• Home
  • Metropolis
  • Tak Ada Solusi, Bangunan Milik Besan Jokowi Resahkan Warga Sebelah

Tak Ada Solusi, Bangunan Milik Besan Jokowi Resahkan Warga Sebelah

Senin, 16 Apr 2018 00:28
Dibaca: 1.243 kali
drberita
Bangunan rumah kos-kosan milik besan Presiden Jokowi di Medan.
Perindo
DINAMIKARAKYAT - Sampai saat ini tak ada solusi dari Pemko Medan untuk menertibkan bangunan milik besan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meresahkan warga, khusunya yang tinggal di sebelah, di Jalan Pon 3, Medan, Sumut.

Bangunan yang peruntukkannya untuk rumah kos-kosan itu milik Hj. Ade Hanifah Siregar, ibu kandung Bobby Nasution, yang merupakan menantu Presiden Jokowi, dengan IMB tertulis di plank 2 atau 3 lantai.

Namun kenyataannya 4 lantai yang dibangun menempel dengan tembok dinding rumah Hj. Dessy Wulansari Harahap.

"Sampai saat ini tidak ada solusi dari Pemko Medan, suami saya protes pertama kali ditelpon walikota (Dzulmi Eldin) untuk tidak meributin bangunan milik besan jokowi itu, tapi sampai saat ini tidak ada tindakan yang dibuat walikota," ujar Dessy, Minggu 15 April 2018.

Dessy juga menunjukkan beberapa bagian rumahnya menjadi rusak akibat pengerjaan bangunan rumah kos-kosan milik ibu Bobby Nasution.

"Lihat ke sini, rusak dinding rumah kami gara-gara bangunan besan jokowi ini, kayu-kayu peranca dari bangunannya berjatuhan ke mari. Rembesan semen bangunannya juga membuat dinding rumah kami jadi rusak," serunya.

Walikota Medan Dzulmi Eldin tidak ada sikapnya. "Takut dia (Walikota) menertibkan bangunan milik besan jokowi, makanya sudah setahun ini tidak ada solusi masalah bangunan ini, kami yang rugi," serunya.

Dessy dan suaminya berencana melaporkan persoalan ini ke pihak berwajib dengan bantuan pengacara Yusil Izha Mahendra.

"Suami saya mau melapor, rencana pakai pengacara pak Yusri dari Jakarta, sudah terjadi perusakan kan pidan juga itu," katanya.

Bangunan yang untuk rumah kos-kosan milik Hj. Ade Hanifah Siregar berdiri tegak menempel dinding rumah warga. Dari bangunan itu terlihat berjumlah empat lantai yang tidak sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Tidak ada ruang tersisa di sisi kira dan kanan serta belakang bangunan tersebut. Seluruhnya menempel ke bangunan rumah warga, tidak saja Dessy yang merasa dirugikan, warga lainnya yang berada di sisi lainnya juga merasa resah, namun tidak bisa berbuat apa-apa. (art/drc)

Editor: admin

T#g:bangunan langgar imbbesan jokowibobby nasutiondzulmi eldinpemko medanpesta ada jokowiPresiden Jokowiwalikota medan
Berita Terkait
  • Selasa, 24 Apr 2018 21:16

    Ketua Komisi C Heran dengan Pemko Medan

    Para pedagang menuntut ketegasan terhadap penunjukan pengelola Pasar Pringgan. Mereka meminta agar SK Walikota yang memberikan PT Parben's yang mengelola dan perbaiki pasar.

  • Minggu, 22 Apr 2018 12:58

    Pilpres 2019: Jokowi Vs Gatot Bisa Terjadi

    Mantan Panglima TNI itu minimal harus mendapat dukungan dari gabungan partai yang memiliki 20 persen kursi DPR atau 25 persen perolehan suara sah nasional. Saat ini, Gatot hanya mengandalkan sejumlah kelompok relawannya.

  • Senin, 09 Apr 2018 20:26

    Demo BBM, Mahasiswa Sholat Dalam Gedung Paripurna DPRD Sumut

    Ratusan mahasiswa yang terdiri dari beberapa universitas di Kota Medan menggelar aksi unjukrasa dan sholat berjamaah, dalam rangka protes kenaikan harga Pertalite, dan kelangkaan Premium, DPRD Sumut, Senin 9 April 2018.

  • Jumat, 06 Apr 2018 00:10

    Luhut Dapat Tugas Selama 7 Tahun dari Jokowi

    Penunjukan Luhut sebagai koordinator tim Citarum tercantum dalam Perpres Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Citarum pada Pasal 5 bab III bagian kedua.

  • Rabu, 07 Mar 2018 01:38

    Bermasalah, Proyek Rel Kereta Api di Kuala Tanjung Kena Demo Ratusan Warga

    Ratusan massa mahasiswa dan masyarakat Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Batubara, Sumut, berunjukrasa menuntut ganti untung pembebasan lahan dan bangunan yang terkena proyek pembangunan lintasan rel kereta api Bandar Tinggi - Kuala Tanjung.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir