Bank Sumut
  • Home
  • Metropolis
  • Warga Negara Pengungsi Kembali Unjuk Rasa di Kantor UNHCR Medan

Warga Negara Pengungsi Kembali Unjuk Rasa di Kantor UNHCR Medan

Senin, 09 Sep 2019 17:56
Dibaca: 45 kali
drberita/istimewa
Unjuk rasa warga negara pengungsi di depan Kantor UNHCR Medan.
DRberita | Aksi unjuk rasa lanjutan warga negara pengungsi asal Afganistan, Somalia, Iran, Palestina, Myanmar, Sudan dan Ethiopia kembali di depan Kantor UNNCR, Jalan Listrik, Medan, Senin 9 September 2019.

Kurang lebih 80 orang yang tergabung dari Warga Negara Pengungsi asal Negara Afganistan, Somalia, Iran, Palestina, Myanmar, Sudan dan Ethiopia yang berada di beberapa tempat penampungan di wilayah Kota Medan, kembali melanjutkan unjuk rasa. 

Di bawah Korlap Musa Somali, massa melakukan orasi dan membentangkan spanduk bertuliskan 'The International Community which considers itself as human rights defender has less attention on refugees in Medan-Indonesia. We were born refugee, we live refugee, we will die refugee. There are many refugees who have been here for long time and have been forgotten.'

Kemudian, 'Two time rejected asylum seeker please reopen our case and let us to live we are looking for (UNHCR) humanity. Why are we being the victims of resettlement countries policies? Respect life, respect freedom and respect human dignity. Resertlement countries shuold respect to imigration laws according to the their international obligations. Depression, humilation, uncertainty kill us gradually.'

Terimakasih dari Pemerintah Indonesia, Komunitas Indonesia, masyarakat Indonesia dan semua yang mendukung kami.

'UNHCR help us. Please pay attention to for forgotten refugee in Medan. We want justice. Being refugee not a crime. We want resettlement.'

"Kami berterima kasih kepada Pemerintah, membuat perlindungan yang diberikan, tapi kami juga memohon untuk diberikan tekanan buat UN dan seluruh negara untuk menempatkan kami pengungsi di suatu negara," ucap Somali melalui pengeras suara.

'We are suffering from depression, anxiety and mental problems.'

Mereka menuntut UNHCR agar mempercepat proses pemindahan seluruh warga negara pengungsi ke Negara Ketiga. Tidak adanya perbedaan dalam menentukan Warga Negara Pengungsi untuk ditempatkan di negara-negara ketiga.

Aksi unjuk rasa selesai dilaksanakan dan selanjutnya massa membubarkan diri. Selama berlangsungnya aksi situasi berjalan aman dan kondusif. (art/drb)

Editor: admin

T#g:iomnegara ketigaunhcrunhcr medanwarga negara pengungsi
Berita Terkait
  • Kamis, 05 Sep 2019 23:47

    Pengungsi Datangi Kantor IOM di Medan, Tuntut Pemindahan ke Negara Ketiga

    Ratusan pengungsi kembali mendatangi dan berunjuk rasa di depan Kantor United Nations High Commisioned for Refugees (UNHCR) atau IOM Jalan Listrik Medan, Kamis 5 September 2019. Mereke minta percepatan proses pemindahan ke negara ketiga.

  • Senin, 26 Agu 2019 22:29

    Akan Berlanjut, Warga Negara Pengungsi Unjuk Rasa Depan Kantor UNHCR di Medan

    Aksi unjuk rasa warga negara pengungsi asal Afganistan, Somalia, Iran, Palestina, Myanmar, Sudan dan Ethiopia di beberapa tempat penampungan wilayah di Kota Medan, berlanjut lagi di depan Kantor United Nations High Commisioned for Refugees (UNHCR), Jalan

  • Minggu, 11 Agu 2019 23:18

    Wibi Mangrove Menuju Istana Negara

    Wibi memulai perjalanannya menjadi pegiat Mangrove sejak tahun 2006 hingga sekarang. Tak terhitung sudah berapa banyak daerah pesisir yang ada hutan bakau didatanginya.

  • Kamis, 29 Sep 2016 23:12

    Pemko Medan Minta IOM Klarifikasi Bantuan Kepada 2000 Imigran

    DINAMIKARAKYATCOM - Tercatat ada sekitar 2.000 orang imigran (orang asing) dari berbagai negara menetap di Kota Medan. Sebanyak 1.600 orang di antaranya menetap di sejumlah penampungan, sedangkan 400

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir