Partai Golkar Medan Syaf Lubis.

Hadir juga sejumlah kepala daerah se-Sumut dan yang diusung Partai NasDem seperti Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Plt Bupati Batu Bara Harry Nugroho, Wali Kota Padang Sidempuan Andar Amin Harahap, Bupati Palas Ali Sutan Harahap (TSO), anggota DPR RI Rudi Hartono Bangun, Bukit Tambunan dan lainnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:partai nasdempilgubsu 2018surya palohtengku erry nuradi
Berita Terkait
  • Minggu, 18 Agu 2019 19:26

    Dugaan Korupsi Bawaslu Sumut: Iwan Tero Dituding Sebagai Dalang

    Dugaan korupsi Bawaslu Sumut di Pilgubsu tahun 2018, satu per satu mulai terungkap. Mulai pengadaan barang, perjalanan dinas hingga kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang dilaksanakan.

  • Senin, 12 Agu 2019 23:37

    Rompi Oranye KPK Menanti Loe Joe Eng

    Menteri Perdagangan ini sudah tiga kali mangkir dari pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Panggilan terakhir 18 Juli lalu. KPK seakan tidak berdaya.

  • Jumat, 02 Agu 2019 20:42

    3 Kali Mangkir Panggilan KPK, Kisman: Enggar Contoh Menteri Tidak Patuh Hukum

    Sampai sekarang, tercatat lembaga anti rasuah tersebut sudah tidak kali memanggil Enggar untuk diperiksa sebagai saksi. Namun sudah tiga kali pula Enggar mangkir dari penggilan penyidik KPK.

  • Sabtu, 27 Jul 2019 16:27

    KPK Bidik Kasus Perubahan PKS PDAM Tirtanadi dengan PT TLM

    Persetujuan Gubernur Sumut yang tertuang dalam surat nomor: 539/8007 tanggal 29 Agustus 2017, menjadi pintu masuk KPK untuk menyelidiki terjadinya perubahan PKS antar PDAM Tirtanadi dengan PT TLM.

  • Jumat, 26 Jul 2019 19:48

    Kisman: Kapolri Tito Tidak Terlibat Kasus Buku Merah

    Apa saja permasalahan hukum yang terjadi di dalam isi buku tersebut, sehingga bisa diketahui oleh publik dengan jelas siapa-siapa saja yang terlibat, tidak lagi menduga-duga.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir