Bank Sumut

TNI Patroli Malam di Lokasi Gempa Lombok

Kamis, 09 Agu 2018 09:59
Dibaca: 413 kali
drberita/istimewa
Rumah warga Lombok Utara yang hancur terkena gempa.
DINAMIKARAKYAT - Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani menginstruksikan personel untuk melaksanakan patroli malam ke rumah-rumah warga korban gempa di Lombok Utara yang ditinggalkan mengungsi. Hal ini untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang dapat merugikan korban musibah gempa di Lombok Utara dari pencurian.

"Demi keamanan rumah warga dari pencurian atau pun hal-hal yang tidak kita inginkan, jadi harus dilakukan patroli malam," ujarnya di Lombok Utara, NTB, Rabu 8 Agustus 2018, malam.

Ia menyampaikan telah memperoleh informasi peroleh dari Kepala Dusun Karanglango, Desa Tanjung, Kasmiadi, bahwa masyarakatnya resah dan khawatir terhadap rumahnya dari pencurian.

"Tadi 1 Regu dari Yonif 900 Raider/SBW menggunakan sepeda motor sudah bergerak menyisir rumah-rumah yang kosong ditinggalkan pemiliknya yang terindikasi adanya pencurian," kata Rizal.

Rizal menjelaskan, hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemilik rumah sehingga korban atau para pengungsi fokus memikirkan kondisinya di pengungsian atau yang sedang dirawat di tenda-tenda maupun rumah sakit.

"Kita berharap semua itu tidak terjadi dan mudah-mudahan semuanya berjalan aman dan terkendali," ungkapnya.

Hoaks


Musibah yang terjadi di wilayah Lombok menyisakan duka mendalam. Kapolda NTB Irjen Pol. Achmat Juri mengatakan, tidak ingin ada duka lagi di Lombok hanya karena isu-isu pencurian yang belum tentu kebenarannya.

"Cukup duka di wilayah Lombok ini terjadi karena musibah gempa, jangan ditambah lagi dengan isu-isu sara lainnya," ujar Achmat di Mataram, NTB, Rabu 8 Agustus 2018.

Ia menegaskan, beredarnya informasi melalui pesan whatsapp atau media sosial bahwa ada aksi pencurian disebabkan sekelompok orang yang memanfaatkan situasi musibah gempa adalah hoaks.

"Saya yakinkan itu adalah hoaks. Warga jangan cepat terpancing isu yang belum tahu kebenarannya. Kami sudah melakukan patroli untuk ciptakan situasi agar di NTB tetap kondusif, baik skala besar maupun kecil. Kami imbau jangan ada yang main hakim sendiri. Percayakan penanganan hukum pada kami," katanya. (republik/drc)

Editor: admin

T#g:gempa lombokmaling rumahtni
Berita Terkait
  • Senin, 23 Sep 2019 12:13

    Pesan Edy di HUT ke 54 Yonif Raider 100/PS

    Wilayah Sumatera Utara yang cukup luas dan sumber daya alam yang besar, namun infrastrukturnya yang masih terbatas serta sumber daya manusianya yang masih perlu ditingkatkan kualitasnya merupakan tantangan khusus bagi aparatur di daerah, termasuk prajurit

  • Sabtu, 07 Sep 2019 14:37

    Imbas Festival Multi Etnis, 2 Anggota DPRD Medan Minta Eldin Copot Kadis Kebudayaan

    Hendra dan anggota Fraksi Golkar Ilhamsyah menganggap Dinas Kebudayaan tidak mampu menyajikan kesenian yang berkualitas. Tidak sekedar kesenian bersifat hiburan, akan tetapi memiliki fungsi pembinaan pada kesenian itu sendiri.

  • Jumat, 06 Sep 2019 20:22

    Masyarakat Belawan Dapat MCK dan Sumur Bor dari Persit KCK PD I Bukit Barisan

    MCK dan Sumur Bor dalam rangka bakti sosial Persit Kartika Chandra Kirana PD I Bukit Barisan, telah diresmikan di Jalan Taman Makan Pahlawan, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.

  • Selasa, 03 Sep 2019 22:26

    Dewan Kesenian Medan Protes Festival Multi Etnis

    Anggaran kegiatan yang tergolong lumayan besar ini, jika dibandingkan dengan kondisi di lapangan tidak terlalu mewah. Sebaliknya, kegiatan kelihatan biasa-biasa saja.

  • Sabtu, 24 Agu 2019 00:01

    Melihat Latihan Nembak Senjata Berat TNI AD 2019

    Latihan menembak senjata berat terintegrasi yang melibatkan rudal-rudal canggih kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD, untuk menguji kemampuan alutsista terbaru yang akan diikutkan dalam latihan gabungan TNI 2019.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir